Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Saatnya dia balas budi,,


__ADS_3

Mereka benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Citra,, apalagi Chris dia benar-benar yang paling terkejut begitu mendengar pengakuan Citra.


Citra kenapa sih,, dia pasti hanya bercanda saja kan,, dia nggak mungkin suka sama aku kan? batin Chris sambil melihat Citra dengan tatapan kagetnya.


Sementara Fandi yang mendengar ucapan Citra benar-benar sakit hati,,, namun dia juga sangat gengsi untuk mengakui itu,, karena dia masih bingung dengan perasaannya sendiri,, dia bingung dirinya yang menyukai Rara,, namun dia juga yang tidak suka apabila Citra bersama dengan pria lain,, dan lebih parahnya lagi dirinya yang sekarang mengaku mempunyai pacar.


Sementara Ana juga benar-benar terkejut dengan pengakuan Citra,, karena Ana sangat tau betul,, Citra sangat menyukai Fandi,, dan mana mungkin sekarang sudah menyukai Chris lagi.


"Chris kamu dengar nggak yang aku katakan?" ucap Citra sambil melihat Chris.


"Emm dengar kok,, kamu nggak salah bicara?" tanya Chris sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


Citra pun langsung menggelengkan kepalanya.


"Nggak Chris,, aku nggak salah bicara,, aku sudah benar-benar nyaman sama kamu,, dan aku benar-benar menyukai kamu,," ucap Citra lagi yang membohongi perasaannya sendiri,, karena sejujurnya pria yang benar-benar dia cintai adalah Fandi.


Maafin aku Chris,, membawa kamu jauh seperti ini,, tapi aku benar-benar bingung apa yang harus aku lakukan,, mendengar Fandi sudah memiliki pacar membuat hati aku benar-benar sakit,, batin Citra sambil melihat Chris yang masih tampak terkejut begitu mendengar ucapan dirinya.


"Jadi gimana Chris?" ucap Citra lagi sambil melihat Chris.


"Hmmm dasar,, seharusnya cewek tuh nggak mengungkapkan perasaannya,, malu dikit bisa kan," sindir Fandi.


"Hmm aku seperti itu karena aku nggak mau nanti di ambil oleh orang lagi pria yang aku suka,, karena rasanya sangat sakit,," ucap Citra sambil melihat Fandi dengan tatapan penuh patah hatinya hanya Fandi tidak menyadari itu.


Reno,, dan yang lainnya hanya menyaksikan saja kejadian itu sekaligus merasa terkejut dengan pengakuan Citra yang benar-benar tiba-tiba.


"Jadi gimana Chris?" ucap Citra lagi sambil melihat Chris.


"Kamu nggak lihat Chris diam seperti itu,, yah berarti dia nggak mau,, kamu nggak usah maksa Citra dan seharusnya tuh kamu malu juga lah sedikit,, jangan menjadi wanita yang tak tau malu," ucap Fandi yang benar-benar membuat Citra seperti ingin menangis saja namun dia berusaha menahan itu semua,, dia tidak mau terlihat lemah dihadapan Fandi.


Tahan Citra,, tahan,, kamu nggak boleh menangis meskipun kata-kata dia sangat menyakitkan,, aku seperti ini karena kamu Fandi,, karena kamu sudah memiliki pacar,, batin Citra sambil melihat Fandi.

__ADS_1


"Kenapa kamu yang pusing sih Fandi,, aku yang mengungkapkan perasaan aku kepada Chris tapi kenapa kamu yang ribut,, Chris diam karena sedang berpikir bukan nggak mau,, lagian tau apa kamu dengan hubungan aku dan Chris?" ucap Citra sambil melihat Fandi.


"Tau banyak,, Chris nggak suka sama kamu,, lagian kalau dia suka sudah pasti dia akan langsung menerima kamu,, bukan malah diam seperti itu,," ucap Fandi juga yang tak mau kalah sambil melihat Citra dengan tatapan kesal.


Ya ampun kenapa jadi seperti ini sih,, aku tuh suka sama Rara dan ada tugas juga,, tapi kenapa malah jadi seperti ini,, apa yang mesti aku lakukan,, aku terima atau nggak nih? lagian kenapa malah terbalik sih nih,, aku nggak pernah nyangka bakalan ditembak di depan banyak orang oleh seorang wanita atau mungkin Citra yang hanya nembak pura-pura saja begitu mendengar Fandi mempunyai pacar,, hmmm iya bisa jadi,, tapi kalau nggak benar gimana dong? ribet banget sih wanita, batin Chris yang benar-benar sangat bingung dengan pernyataan Citra yang tiba-tiba.


"Chris ayo jawab,, biar nggak ribut lagi,, biar jelas semuanya,," ucap Rara sambil melihat Chris.


Chris benar-benar sangat senang begitu Rara menegur dirinya.


Seandainya kamu yang mengucapkan itu Ra,, sudah dari tadi aku akan menjawabnya,, batin Chris.


Citra benar-benar melihat penuh harap pada Chris.


Please Chris mau,, ini cuma bohongan Chris,, please mau,, batin Citra penuh harap.


"Aku mau kok,, sebenarnya aku juga mencintai kamu Citra,, hanya belum punya keberanian untuk mengatakannya karena kita belum lama kenal,, kamu lebih berani daripada aku untuk mengungkapkan perasaan,," ucap Chris pada akhirnya.


Fandi yang mendengar itu benar-benar sangat kesal dan memutuskan untuk segera pulang.


Semua mata pun tertuju pada Fandi.


Citra yang melihat ekspresi Fandi sebenarnya merasa sedikit senang,, Citra masih berharap bahwa Fandi seperti itu karena tidak senang dia jadian dengan Chris.


Apa Fandi cemburu? ahh aku nggak boleh kegeeran, dia kan pria yang sangat susah ditebak,, batin Citra sambil melihat Fandi yang langsung menghentikan langkahnya begitu mendengar ucapan Rafa.


Fandi pun pura-pura melihat ponselnya.


"Mau menjemput pacar,, dia barusan WhatsApp aku minta dijemput,," ucap Fandi yang lagi-lagi membuat hati Citra sakit.


Tuh kan aku seharusnya jangan kegeeran dulu tadi,, batin Citra.

__ADS_1


"Aku pergi dulu yah,, kasian dia kalau nunggu lama-lama, dia kan wanita,, udah malam juga nih,," ucap Fandi lagi sambil melihat jam tangannya.


"Oh oke kalau begitu,, hati-hati yah," ucap Rafa lagi.


"Iya Fandi hati-hati,," ucap Rara juga.


"Emm Fandi,, bawa aja pacar kamu kesini sekarang,, biar kita bisa kenal juga,," ucap Rafa lagi.


Deg..


Jantung Fandi benar-benar seperti ingin copot saja begitu mendengar ucapan Rafa.


Goblok kamu Fandi,, goblok,, batin Fandi.


"Iya kalau dia mau,, karena dia orangnya pemalu,, dan juga kemungkinan dia sangat lelah,," ucap Fandi lagi.


"Aku pergi dulu yah,, aku bakalan bawa dia kesini kalau dia mau dan nggak capek,," ucap Fandi sambil berjalan cepat menuju ke mobilnya sebelum Rafa atau yang lainnya meminta hal-hal aneh lagi.


"Hmm dasar Fandi," ucap Rara sambil geleng-geleng kepala melihat Fandi.


"Ayo kita lanjutkan lagi,, dan selamat yah buat yang baru jadian,, semoga langgeng yah kalian," ucap Rafa sambil melihat Citra dan Chris secara bergantian.


Citra dan Chris pun hanya tersenyum canggung saja.


###########


Sementara Fandi memutuskan untuk segera mencari wanita yang bisa diajak pura-pura berpacaran.


Fandi yang masih tampak kebingungan tiba-tiba mengingat seorang wanita yang Rafa tidak tau. Fandi pun sebenarnya tidak akrab dengan wanita itu,, karena Fandi hanya menolong wanita itu dan wanita itu sangat berterima kasih pada Fandi. Namun Fandi masih mengingat namanya dan juga kampusnya.


"Aku harus mencari tau tentang wanita itu,, mungkin ini saatnya dia balas budi,," ucap Fandi.

__ADS_1


#############


Maaf banget baru bisa up sekarang,, author habis ada urusan di dunia nyata ke tempat yang sangat susah jaringan jadi nggak bisa up😭🙏,,


__ADS_2