Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Tunggu aku,,,,


__ADS_3

Rafa terlihat tampak berpikir begitu Fandi menyebut ayahnya.


"Rafa kamu kenapa diam? kamu setuju kan sama yang aku katakan?" tanya Fandi lagi.


"Nggak usah dulu Fan,, lagian ayahku juga lagi banyak urusan,, aku nggak enak merepotkan dia dan juga ayah kamu," ucap Rafa.


"Kan yang repot anak buahnya Rafa,, bukan mereka," ucap Fandi lagi.


"Yah tetap aja,,, mereka pasti kepikiran Fan,, udah nggak usah dulu,,, kita urus sendiri aja dulu,," ucap Rafa lagi.


"Kalian ada masalah apa sih?" tanya Aldi tiba-tiba yang membuat Rafa dan Fandi langsung terlonjak kaget.


"Astaga Aldi,, kamu ini ngagetin aja tau nggak,, bisa nggak kamu jangan muncul tiba-tiba,," omel Rafa.


Aldi pun langsung nyengir begitu mendengar omelan Rafa.


"Yah maaf aku nggak tau kalau kalian bakalan kaget,, santai dong Rafa,," ucap Aldi.


"Ada apa sih? kalian pasti ada masalah kan,, beritahu aku juga siapa tau aku bisa bantu,, gini-gini aku bisa diandalkan tau," ucap Aldi sambil melihat Rafa dan Fandi.


Rafa dan Fandi pun langsung saling menatap begitu mendengar ucapan Aldi.

__ADS_1


"Hei jangan saling tatap kalian,, antar jatuh cinta lagi,, kan kasihan Rara," ejek Aldi lalu tertawa.


"Apaan sih kamu Aldi,, ngomong sembarangan aja,, kita berdua nih masih normal jadi nggak bakalan jatuh cinta,," ucap Fandi cepat.


"Yah siapa tau aja kan," ucap Aldi lagi.


"Jadi kalian ada masalah apa ini?" tanya Aldi lagi.


"Jadi gini tadi sebelum kesini tuh kita diikuti oleh sebuah mobil,, kita juga nggak tau siapa itu,, tapi kita udah feeling dia orang yang sama atas apa yang terjadi akhir-akhir ini,, dan parahnya lagi dia nggak bisa di tangkap,, malahan anak buah kita kecelakaan," ucap Fandi sambil melihat Aldi.


Aldi menjadi terlihat serius begitu mendengar ucapan Fandi.


"Hah pelakunya belum ditemukan? bukannya selama ini sudah ada yang ditangkap?" ucap Aldi.


"Itu bukan pelaku sebenarnya,," ucap Rafa.


"Aku hanya nggak mau istriku dalam bahaya,, kalau aku sih nggak apa-apa,, aku masih bingung dengan tujuan orang itu," ucap Rafa.


"Yah sudah pasti tujuan dia itu istri kamu Rafa sepertinya,," ucap Aldi sambil melihat Rafa.


"Aku akan usaha bantuin kamu,, tenang aja," ucap Aldi lagi.

__ADS_1


"Intinya jangan gegabah,," ucap Aldi lagi sambil melihat Rafa.


"Ada nggak informasi yang bisa aku pakai untuk selidiki?" tanya Aldi lagi.


Rafa dan Fandi pun menggelengkan kepalanya yang langsung mendapatkan jitakan dari Aldi.


"Aldi,, berani yah kamu jitak aku," ucap Rafa dan Fandi secara bersamaan.


Aldi langsung tertawa begitu mendengar ucapan Rafa dan Fandi.


"Abis kalian langsung jadi goblok tau nggak,, kebanyakan bucin sih,," ledek Aldi.


"Sembarangan aja,, untung yah kamu ini sepupu aku kalau bukan sudah lama kamu tidak ada di dunia ini," ucap Rafa kesal.


"Iya untung aku sepupu kamu makanya aku berani karena kamu nggak bakalan tega," ledek Aldi lalu tertawa.


"Ayo kita masuk aja dulu,, jangan buat mereka curiga,,," ucap Aldi lagi lalu segera berjalan menuju ke ruangan Ana.


Fandi dan Rafa pun segera mengikuti Aldi.


Sementara Gracia yang berada di tempat rahasianya sedang tertawa-tawa sambil bercermin.

__ADS_1


"Tunggu aku Rara di kampus," ucap Gracia sambil tertawa jahat.


__ADS_2