Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Pikirkan baik-baik....


__ADS_3

"Iya sebenarnya aku dan Delia nggak pacaran,, kami hanya berpura-pura pacaran saja,, jangan beritahu yang lain,, ingat itu,, kamu sudah janji padaku,," ucap Fandi sambil melihat Aldi.


"Benarkan dugaan ku,, kamu kok bisa seperti itu Fandi? kasihan Delia dong kalau kamu seperti itu,, atas dasar apa sih kamu melakukan semua itu?" tanya Aldi sambil geleng-geleng kepala melihat Fandi.


"Apa karena kamu sudah terlalu lama jomblo?" ucap Aldi lagi sambil menahan tawanya.


Ini semua karena Citra,, batin Fandi.


"Emm iya sih,, karena aku malas digangguin dengan kalian terus juga,, jadi aku sengaja mengajak Delia berpacaran pura-pura supaya terhindar dari gangguan kalian," ucap Fandi beralasan.


"Kok Delia mau? kamu bayar atau ancam?" tanya Aldi lagi.


"Mana mungkin aku mengancam dia,, Delia itu baik,, dia membantu ku karena mau balas budi,, aku pernah membantu dia,," ucap Fandi.

__ADS_1


"Tapi kamu perhatian banget sama Delia, jangan-jangan kamu suka lagi,, aku tadi sengaja loh menyuruh mu untuk mengantar dia pulang biar kamu bisa lebih lama lagi ketemu dengan Delia," ucap Fandi sambil melihat Aldi dengan tatapan mata penuh selidik.


"Apaan sih aku nggak suka,, aku hanya berteman baik saja karena dia pacar mu, begitu tadi yang ku pikirkan,," ucap Aldi cepat.


"Hmm,, kamu bisa pendekatan dengan dia,, karena dia bukan pacar ku," ucap Fandi lagi.


"Nggak bakalan,, kamu ini ada-ada saja," ucap Aldi sambil melihat Fandi.


"Oh jadi kamu melihat-lihat saja padahal kami tadi menunggu mu," ucap Aldi.


"Tapi kamu senang kan aku nggak ganggu? ayo jujur saja Aldi,, aku nggak akan beritahu siapa-siapa,, kalau kamu beneran suka nanti kita susun rencana agar mereka taunya aku dan Delia putus baik-baik,, nggak ada orang ketiga,, dan setelah itu kamu bisa pacaran dengan Delia,, jadi kita sama-sama tidak ada yang rugi kan,," ucap Fandi lagi yang malah sibuk memikirkan wanita untuk Aldi.


"Jangan bohongi perasaan mu Aldi,, jujur saja nanti kamu malah nyesal loh nanti kalau Delia di ambil orang,, Delia itu baik banget loh,, aku setuju banget kalau kamu bersama dia," ucap Fandi lagi yang sangat mendukung Aldi bersama Delia.

__ADS_1


"Aishh kamu ini ada-ada saja Fandi,, udah aku mau pulang dulu,, nggak usah mikir aneh-aneh kamu," ucap Aldi lalu segera beranjak dari duduknya namun Fandi dengan segera menahan tangan Aldi.


"Pikirkan baik-baik ucapan ku,, Ana tiga hari lagi akan menikah, kamu pasti butuh partner,, mau nggak Delia jadi partner mu?" ucap Fandi.


"Ehh tapi aku mau cari tau dulu perasaan Delia terhadap kamu,, kalau kalian saling suka,, aku akan mendekatkan kalian," ucap Fandi lagi.


"Udahlah Fandi,, biar aku yang dekati sendiri,, kamu tak perlu mendekatkan aku," ucap Aldi yang malah keceplosan dan itu berhasil membuat Fandi sangat heboh.


"Udah aku mau pulang nggak usah bicara," ucap Aldi cepat lalu segera berjalan menuju mobilnya tanpa menggubris gangguan Fandi terhadap dirinya.


Sementara di tempat lain,, Rafa sangat khawatir terhadap istrinya karena sejak tadi Rara terus muntah-muntah.


############

__ADS_1


__ADS_2