Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Ide apa?


__ADS_3

"Kenapa ekspresi wajah kamu seperti itu Reno,, nggak senang yah kamu kalau Tasya nggak marah lagi sama aku? pasti di dalam hatimu menginginkan Tasya marah kan sama aku?" ucap Andre sambil melihat penuh selidik pada Reno.


Reno hanya nyengir sambil melihat Andre.


"Nggak kok,, cuma dikit aja tadi,," kata Reno.


"Dasar nih anak tega banget,, mau dikit mau banyak sama aja kamu berkeinginan tidak baik sama hubungan aku dan Tasya,,, tapi untung saja Tasya ku berbeda dengan Fania,," ledek Andre lalu tertawa bahagia.


"Tasya nggak mungkin marah-marah seperti Fania karena dia lemah lembut gitu nggak kayak Fania,," ucap Andre lagi.


Reno hanya mencebikkan bibirnya karena memang benar yang dikatakan Andre,, walaupun Tasya bisa bela diri tapi dia berhati lembut berbeda dengan Fania yang kasar dan juga selalu dendam.


"Udah deh kamu pamernya,,, kalian putus aku yang tertawa paling depan,," sewot Reno.


"Kamu sembarangan aja kalau ngomong,,, aku nggak mau putus dari dia,," ucap Andre cepat.


"Yah kita kan nggak tau akan apa yang bakalan terjadi nantinya,," ucap Reno lagi yang langsung membuat Tasya melihat kesal kepadanya,,, karena ucapan Reno tadi sama saja dia mendoakan hubungan dirinya dengan Andre tidak bahagia dan akan putus suatu saat nanti,,, Andre juga ikut melihat kesal kepada Reno yang lagi memasang wajah tidak bersalahnya setelah mengatakan itu semua.


"Ekhhemm,, kita juga nggak tau apa yang bakalan terjadi nantinya sama hubungan kamu dan Fania,, siapa tau aja kan nanti kalian putus,, aku bakalan senang banget kalau kalian putus,, pokoknya senang banget Ren,," ucap Andre juga tak mau kalah.


"Ehh kamu kok ngomongnya gitu sih,, jangan gitu dong aku kan nggak mau putus dengan Fania,, entah gimana nanti aku bakalan melanjutkan hidup jika tanpa Fania,," ucap Reno cepat.


Tasya hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan dua orang itu yang saling balas,, tapi dia juga mendukung Andre.


Sedangkan Andre dan temannya yang lain benar-benar ingin muntah begitu mendengar ucapan Reno yang sangat bucin kepada Fania,, padahal menurut mereka masih banyak wanita yang lain yang bisa Reno bucin kan.


"Yah nggak gimana-gimana lah Ren,, aku yakin kamu pasti bisa melanjutkan hidup tanpa Fania,, jadi nggak usah lebay kamu,, geli tau nggak aku dengarnya,," ucap Andre.

__ADS_1


"Iya Reno,, geli kita dengerin kamu yang bicara seperti itu,," ucap salah teman mereka juga sambil bergidik ngeri.


"Yah siapa suruh kan,, kamu ngomong seperti itu,, aku kan nggak mau sampai itu terjadi,, aku nggak mau putus dengan Fania,, jadi jangan ngomong sembarangan kamu,," ucap Reno lagi kepada Andre.


"Kan kamu yang mulai duluan,, disini banyak saksi loh,," ucap Andre lagi tak mau kalah.


"Iya aku yang mulai duluan,, sorry,, jangan ngomong sembarangan lagi kalian,, aku benar-benar nggak mau putus sama Fania tau,," ucap Reno lagi yang benar-benar menganggap serius omongan Andre,, dan dia takut jika itu akan terjadi.


Mereka tertawa bahagia melihat ekspresi wajah Reno yang sangat serius menanggapi itu semua.


"Takut banget sih kamu Reno,, kayak Fania aja wanita satu-satunya di muka bumi ini,, kan banyak Reno wanita lain yang tentunya lebih baik dari Fania,," ucap Andre lagi begitu menghentikan tawanya.


"Memang banyak wanita lain di muka bumi ini,, tapi tidak ada yang seperti Fania,, Fania itu hanya ada satu,, dan dia yang aku cintai,, tidak akan terganti,," ucap Reno.


"Dasar bucin,," ejek salah satu teman mereka.


"Biarin,, aku bahagia dengan bucin ku ini," ucap Reno lagi dengan bangganya.


"Malas banget,, pikir aja sendiri Reno,," ucap Andre.


"Iya,, lagian kita disini banyak yang jomblo dari lahir mana mengerti yang seperti itu,, main kita belum terlalu jauh,," ucap salah satu teman mereka.


"Nggak guna kalian mahh," ucap Reno.


"Kamu tuh yang nggak guna Ren,, mikirin wanita melulu,, lebih baik mikirin kuliah aja deh,, kasian loh tante suka curhat sama aku kalau dia tuh pengen banget lihat kamu cepat wisuda terus kerja di perusahaan paman,," ucap Tasya juga.


"Nah dengarkan apa kata pacar aku ini Reno,, nggak kasihan apa sama mama kamu sampai curhat sama pacar aku begitu kalau aku sih sudah pasti kasihan banget,,," ucap Andre.

__ADS_1


"Oh jadi mama suka curhat sama kamu,, jangan-jangan kamu suka ke rumah karena di suruh mama untuk mendengarkan curhatan dia yah?" tanya Reno pada Tasya tanpa menggubris ucapan Andre yang membuat Andre mencebikkan bibirnya.


"Iya Ren,, makanya kamu nggak usah mikirin wanita melulu,, pikirkan tuh kuliah kamu,, kasihan tau tante,, dia itu ingin yang terbaik untuk kamu,, tapi kamu malah nggak menghargai sama sekali,, padahal keinginan tante itu sangat simple banget,, dia juga sangat ingin melihat kamu punya masa depan dan bahagia" ucap Tasya lagi.


"Hemm iya nggak terlalu kok aku mikirin wanita,, aku memang akan fokus kuliah,, lihat saja nanti,, aku bakalan jadi lulusan terbaik,,, tapi gimana sih biar aku nggak galau begini?" ucap Reno lagi.


Aku selalu memikirkan dia sebenarnya,,, mau bagaimana pun usaha aku untuk tidak memikirkan dia,, tetap saja akan selalu kepikiran dengan dia,,, batin Reno.


"Cari wanita lain,, sudah aku beri saran juga,, cari aja wanita yang berbeda dengan Fania,,, nanti pasti kamu nggak bakalan galau lagi,," ucap Andre lagi.


"Nggak bisa tau nggak,,, aku cinta banget sama dia,," ucap Reno.


"Mau nggak aku cari kan?" tanya Tasya.


"Aku yakin kamu pasti bisa,," ucap Tasya lagi.


"Nggak usah,," ucap Reno.


"Ya udah pulang sono,, nggak usah disini kita malas lihat orang galau,," usir Andre yang sudah gemas pada Reno.


"Ya ampun tega banget kamu Andre,, nggak mau pulang,, di rumah ada mama aku yang pasti akan ceramah lagi kalau melihat wajah galau aku ini,, aku mau disini aja,, gabung sama kalian," ucap Reno.


"Ya udah kalau mau ikut gabung nggak usah galau kalau gitu,, karena aku nggak suka lihat ekspresi wajah kamu yang galau,, bawaannya pengen ku tonjok,," ucap Andre lalu tertawa.


"Dasar,, aku tau kamu nggak mungkin tega,," ucap Reno lagi.


"Aku ada ide nih biar kamu nggak galau Reno,, selain mencari wanita lain,," ucap Tasya tiba-tiba yang sejak tadi berpikir karena dia sebenarnya sangat tidak suka melihat Reno yang terlalu bucin pada Fania,, setelah dia mendengarkan semuanya langsung dari mama Reno dan juga Andre mengenai Fania,, dia jadi tidak suka juga pada Fania.

__ADS_1


"Ide apa?" tanya Reno serius.


Reno yakin kalau Tasya beda dengan Andre pemikirannya,, karena kalau Andre sudah tentu dia hanya akan memberikan ide gila saja.


__ADS_2