
"Kalian nggak capek?" tanya Rafa.
"Nggak kok,, aku ingin tau keadaan Rara juga,," ucap Fandi.
Chris sangat berani mengungkapkan perasaannya pada Rara meskipun dia tau cintanya bertepuk sebelah tangan,, sedangkan aku hingga saat ini perasaan ku pada Rara hanya aku saja yang tau,, aku tidak seberani Chris,, batin Fandi.
"Fan,, kamu kenapa kok bengong gitu?" tanya Rafa karena melihat Fandi yang hanya diam saja seperti sedang memikirkan sesuatu.
Fandi sedikit terlonjak kaget begitu mendengar ucapan Rafa..
"Aku cuma memikirkan Rara aja,, semoga saja setelah Gracia tidak ada lagi yang berniat jahat pada Rara,, aku benar-benar heran pada orang yang berniat jahat pada Rara padahal Rara tidak salah apa-apa,, mereka hanya iri saja tapi sanggup melakukan hal seperti itu," ucap Fandi lagi.
"Yah begitulah Fan,, manusia memang seperti itu,, tapi aku akan selalu menjaga istriku," ucap Rafa lagi.
"Iya harus itu," ucap Fandi.
Dan akhirnya mereka pun ke rumah sakit untuk melihat keadaan Rara.
__ADS_1
################
Rumah sakit....
"Kak Rara udah nggak apa-apa kan sekarang? aku benar-benar sangat khawatir pada kak Rara,, aku nggak bisa membayangkan gimana jika aku tidak melihat kak Rara,, akan seperti apa marahnya kak Rafa," ucap Ana sambil melihat Rara.
Rara pun tersenyum begitu mendengar ucapan Ana.
"Udah,, nggak usah memikirkan itu lagi,, ada baiknya juga dengan kejadian ini kamu akhirnya bisa jalan lagi,, aku sangat senang kamu bisa jalan lagi, jadi kamu nggak sedih lagi," ucap Rara sambil tersenyum pada Ana.
"Hehe iya sih kak,, aku juga nggak nyangka akan seperti ini,," ucap Ana.
"Kalian akhirnya datang juga," ucap Ana sambil melihat Citra dan yang lainnya.
"Iya dong,, Ra gimana keadaan kamu, kita nggak bisa tenang di hotel kalau beliau melihat kamu langsung," ucap Citra.
"Udah baikan kok,, seharusnya kalian tunggu saja di hotel nggak usah nyusul kesini," ucap Rara.
__ADS_1
"Hmm nggak bisa Ra,, apalagi ini semua karena aku hingga bisa terjadi seperti ini,, kan aku yang ngajak,, jadi aku benar-benar takut Ra,, maafin aku yah Ra, karena aku kamu jadi seperti ini," ucap Citra sungguh-sungguh minta maaf.
"Hmmm kalau sampai terjadi sesuatu pada Rara,, awas aja kamu," ucap Fandi tiba-tiba yang membuat Citra langsung terlonjak kaget.
Citra terkejut sejak kapan Fandi dan yang lainnya berada di belakang mereka.
"Apa lihat-lihat?" ucap Fandi lagi sambil melihat Citra.
"Oh kamu manusia,, ku pikir hantu," ucap Citra kesal.
"Iya aku manusia,, dasar cewek tukang bohong,, memanfaatkan Chris,," ucap Fandi yang membuat Citra terkejut.
"Maksud kamu apa?" tanya Citra.
Nggak mungkin kan Chris bilang semuanya,, ishhh kok perasaan aku jadi nggak enak yah, batin Citra.
"Sok bertanya lagi,, kamu nggak pacaran beneran kan dengan Chris? karena Chris mencintai orang lain bukan kamu," ucap Fandi lagi.
__ADS_1
"Maafin aku Cit,, aku terpaksa bilang semuanya karena ini demi menangkap wanita yang ingin mencelakai Rara, jadi semuanya ketahuan,, maaf yah Cit aku nggak bisa menjaga rahasia," ucap Chris lagi sambil melihat Citra dengan perasaan bersalah nya,, namun dia tidak ada pilihan sama sekali.