Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Semoga dia mau


__ADS_3

APA!!! tante itu adalah tante yang ini,, lahh kok bisa sih,, masa iya sih tapi nggak mungkin juga kan tante ini bohong secara dia tahu yang terjadi di Mall,, batin Ana bingung sekaligus terkejut.


Mama Reno terus melihat Ana yang masih melongo karena terkejut,, dia bisa tahu apa yang dipikirkan Ana sekarang,, pasti ada rasa tidak percaya sekaligus bingung juga,, bagaimana bisa seorang pembantu menjadi wanita elegan sekarang.


"Tante serius dengan ucapan tante barusan?" tanya Ana yang masih setengah percaya dan juga setengah tidak percaya.


"Iya tante serius dong,, kita bertemu di Mall XXX terus kamu bantuin tante,, bawain belanjaan tante karena tante juga lagi nungguin anak dari majikan tante,," jawab mama Reno sambil tersenyum.


Padahal aku baru mau rencana menyuruh orang untuk mencari tau alamat dia dan juga tentang dia,, ehh udah ketemu aja,, nggak jadi deh kalau gitu,, bisa nggak yah yang wanita seperti Ana ini menjadi jodoh anak aku satu-satunya itu,, batin Mama Reno yang masih berharap.


"Ehh iya benar tante,, tapi kok bisa begini penampilan tante?" tanya Ana sambil melihat penampilan mama Reno dari bawah sampai atas yang begitu wahh,,, pakai yang dia pakai Ana tau betul kalau itu harganya mahal karena dia juga pengoleksi pakaian-pakaian bermerek.


Ana menoleh ke mobil mama Reno dan dia juga tau harga mobil itu sangat mahal.


"Dan juga mobil tante itu?" ucap Ana lagi.


"Karena tante itu bukan pembantu sayang,, kamu hanya salah paham saja waktu itu,, dan juga yang menjemput tante waktu itu bukan anak majikan tante tapi dia anak tante satu-satunya,," jawab mama Reno yang membuat Ana lagi-lagi terkejut.


"Haa jadi cowok menjengkelkan itu anak tante?" tanya Ana.


"Kok beda sih dengan tante,, tante baik sedangkan dia sangat menjengkelkan dan juga sombong,," ucap Ana lagi.


Mama Reno tertawa begitu mendengar ucapan Ana.


Ana langsung mengernyitkan dahinya begitu melihat mama Reno tertawa.


"Tante maaf yah aku hanya bicara apa adanya saja,, dia memang sangat sombong dan menjengkelkan,, pokoknya beda banget dengan tante,, makanya aku kayak nggak terima aja kok dia bisa jadi anak tante yang baik ini,," ucap Ana lagi.


"Hmm mau di apa dia memang anak tante,, tapi dia baik kok,, hanya kalian belum terlalu kenal saja makanya dia seperti itu,, dan aku juga nggak nyalahin kamu kalau berpikiran seperti itu,, karena memang waktu itu dia cocok seperti yang kamu katakan,, tapi aslinya dia baik kok,," ucap Mama Reno.

__ADS_1


"Ini jadi beneran tante orang kaya dan juga cowok itu anak tante?" tanya Ana sekali lagi.


"Iya beneran,," jawab Mama Reno sambil tersenyum.


"Ya ampun tante maaf-maaf aku benar-benar nggak tau banget waktu itu,, sampai-sampai mengira tante itu pembantu,, maaf banget tante karena aku sok tau,," ucap Ana meminta maaf dengan tulus,, dia benar-benar merasa tidak enak karena salah mengira.


"Iya-iya tante maafin kok,, nggak usah sampai segitunya,, pokoknya kamu santai aja kalau sama tante yah,," ucap mama Reno.


"Tapi aku benar-benar merasa tidak enak tante,, kenapa tante tidak bilang saja waktu itu supaya aku tidak salah mengira,, aku berdosa banget nih,," ucap Ana.


"Aku memang sengaja kok tidak mau bilang,, udah nggak usah di pikirkan itu,, lagian nggak apa-apa kok menurut tante di anggap pembantu,, nggak ngaruh apa-apa buat tante,,, malahan tante senang bisa bertemu kamu waktu itu karena berpenampilan seperti pembantu,, zaman sekarang kan susah mau bertemu dengan anak baik yang mau membantu ketika melihat orang tua kesusahan,,," ucap mama Reno lagi.


"Beneran tante nggak apa-apa dan tante udah maafin aku juga?" tanya Ana.


"Iya beneran,," jawab mama Reno sambil tersenyum lembut.


Ana pun ikut tersenyum setelah sejak tadi panik sendiri dan merasa tidak enak sendiri pada mama Reno.


"Nggak tau lagi pengen aja waktu itu,,," jawab mama Reno.


"Oh iya kok bisa anak tante seperti itu sama tante,, nggak bilang sama aku dan membiarkan aku salah paham,, berdosa banget dia tuh nggak mau bilang kalau dia itu anak tante,," ucap Ana.


"Oh kalau itu tante yang melarang dia bicara yang sebenarnya,, udah tante ancam dia,, jadi nggak berani bicara deh,, tante nggak mau kamu tau waktu itu karena sudah terlanjur juga kan terjadi salah paham,," kata mama Reno lagi.


"Oh gitu yah tante,," ucap Ana sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Iya sayang,, oh iya kamu mau kemana sih?" tanya mama Reno.


"Emm aku mau pulang ke rumah tante,, tapi kebetulan haus jadi pengen singgah beli minum dulu di seberang jalan,," jawab Ana sambil menunjuk tempat yang di maksudnya.

__ADS_1


"Tapi terjadi hal-hal di luar dugaan ku tadi,, untung aja ada tante,, kalau nggak kan aku nggak tau lagi,, pasti tas aku tinggal kenangan saja sekarang,," ucap Ana.


"Tante kebetulan lihat kamu tadi,, ehh terus nggak lama lihat penjambret,, ya sudah tante keluar dari dalam mobil dan membantu kamu,, karena tas itu pasti sangat penting buat kamu,," ucap mama Reno.


"Terima kasih tante sekali lagi,," ucap Ana sambil tersenyum manis.


"Iya sayang, udah bilang terima kasihnya,,," ucap mama Reno sambil tersenyum juga.


Ana langsung nyengir begitu mendengar ucapan Mama Reno.


"Oh iya tante mau kemana tadi?" tanya Ana.


"Aku takut nih menganggu waktu tante,, karena menolong aku tadi,, siapa tau aja tante ada urusan penting sekarang," ucap Ana yang kembali merasa tidak enak kalau dia menganggu waktu mama Reno.


"Tadi aku mau ke rumah temanku sebenarnya,," ucap mama Reno.


"Tuh kan,, duhh aku nggak enak banget tante karena aku tante sampai harus singgah dulu,," ucap Ana lagi.


"Jangan bicara seperti itu nggak apa-apa kok,, aku nggak jadi ke rumah temanku juga sekarang," ucap mama Reno.


"Haa kok gitu tante?" tanya Ana.


"Yah karena tante mau ngobrol bareng kamu aja,, tante lebih senang ngobrol sama kamu,, oh iya nomor ponsel kamu dong,, tante ingin ngobrol sama anak perempuan karena tante nggak ada anak perempuan,, bisa nggak berikan ke tante nomor ponselmu?" tanya mama Reno.


Semoga saja Ana mau,, batin Mama Reno.


"Tentu bisa dong tante,, masa nggak bisa sih,," ucap Ana sambil tersenyum.


"Siapa tau aja kan,," ucap mama Reno sambil tersenyum.

__ADS_1


"Aku ambil ponselku dulu yah,," ucap mama Reno lalu segera masuk ke dalam mobilnya untuk mengambil ponselnya yang berada di dalam tasnya.


Aku bawa Ana ke rumahku aja,, pasti seru,, semoga dia mau ke rumahku,,, batin Mama Reno sambil tersenyum bahagia.


__ADS_2