
Hahah aku yakin Aldi sekarang sedang panik,, kesal,, bingung harus bagaimana begitu membaca pesan dari aku,, sekali-kali Aldi nggak kenapa-kenapa kan? toh siapa tau aja kan Delia jodohmu,, lagian aku lihat-lihat kamu nggak terlalu cuek pada Delia padahal kan kamu pria yang cuek pada wanita,, hanya kepada orang-orang tertentu saja kamu nggak akan cuek,, batin Fandi sambil menyetir mobilnya dengan santai.
Sementara Delia bingung begitu melihat ekspresi wajah Aldi yang terlihat seperti sangat shock.
"Emm ada apa kak Aldi,, mata kak Aldi seperti akan keluar dari tempatnya,, apa ada sesuatu yang terjadi? kak Fandi nggak kenapa-kenapa kan?" tanya Delia yang ikutan panik.
Fandi apa maksudnya ini,, sepertinya aku mencium bau-bau kesengajaan,, sebenarnya apa yang terjadi diantara dirinya dan juga Delia? mereka ini beneran pacaran atau nggak sih? kok dia malah menyuruh ku mengantar pulang Delia karena ada urusan penting,, aku sangat tau kamu Fandi,, mau sepenting apapun urusan kamu nggak mungkin meninggalkan Delia kalau memang dia wanita yang kamu cintai,, batin Aldi penuh tanya dengan kelakuan Fandi.
"Kak Aldi kok malah diam,, ada apa dengan kak Fandi, dia nggak kenapa-kenapa kan kak?" tanya Delia yang semakin khawatir pada Fandi karena Aldi masih diam saja sejak tadi.
__ADS_1
"Emmm Delia,, kamu nggak usah khawatir,, Fandi baik-baik aja kok,, maaf aku diam karena shock aja begitu membaca pesan dari Fandi,, dia sudah pulang duluan karena ada urusan penting,,, jadi aku yang akan mengantar kamu pulang,, Fandi berpesan agar aku mengantar mu pulang dengan selamat," ucap Aldi sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Yang pacaran siapa yang antar pulang siapa,, dasar kamu Fandi,, aku mesti menginterogasi tentang hubungan kamu dan Delia, batin Aldi yang yakin ada yang tidak beres dengan hubungan Fandi dan Delia.
Delia pun ikut shock begitu mendengar ucapan Aldi,, Delia juga bingung harus bagaimana jika pulang diantar oleh Aldi,, sama Fandi saja yang sudah lumayan lama kenal,, Delia masih sangat canggung apalagi pada Aldi yang belum lama dikenalnya.
"Emm kak Aldi,, kalau kak Fandi sibuk ada urusan,, aku balik sendiri aja kak nggak apa-apa kok, kakak nggak perlu mengantar aku pulang kak," ucap Delia sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Delia benar-benar sangat terpesona dengan sikap Aldi apalagi melihat senyum Aldi,, membuat Delia menjadi semakin terpesona.
__ADS_1
"Delia kok diam?" tanya Aldi.
"Emm maaf kak,, nggak ada lagi kok," ucap Delia cepat sambil merutuki dirinya sendiri yang bisa-bisanya terpesona pada Aldi yang levelnya sangat tinggi dibandingkan dengan dirinya.
"Ok baiklah,, sini biar aku yang pegang,," ucap Aldi yang langsung mengambil buku yang dipegang oleh Delia,, lalu segera pergi untuk membayarnya.
################
"Ya ampun kak seharusnya nggak usah bayarin aku,, biar aku bayar sendiri aja," ucap Delia merasa tak enak.
__ADS_1
Delia tak sadar bahwa sejak tadi banyak yang iri padanya bisa jalan bersama Aldi,, dibayarkan serta barangnya dipegang kan oleh Aldi sendiri.
Tentu Aldi banyak yang kenal apalagi dikalangan wanita,, karena Aldi,, Fandi,, Rafa merupakan tiga pria tipe semua wanita,, tapi berhubung Rafa sudah tak bisa digapai karena Rafa yang sudah bucin akut pada istrinya,, tinggallah Fandi dan Aldi yang menjadi sasaran tapi lagi-lagi wanita-wanita itu dibuat iri pada wanita yang bisa jalan bersama Aldi.