Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Orang yang sangat mencintai akan melakukan apapun


__ADS_3

Aldi masih tertunduk sambil diam. Terlihat jelas kalau dia benar-benar merasa bersalah atas hilangnya Rara.


Dia menyesal telah membiarkan Rara pulang dengan sopir karena jika dia tidak mengizinkan Rara pulang dengan sopir, mungkin semua ini tidak terjadi.


Karena Aldi juga sangat pandai bela diri itulah Rafa menyuruh Aldi untuk selalu menjaga Rara. Walaupun Rafa selalu cemburu karena Aldi yang memang sengaja membuat Rafa cemburu.


Rafa tahu betul bagaimana liciknya Gracia semuanya dia tahu sejak awal datangnya kembali Gracia ke Indonesia.


Rafa langsung menyuruh orang kepercayaannya untuk menyelidiki Gracia, begitupun dengan Fandi sudah mengetahui semuanya karena dia menyuruh orang lagi untuk menyelidiki lebih jauh tentang Gracia, Fandi tidak langsung percaya bahwa Gracia pergi begitu saja karena sakit.


Setelah mereka berdua mengetahui semuanya, Rafa dan Fandi sudah bekerjasama untuk membuka kebusukan Gracia selama ini, makanya Rafa berpura-pura masih mencintai Gracia agar mendapatkan lebih banyak bukti, tetapi sebelum itu Rafa sudah memutuskan untuk melindungi Rara yang lebih penting, karena Gracia akan membunuh siapapun wanita yang dekat dengan orang yang dia incar.


Rafa tahu Gracia sangat menginginkan dirinya, karena dia sudah di campakan oleh kekasihnya dan juga karena kekayaan Rafa yang Gracia sudah ketahui.


Jika Gracia belum mengetahui apa-apa tentang Rafa, pastilah Gracia masih fokus mengejar kekasihnya yang di luar Negeri dan membunuh wanita manapun yang dekat dengan kekasihnya.


Gracia sudah banyak kali membunuh namun selalu berhasil lolos dari jeratan hukum, karena selalu ada orang lain yang mendapatkan hukuman bukan dirinya.


Gracia juga berbisnis obat-obatan terlarang namun sangat teliti dan berhati-hati itulah sampai saat ini dia juga belum ketahuan oleh polisi, dan itulah yang juga ingin di bongkar Rafa dan juga Fandi.


Maka dari itu Rafa membuat Rara menjauh dari dirinya agar Gracia tidak mengetahui apa-apa tentang Rara dan agar Rara aman.


Rafa dan Fandi juga sudah mengetahui hubungan Gracia dan Zahra, makanya Rafa ingin terlihat sudah tidak ada hubungan lagi dengan Rara di depan Zahra, namun semua gagal karena Rafa yang selalu cemburu dan susah untuk jauh dari Rara.


Rafa selalu cemburu pada Aldi sepupunya sendiri, padahal dia yang menyuruh Aldi langsung untuk selalu menjaga Rara selagi dia tidak di samping Rara, tapi Rafa selalu tidak tenang, karena takut Rara akan jatuh cinta pada Aldi yang jelas-jelas sepupunya sendiri.


Aldi juga memang sengaja membuat Rafa selalu cemburu, karena lucu menurut dia dan baru kali ini juga dia melihat Rafa sangat cemburuan padahal Aldi tahu betul bahwa Rara sangatlah mencintai Rafa dan juga Rara orang yang setia.


Rafa menyuruh Aldi karena Gracia tidak tahu apa-apa tentang Aldi, berbeda dengan Fandi. Gracia sudah mengetahui Fandi itulah Fandi juga agak sedikit jaga jarak dengan Rara karena tidak mau kalau sampai Gracia melihat mereka.


Namun rencana mereka belum terselesaikan semua, mereka sudah ketahuan dan membuat mereka benar-benar panik.


Rafa benar-benar menyesali mengurangi penjagaan kepada Rara. Selama ini Rafa selalu menyuruh orang untuk menjaga Rara dari jarak jauh maupun dekat tanpa membuat Rara curiga.

__ADS_1


Bahkan pertemuan awalnya Rara dan Aldi itu atas perintah Rafa untuk menjaga Rara dari jarak dekat dan menjadi teman Rara, beruntung Aldi tepat waktu untuk menolong Rara sewaktu ingin di tabrak, sebenarnya sudah ada orang suruhan Rafa yang lain yang ingin menolong Rara namun Aldi sudah lebih dulu menolong Rara.


Dan yang menghancurkan mobil Zahra adalah Rafa sendiri.


Setelah Rara bekerja kepada Aldi barulah Rafa mengurangi penjagaannya kepada Rara, karena Rafa pikir sudah ada Aldi dan juga Aldi punya banyak bawahan belum lagi Aldi yang bisa bela diri.


Namun semuanya di luar dugaan. Rafa sudah sangat yakin pasti Gracia di balik semua ini.


"Udah Aldi loe jangan tunduk-tunduk terus kayak gitu biasanya juga loe ribut" ucap Fandi mencoba menghilangkan suasana tegang di dalam ruangan itu.


"Ini bukan waktunya bercanda tahu nggak" ucap Aldi kesal.


"Tumben loe gitu, tenang ajah Rafa pasti nggak tega mencoret loe dari daftar sepupunya"


Fandi pun mendapat pelototan mata dari Aldi.


Sedangkan Rafa hanya memikirkan Rara sambil mencari tahu juga dan menunggu kabar dari bawahannya, Rafa menelepon Gracia namun ponselnya sedang tidak aktif semakin yakin lah Rafa bahwa Gracia pelaku di balik semua ini.


"Kita nggak boleh diam ajah disini, ayo kita keluar mencari istriku" ucap Rafa sambil berjalan ke luar rumah diikuti oleh Fandi dan juga Aldi.


Ayah Rafa sudah mengetahui semua rencana Fandi dan juga Rafa, Ayah Rafa juga ikut membantu bahkan sekarang dia sedang ada hubungan kerja sama dengan perusahaan Ayah Gracia.


Ayah Rafa fokus kepada perusahaan Ayah Gracia yang menyimpan banyak kecurangan. Tetapi begitu mengetahui menantu kesayangannya di culik dia juga segera menyuruh bawahannya untuk mencari menantunya.


######


Rumah Zahra


"Gracia kemana yah?" ucap Zahra kepada Fania karena dia belum melihat Gracia baik di rumah Gracia maupun di rumah Zahra.


"Mana gue tahu Zahra, coba tanya pembantu mungkin mereka tahu kemana sepupu loe pergi" ucap Fania memberikan saran.


"Iya juga yah"

__ADS_1


Zahra pun memanggil pembantunya dan menanyakan tentang kemana perginya Gracia namun tidak ada yang tahu, bahkan Gracia tidak ke rumah Zahra.


"Telfon ajah Zahra, susah banget sih loe" ucap Fania.


"Oh iya lupa gue" ucap Zahra sambil nyengir.


Zahra segera menelepon Gracia namun nomor ponsel Gracia tidak aktif, membuat Zahra bingung.


"Nih anak pergi nggak bilang-bilang, nomor ponsel dia juga nggak aktif" ucap Zahra pada Fania.


"Jangan-jangan dia balik ke luar Negeri lagi" ucap Zahra lagi.


"Heem tunggu ajah sampai nomor ponselnya aktif"


"Tapi ini udah mau malam loh"


"Iya juga sih, tapi dia nggak ada kabar gini jadi tungguin ajah"


#####


Sementara di tempat lain Gracia sedang membanting apa saja yang ada di ruangan itu membuat bawahannya takut juga, karena ada senjata di dekatnya bisa-bisa Gracia membunuh mereka dengan tembakan.


"Rafa kenapa kamu menipu aku Rafa, kamu menipuku hanya demi wanita itu" teriak Gracia lalu tertawa seperti orang gila membuat bawahannya bergidik ngeri.


Gracia melihat Rara yang sedang pingsan dan tangannya yang sudah di rantai, dari balik kaca. Lalu Gracia memanggil salah satu bawahannya.


"Siapa yang lebih cantik, aku atau wanita itu?"


"Tentu bos yang paling cantik"


Sebenarnya wanita itu lebih cantik dari bos, tapi demi bisa hidup harus berbohong batin bawahan Gracia.


"Tapi kenapa Rafa lebih memilih wanita itu bahkan dia melakukan segala cara untuk melindungi wanita itu" ucap Gracia sambil menangis lalu tertawa lagi.

__ADS_1


Gracia sudah mengetahui semuanya karena dia juga mempunyai bawahan yang bisa di andalkan.


"Aku berikan bonus padamu Rafa sayang, sebelum aku membocorkan kepalanya aku akan membiarkan kamu melihatnya dulu, kamu sudah tahu juga kejahatanku, aku yakin sekarang kamu lagi mencari keberadaanku, maka aku akan beritahukan padamu keberadaanku, biasanya orang yang sangat mencintai akan melakukan apapun kan termasuk kalau aku menyuruhmu datang sendiri" ucap Gracia lalu tertawa lagi kemudian segera menghubungi Rafa.


__ADS_2