Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Merasa curiga....


__ADS_3

Raka dengan segera membukakan pintu mobil untuk Rara sambil tersenyum lembut pada Rara dan itu tidak luput dari pandangan mata Gracia.


Gracia benar-benar terbakar api cemburu sekaligus dia tidak menyangka kalau Rara akan mendapatkan perlakuan seperti itu,, Gracia masih ingat betul bagaimana Rafa juga memperlakukan dirinya seperti itu dulu,, tapi dengan bodohnya dirinya menyia-nyiakan itu semua.


Sementara di sisi lain ada Zahra juga yang sedang melihat kejadian itu,, dia juga melihat Ana dan Reno yang sedang pandang-pandangan sambil tersenyum dan itu membuat Zahra mendapatkan ide untuk mengambil foto mereka untuk diperlihatkan pada Fania. Zahra tidak mau sakit hati sendiri melihat kemesraan Rara dan Rafa makanya dia melakukan itu untuk membuat Fania kesal juga.


Fania harus melihat Ana,, bahwa Reno nya sudah berpaling banget sekarang,, aku rasa Fania sudah benar-benar tidak ada lagi dihati Reno,, segitu cepatnya pria melupakan wanita,, padahal dulu Reno sangat bucin pada Fania,, kok dia cepat banget yah move on nya,, dan kenapa juga coba wanita itu harus Ana? seperti tidak ada wanita lain saja,, kan kalau Ana sakit hati Fania double rasanya,, batin Zahra sambil mengambil beberapa foto lalu dikirimkan pada Fania.


Fania yang mendengar bunyi ponselnya dengan segera melihat pesan masuk,, dan betapa sakit hatinya Fania melihat foto yang dikirimkan oleh Zahra. Fania masih sangat mencintai Reno.


"Akhhh kapan aku bisa sembuh,, aku sangat ingin membalas sendiri wanita tidak tau diri itu,," ucap Fania kesal.


Dia sangat membenci keadaannya sekarang.

__ADS_1


"Awas kau Ana,, tersenyum lah dulu,, nanti kalau aku sudah sembuh kamu akan susah untuk tersenyum,," ucap Fania sambil melihat kesal pada foto yang dilihatnya.


Hmmm semoga saja Zahra tidak melakukan rencana bodoh lagi yang gampang ketahuan,, batin Fania yang khawatir pada Zahra,, karena dia sangat tau betul Zahra yang selalu ceroboh karena dia lebih mementingkan emosinya saja.


"Gimana perjalanan nya?" tanya Rafa sambil melihat kepada yang lainnya.


"Aman,," ucap Andre sambil tersenyum.


Dan dari kejauhan ada Zahra yang sangat terkejut melihat Andre,, semakin sakit lah hati Zahra begitu melihat Andre menggandeng tangan Tasya.


Dan benar saja dugaan Rara,, Rafa akan jadi pusat perhatian.


Tuh kan apa kataku,, memang lah suami ku ini daya tariknya sangat besar,, batin Rara.

__ADS_1


"Ya udah ayo kita masuk dulu ke dalam,, istirahat sebentar,," ucap Rafa lagi yang benar-benar risih dipandang oleh wanita-wanita yang sangat tidak sopan pakaiannya menurut Rafa.


"Ayo,," ucap Rara juga.


Sementara Aldi tampak tidak begitu fokus dan itu tidak luput dari pandangan mata Rafa.


Rafa merasa heran pada Aldi,, karena dari awal dialah yang sangat bersemangat untuk liburan ini,, tapi begitu sampai dia melihat Aldi seperti ada beban pikiran.


"Aldi?," ucap Rafa sambil menatap Aldi penuh tanya dan Aldi sudah mengerti dengan maksud Rafa.


"Cuma ada masalah sedikit kok,, santai aja," ucap Aldi.


Deg...

__ADS_1


Chris merasa curiga begitu mendengar ucapan Aldi.


__ADS_2