Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Andai saja,,,,


__ADS_3

"Boleh juga tuh idenya kita kan udah lama nggak liburan,, gara-gara masalah yang ada-ada saja," ucap Aldi yang tampak sangat bersemangat.


"Kok yang semangat banget yang jomblo sih," ucap Rafa lalu tertawa.


Semua orang pun langsung ikut tertawa begitu mendengar ucapan Rafa.


"Iya juga yah,," ucap Fandi.


"Hmm nggak boleh gitu orang jomblo semangat,, aku mah bahagia dan semangat terus walaupun nggak punya pasangan,, apalagi kalau bahas tentang liburan,, jadi ayo kita harus pergi liburan,," ucap Aldi lagi.


"Iya,, yang lain gimana nih? yang nggak punya pasangan aja semangat massa kalian yang punya pasangan biasa aja sih,, padahal ini bagus loh kalau kita liburan bersama," ucap Rafa lagi.


"Kalau aku sih pasti ikut,," ucap Andre.


"Serius?" tanya Tasya sambil melihat Andre.


"Iya dong serius banget,, kapan lagi aku bisa liburan bersama Rafa Alexander,, ini tuh kesempatan langka dalam hidup ku," ucap Andre.


"Nggak segitunya juga dong,," ucap Rafa.


"Aku benar-benar serius mengatakan ini," ucap Andre lagi.


"Oke-oke,, jadi Andre udah pasti yah,, yang lain gimana?" ucap Rafa lagi.


"Aku kalau Ana pergi,, aku pasti akan pergi juga," ucap Reno yang langsung mendapatkan ejekan dari yang lain.


"Berarti kalau Ana nggak pergi kamu nggak pergi juga dong?" ucap Tasya sambil melihat Reno.


Reno dengan segera menganggukkan kepalanya.


"Iya pastinya," ucap Reno lagi.


Ana langsung tersenyum malu-malu sambil tunduk begitu mendengar ucapan Reno.


"Jadi gimana nih Ana,, kamu mau ikut kan? Reno mengikut tuh sama kamu," ucap Rafa lagi sambil melihat Ana.


"Emm aku kan nggak bisa jalan,, jadi pasti aku akan merepotkan saja disana," ucap Ana.


"Kalau itu tenang saja kan ada aku,, kamu tidak merepotkan sama sekali kok,," ucap Reno cepat yang langsung mendapatkan ejekan lagi dari yang lainnya.


"Dengar kan itu Ana berarti Ana nggak ada alasan lagi buat nggak pergi,," ucap Rafa.


"Ana ikut," ucap Rafa lagi.


Ana pun menganggukkan kepalanya pertanda setuju.

__ADS_1


"Yang lain gimana nih?" tanya Rafa lagi sambil melihat Fandi, Delia,, Citra dan juga Chris secara bergantian.


"Aku mengikut aja," ucap Delia sambil melihat Rafa.


"Fandi,, kamu ikut kan?" tanya Rafa sambil melihat Fandi.


"Kalau kamu ikut pasti Delia juga ikut," ucap Rafa lagi.


"Iya dong aku pasti ikut," ucap Fandi.


Duh aku takut banget nih jangan sampai ketahuan kalau aku dan kak Fandi nggak pacaran beneran,, aku masih canggung banget nih sama kak Fandi,, batin Delia.


"Oke berarti Delia juga ikut kan?" ucap Rafa sambil melihat Delia.


Delia pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum.


"Iya aku juga ikut," ucap Delia.


"Baguslah," ucap Rafa.


"Chris dan Citra gimana?" ucap Rafa sambil melihat Chris dan Citra secara bergantian.


"Emm aku nggak ikut," jawab Citra.


"Loh kok nggak ikut,, parah nih Citra,," ucap Aldi.


"Emm aku ada urusan,, jadi aku nggak bisa ikut,, tapi nanti lain waktu aku pasti ikut kok," ucap Citra lagi.


"Hmm kamu nggak usah alasan deh Citra,, mana ada kamu ada urusan sih,, emang kamu mau urus apaan juga,, pokoknya kamu ikut aja,, nggak baik tau tinggal di rumah sendirian," ucap Aldi lagi.


Ishhh dasar Aldi ngeselin banget sih,, ngapain paksa aku sih,, batin Citra kesal.


"Siapa tau kan Citra emang ada urusan jadi jangan dipaksa kak," ucap Ana.


Ana memang yang terbaik,, batin Citra.


"Alaahh nggak mungkin,, atau jangan-jangan kamu nggak mau pergi karena Fandi bersama pacarnya yah,,, kamu cemburu yah,," ucap Aldi asal.


"Ishh apaan coba,, nggak ada hubungannya dengan dia,, lagian aku punya Chris, ngapain aku cemburu," ucap Citra cepat.


"Santai aja kali," ucap Fandi yang ikutan kesal.


"Yah makanya kamu harus ikut, kalau memang kamu nggak cemburu,," ucap Aldi lagi.


"Iya aku ikut,, lagian ngapain juga aku cemburu,, aku punya Chris,," ucap Citra lagi.

__ADS_1


"Bercanda doang kali Cit,, abis sejak tadi tuh kamu banyak diam dan bengong nya," ucap Aldi lagi.


"Emang kamu sengaja gangguin aku," ucap Citra lagi.


"Emmm sayang kamu jangan mikir macam-macam yah,, aku nggak cemburu sama sekali kok," ucap Citra sambil melihat Chris.


Citra melakukan itu untuk menghilangkan kegugupannya dan juga agar tidak ada yang curiga pada dirinya bahwa apa yang dikatakan Aldi itu memang benar adanya.


Hmm dasar wanita ganjen,, batin Fandi sambil melihat Citra yang sangat dekat pada Chris.


"Iya aku nggak mikir macam-macam kok," ucap Chris sambil tersenyum melihat Citra yang membuat Fandi sangat tidak suka melihat kedekatan mereka.


"Sayang ayo makan," ucap Fandi yang membuat semua mata langsung tertuju padanya.


Sedangkan Delia benar-benar merasakan jantungnya berpacu dengan cepat begitu mendengar Fandi memanggilnya sayang,, Delia tidak bisa pungkiri bahwa Fandi merupakan tipe idaman setiap wanita dan Fandi juga sangat tampan.


"Aku nggak nyangka Fandi bisa mengucapkan kata-kata itu," ucap Rafa.


"Kan aku belajarnya dari kamu," ucap Fandi yang memang benar adanya,, karena dia sering menjadi obat nyamuk antara Rara dan Rafa.


Rara hanya tersenyum malu begitu mendengar ucapan Fandi.


"Sayang ayo kamu makan juga,, jangan diliatin aja makanannya,," ucap Citra yang tak mau kalah,, membuat Fandi melihatnya dengan tatapan mata yang sangat kesal.


"Nggak usah ikut-ikutan bisa tidak?" ucap Fandi sambil melihat Citra.


"Siapa yang ikut-ikutan,, kepedean banget," ucap Citra juga sambil melihat Fandi.


"Udah,, udah,, jangan dilanjutkan lagi, aku heran sama kalian berdua nggak pernah akur,, bahkan setelah memiliki pacar masing-masing pun kalian belum akur-akur juga," ucap Aldi sambil geleng-geleng kepala melihat Citra dan Fandi secara bergantian.


"Kita nggak akan pernah akur," ucap Fandi.


"Iya nggak akan," ucap Citra juga yang tak mau kalah.


"Hati-hati loh dengan ucapan kalian,, tapi biasanya yah yang nggak akur gini bisa saling jatuh cinta loh nantinya,, tapi kalian nggak mungkin karena sudah memiliki pasangan masing-masing,," ucap Aldi.


"Untung kan yah,, kalian nggak jadi,, gimana coba kalau kalian sampai pacaran pasti kalian berantemnya setiap jam,," ucap Aldi lagi lalu tertawa.


"Iya kamu benar banget Aldi," ucap Rafa juga.


"Nggak boleh seperti itu,, kan mereka sudah memiliki pasangan masing-masing,," ucap Rara sambil melihat Delia dan Chris secara bergantian.


"Iya istriku sayang,, kan andai saja," ucap Rafa sambil mencubit gemas pipi Rara.


Sementara di tempat lain ada Gracia yang masih sabar menunggu Chris.

__ADS_1


__ADS_2