
"Bagus tuh,, jangan mudah ditindas dengan orang lain,, lawan aja kalau kamu nggak salah,," ucap Fandi.
Delia hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya begitu mendengar ucapan Fandi.
"Jadi ayo ikut aku kita ke tempat lain,, karena yang ingin aku bicarakan sangat penting,," ucap Fandi lagi yang semakin membuat Delia penasaran.
"Oke,," ucap Delia.
Mereka pun berjalan menuju ke mobil Fandi.
Sementara di rumah Rafa,, ada Citra yang tampak tidak bersemangat memikirkan Fandi.
Ana yang melihat ekspresi wajah Citra sudah begitu tau apa yang sedang dipikirkan oleh Citra.
Sementara Chris sedikit-sedikit melirik ke arah Rara,, sambil mengamati rumah Rafa.
"Kok kalian diam-diam gini sih,, ayo dong makan,, atau kalian mau nungguin Fandi baru mau makan?" ucap Rafa sambil melihat orang disekitarnya.
"Memang Fandi akan datang lagi kesini?" tanya Rara sambil melihat Rafa.
"Iya sayang siapa tau aja kan dia mau kesini,," ucap Rafa lagi sambil mengelus lembut rambut Rara.
"Aku telfon dulu kalau gitu untuk memastikan," ucap Rara sambil mengambil ponselnya.
__ADS_1
"Nggak usah Ra,," ucap Citra cepat yang membuat semua mata langsung tertuju padanya.
Citra langsung menjadi canggung begitu semua mata tertuju padanya.
"Memangnya kenapa Cit?" tanya Rara sambil melihat Citra.
"Yah karena dia lagi bersama pacarnya,, takutnya kita malah mengganggu,, biasanya orang yang lagi pacaran nggak mau diganggu," ucap Citra sambil melihat Rara.
Aku nggak sanggup mendengar suara pacar Fandi,, apalagi dia kesini,, ya ampun benar-benar nggak siap,, batin Citra.
"Oh iya juga kak Rara,, biasanya orang yang lagi pacaran tuh nggak mau diganggu,," ucap Ana yang membela Citra karena dia mengerti dengan maksud Citra.
"Kayak pernah pacaran aja kamu Ana,," ledek Aldi sambil melihat Ana yang langsung cemberut.
"Yah biasanya gitu,, aku suka nonton film pasti seperti itu,," ucap Ana sambil melihat kesal pada Aldi.
Reno pasti suka pada Ana,, aku sih yakin banget,, batin Tasya.
Sedangkan Andre ikut melihat Reno dan mempunyai pikiran yang sama dengan Tasya.
"Sok tau banget Ana,, kan beda film beda juga dengan Fandi," ucap Aldi setelah menghentikan tawanya.
"Ihh kak Aldi iya in aja,," ucap Ana kesal.
__ADS_1
"Iya benar kok yang dikatakan Ana,," ucap Reno sambil melihat Ana.
"Cie di belain,," goda Rafa sambil melihat Ana.
Ana langsung menjadi malu seketika begitu mendengar ucapan Rafa.
"Apaan sih kak Rafa,," ucap Ana sambil tertunduk malu.
"Ana baru juga dibelain seperti itu,, udah malu-malu aja,," ledek Aldi lagi sambil melihat Ana.
"Apaan sih kak Aldi,, aku nggak malu-malu kok,, ada-ada aja deh,," ucap Ana sambil melihat kesal pada Aldi.
Ana benar-benar merasa malu pada Reno.
Sebenarnya Citra juga ingin menggoda Ana,, namun semangatnya hilang begitu tau Fandi sudah memiliki kekasih.
"Udah,, udah kalian jangan gangguin Ana terus kasian tau,," ucap Rara sambil melihat Aldi dan Rafa.
"Jadi aku nggak usah hubungi Fandi aja kalau gitu,, pasti ucapan Ana tadi benar,," ucap Rara yang membela Ana.
Ana pun langsung tersenyum sambil melihat Rara.
Sementara di tempat lain....
__ADS_1
"Iya aku mau jadi pacar pura-pura kamu," ucap Delia sambil tersenyum pada Fandi.
"Alhamdulillah,, ayo kamu ikut aku kalau gitu ke rumah Rafa,," ucap Fandi dengan semangatnya.