Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Dia hanya tanya ajah


__ADS_3

Reno langsung mendapatkan jitakan di kepalanya dari mamanya sendiri.


"Ya ampun ma sakit beneran loh ini ma, tega banget sih mama jitak aku,," ringis Reno.


"Aku ini anak pungut yah ma?" tanya Reno.


"Anak pungut,, anak pungut,, mama itu bertaruh nyawa untuk melahirkan kamu,, ehh kamu bilangnya anak pungut begitu udah gede,," ucap mama Reno.


"Yah abis mama tega banget jitak kepala aku, kan sakit ma,, gimana kalau aku hilang ingatan coba,," ucap Reno.


"Mana ada jitak kepala mengakibatkan hilang ingatan,, makanya kuliah yang baik-baik jangan nggak masuk terus biar pintar kamu,,, lagian mama jitak kepala kamu itu karena kamu sangat bodoh tahu nggak,, siapa tahu dengan menjitak kepala kamu membuat kamu bisa pintar walaupun cuma sedikit," ucap mama Reno yang sangat gemas pada anaknya itu.


"Mana ada sih ma jitak kepala langsung pintar,, lagian aku pintar kok ma hanya malas ajah masuk kampus,, membosankan ma di kampus enakan juga di club," ucap Reno sambil nyengir.


"Ma jangan jitak aku lagi,, aku hanya mencoba jujur ajah kok ma," ucap Reno cepat.


"Reno pokoknya kamu harus mengurangi kebodohan kamu itu,," ucap mama Reno.


"Kamu harus mencari wanita yang baik-baik,, contohnya seperti Ana,, dia itu wanita baik, jangan seperti Fania yang buat mama pusing tujuh keliling,," ucap mama Reno lagi.


"Yah mama jangan pusing dong,, santai ajah ma,, lagian aku itu nggak bisa ma dapatin wanita baik-baik karena aku ini nggak baik,, pergaulan aku sangat bebas,, dan aku mencintai Fania ma,, jadi lebih baik mama restui saja aku dengan Fania ma,, untuk kebahagiaan aku juga kok," ucap Reno.


"Nggak Reno mama nggak bisa merestui hubungan kamu dengan Fania,, karena dia itu wanita nggak baik,, mama ini ingin yang terbaik buat kamu sayang,, biarpun mama selalu tega sama kamu tapi percayalah mama itu selalu menginginkan yang terbaik untuk kamu,, mama tidak mau kamu menyesal nanti sayang kalau bersama dengan Fania,,, orang tua tidak mungkin menjerumuskan anaknya ke dalam hal yang tidak baik,, orang tua selalu ingin anaknya itu mendapatkan hal-hal yang baik," ucap mama Reno.


"Mungkin sekarang kamu belum merasakannya nak,, sekarang kamu masih bahagia bersama Fania,, tapi nanti mama yakin kalau kamu terus bersama dia bahkan kalau kamu menikah dengan dia,, mama sangat yakin kamu akan merasakan apa yang mama katakan,, kamu akan menderita bersama Fania,, dia tidak akan mengurus kamu dan berdoalah saja semoga kamu tidak mendapatkan dia sedang bercinta dengan pria lain,, dia itu sudah di sentuh dengan pria lain selain kamu Reno dan dia juga tidak sopan pada orang yang lebih tua,, masih banyak lagi sifat Fania yang tidak baik Reno,, kamu hanya di butakan dengan cinta saja sekarang,," ucap mama Reno yang benar-benar menasehati anaknya sekarang setelah bertemu dengan Ana,, mama Reno sangat ingin mendapatkan menantu seperti Ana,, bahkan kalau Ana yang menjadi menantunya dia akan sangat senang.


"Kata siapa kamu tidak bisa mendapatkan wanita baik-baik, kamu bisa mendapatkan itu semua asal kamu mau berubah jadi lebih baik lagi dari sekarang,, bergaul sama orang baik jangan kamu bergaul dengan orang yang suka pergi ke club,, kurangi pertemuan kamu dengan Fania secara pelan-pelan lalu putuskan dia,, dan mulailah mencari wanita yang baik,, mama yakin kamu pasti bisa mendapatkan wanita itu.,," ucap mama Reno.


"Ma aku tidak bisa memutuskan Fania ma,, aku mencintai dia,, aku sebenarnya ingin sekali menuruti keinginan mama tapi aku tidak bisa ma,, aku sangat mencintai Fania mau bagaimana pun masa lalu dia dan bagaimana dia sekarang,, aku terima kok, aku nggak bisa mencari wanita lain," ucap Reno.

__ADS_1


"Terserah padamu saja, mama capek menasehati kamu nggak pernah dengar,, jadi sekarang terserah kamu tapi mama nggak akan pernah merestui hubungan kalian,," ucap mama Reno.


"Mama kok gitu banget sih ma," ucap Reno.


"Yah mama memang begini,, mau apa kamu sama mama?" ucap mama Reno masih dengan perasaan kesalnya pada anaknya.


"Nggak mau apa-apa kok ma,, walaupun sebenarnya aku maunya supaya mama merestui hubungan aku dan Fania,, tapi aku tahu kalau mama nggak mungkin melakukan itu,, aku hanya bisa sabar sambil menunggu mama merestui hubungan aku dan Fania," ucap Reno.


"Nggak usah mimpi, dan kamu harus masuk kuliah lagi Reno,, sudah berapa semester kamu tidak masuk,, sekarang kamu yang paling tua Reno di kampus itu," ucap mama Reno.


"Hemm iya aku bakalan masuk ma,, asal mama mau merestui hubungan aku dan Fania,, gimana ma?" tanya Reno penuh semangat.


"Nggak akan,, dan kamu harus masuk kuliah nanti awas saja kalau kamu nggak masuk lagi,, mama tidak akan main-main dengan hukuman mama sama kamu," ucap Mama Reno.


"Iya ma,, nggak usah menghukum aku,, kayak anak kecil saja aku di hukum segala," ucap Reno.


"Hukumanmu beda dengan hukuman anak-anak," ucap mama Reno.


"Nggak deh ma bercanda,, aku akan masuk kuliah kok ma,, melanjutkan kuliah aku yang sempat tertunda beberapa semester itu,, tenang saja mamaku sayang," ucap Reno.


"Oke bagus kalau begitu,, tapi ngomong-ngomong mama lupa meminta nomor ponselnya Ana,, ini semua karena kamu Reno yang pengen cepat-cepat pulang akhirnya mama lupa minta nomor ponsel Ana," ucap mama Reno kesal.


"Ya ampun kok jadi aku lagi sih yang salah ma,, heran deh aku salah melulu di mata mama," ucap Reno.


"Memang kamu selalu salah di mata mama," ucap Mama Reno yang masih kesal karena tidak sempat meminta nomor ponsel Ana,, bahkan dia lupa.


Reno pun hanya diam karena melihat mamanya yang sedang kesal setengah mati.


Semoga kita bertemu lagi Ana,, batin mama Reno.

__ADS_1


Sementara di mall Ana sudah selesai dengan belanjanya dan mereka segera pulang ke rumah Aldi.


Aldi yang merasa Ana,, Citra dan juga Rara sudah cukup lama keluar rumah segera menelepon Ana,, dia hanya takut jika terjadi sesuatu pada mereka bertiga.


Ana yang lagi berada di dalam mobil bersama Citra dan Rara segera mengambil ponselnya dari dalam tasnya,, begitu dia mendengar ponselnya berdering.


"Kak Aldi nelfon nih," ucap Ana.


"Buruan angkat sebelum dia panik lagi,, dia kan panikan orangnya," ucap Citra.


Ana segera mengangkat panggilan telfon dari Aldi.


"Hallo kak Aldi,, ada apa?" tanya Ana begitu dia sudah menjawab panggilan telfon dari Aldi.


"Kak Aldi mau pesan sesuatu yah?" tanya Ana lagi padahal Aldi baru mau bicara.


"Nggak kok, aku mau tanya kalian lagi dimana sekarang?" ucap Aldi.


"Kalian belum selesai belanjanya?" tanya Aldi lagi.


"Udah selesai kok kak,, ini kita lagi di jalan mau balik ke rumah,," jawab Ana.


"Oh iya baguslah,, kalian hati-hati yah,, aku tutup dulu telfonnya," ucap Aldi.


"Iya kak," ucap Ana.


Aldi pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Ana.


"Kenapa dengan Aldi?" tanya Citra.

__ADS_1


"Nggak kenapa-kenapa kok, dia hanya tanya ajah kita lagi dimana sekarang,," jawab Ana.


"Oh,, aku pikir ada apa," ucap Citra.


__ADS_2