Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Jangan tanyakan Ana dulu,,,,


__ADS_3

"Iya,, Reno pasti kabari mama,, mama tenang saja dulu yah,, jangan terlalu panik,," ucap Reno lalu segera masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit terdekat dengan tempat kejadian.


Sementara Rafa dan Rara yang juga tidak sengaja menonton siaran televisi mengernyitkan keningnya begitu melihat berita tentang kecelakaan,, karena mobil itu tidak asing menurut mereka.


Mereka sedang di dalam kamar,, rebahan santai sambil menonton siaran televisi.


"Kok mobilnya kayak nggak asing yah sayang," ucap Rafa sambil mengelus lembut rambut Rara.


"Iya sama aku juga kayak nggak asing sama mobil itu,, atau perasaan kita aja kali yah," ucap Rara.


"Nggak sayang,, ini sepertinya mobil Ana,, iya ini mobil Ana, itu mobil hadiah dari Aldi ketika dia ulang tahun,, aku ingat betul karena Aldi juga bertanya sama aku mobil apa yang cocok buat adiknya," ucap Rafa yang mendadak panik sambil mengambil ponselnya.


"Hah,, iya kamu benar,, ini mobil Ana pantas kayak nggak asing," ucap Rara yang ikut panik juga.


"Aku telfon Aldi dulu untuk memastikan semuanya," ucap Rafa sambil mencari nama kontak Aldi di ponselnya.


Begitu dia sudah menemukannya,, dia pun segera menelepon Aldi dengan harapan itu bukan Ana.


Aldi yang mendengar bunyi ponselnya segera melihat nama kontak yang meneleponnya dengan perasaan yang benar-benar takut,, jika itu panggilan telfon dari anak buahnya lalu memberikan dia kabar yang tidak dia inginkan untuk dengar.


Aldi sedikit bernafas lega begitu melihat nama kontak yang meneleponnya ternyata Rafa.


"Siapa?" tanya Citra sambil fokus menyetir mobil.


"Rafa," jawab Aldi.


"Ya udah angkat,, mungkin mereka sudah tau mengenai Ana atau mau bertanya tentang kejelasannya,," ucap Citra.


Setelah mendengar ucapan Citra,, Aldi pun dengan segera mengangkat panggilan telfon dari Rafa.


"Halo Rafa, ada apa?" ucap Aldi.


"Aldi,, kamu nonton berita kecelakaan hari ini di jalan XXXXX,, itu kok seperti mobilnya Ana,, itu bukan Ana kan?" tanya Rafa walaupun dia tau itu mobil Ana tapi dia juga masih sangat berharap itu bukan Ana.


"Rafa aku juga berharap itu bukan Ana tapi kenyataannya itu Ana yang kecelakaan Rafa,,, dia sekarang lagi berada di rumah sakit XXXXX,, aku dan Citra lagi menuju ke rumah sakit itu sekarang," ucap Aldi dengan nada suara yang sangat sedih.


"Astaga jadi itu beneran Ana,," ucap Rafa yang membuat Rara semakin bertambah panik.


"Kamu yang tenang dan sabar yah Aldi,, semoga Ana tidak kenapa-kenapa,, aku akan ke rumah sakit itu juga sekarang bersama istriku dan Fandi juga," ucap Rafa.


"Iya Rafa," ucap Aldi.

__ADS_1


"Hati-hati yah kalian jangan ngebut," ucap Rafa lagi.


"Iya," ucap Aldi.


Rafa pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Aldi begitu mendengar ucapan Aldi,, terdengar jelas betul di telinga Rafa bagaimana Aldi yang sangat terpukul dengan kecelakaan adiknya,, Aldi yang biasa ribut,, ceria,,, mendadak jadi tidak ada semangat sama sekali.


"Beneran Ana yang kecelakaan?" tanya Rara lagi.


"Iya sayang,, ayo kita ke rumah sakit,, semoga Ana tidak kenapa-kenapa," ucap Rafa.


"Aku beritahu Fandi dulu,, sepertinya dia belum tau apa-apa mengenai Ana karena dia belum menelepon aku," ucap Rafa lalu segera menelepon Fandi juga.


Fandi yang masih enak tidur karena kecapean tiba-tiba merasa terganggu dengan nada dering ponselnya.


"Haduhh siapa sih yang nelfon,, nggak tau apa aku lagi istirahat,, capek nih," gumam Fandi.


Dengan malas Fandi mengambil ponselnya lalu melihat nama kontak yang meneleponnya.


"Hah,, Rafa? ada apa nih,, dia mau nyuruh apa yah,, apa ini menyangkut Rara," ucap Fandi yang matanya langsung terang begitu melihat Rafa yang meneleponnya. Dengan segera Fandi mengangkat panggilan telfon dari Rafa.


"Halo Rafa,, Rara nggak kenapa-kenapa kan?" tanya Fandi langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari Rafa.


"Haduhh perhatian banget kamu sama istriku,, iya dia nggak kenapa-kenapa Fandi,, yang kenapa-kenapa sekarang itu Ana," ucap Rafa yang membuat Fandi langsung mengernyitkan keningnya bingung dengan maksud Rafa.


"Kamu lagi ngapain sih? kenapa bisa ketinggalan informasi," ucap Rafa.


"Aku lagi tidur,," ucap Fandi.


"Ada apa sih?" tanya Fandi lagi.


"Pantas saja,, Ana kecelakaan Fandi,, dan sekarang dia lagi berada di rumah sakit,,, aku mau ke rumah sakit bareng istriku sekarang,, kamu nyusul kan?" tanya Rafa.


Fandi langsung terkejut begitu mendengar Ana kecelakaan.


"Kok bisa Ana kecelakaan? bukannya Aldi selalu menjaga Ana?" ucap Fandi.


"Yah aku juga nggak tau, intinya dia kecelakaan,, udah dulu yah aku mau ke rumah sakit sekarang,," ucap Rafa.


"Iya,, aku juga mau ke rumah sakit,, kita ketemu di rumah sakit yah," ucap Fandi.


"Oke,," ucap Rafa lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan Fandi.

__ADS_1


Ya ampun Ana semoga kamu nggak kenapa-kenapa, batin Fandi lalu segera ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu supaya dia merasa fresh karena dia baru bangun dari tidur.


"Ayo sayang kita ke rumah sakit," ucap Rafa kepada Rara.


"Fandi mau ke rumah sakit juga?" tanya Rara.


"Iya dong sayang,, dia pasti ke rumah sakit juga," jawab Rafa.


"Baguslah,,, karena Aldi pasti membutuhkan kalian untuk menguatkan dia,, menghibur dia,, sekarang dia pasti sangat terpukul dengan kecelakaan Ana," ucap Rara.


"Iya sayang," ucap Rafa.


Lalu segera mengajak Rara untuk segera ke rumah sakit. Mereka berjalan keluar kamar menuju mobil mereka.


"Kamu yang nyetir?" tanya Rara karena tidak biasanya Rafa mau menyetir biasanya dia menyuruh sopir atau Fandi.


"Iya sayang," jawab Rafa sambil tersenyum,, lalu segera membukakan pintu mobil untuk Rara.


"Ya ampun aku bisa sendiri loh sayang," ucap Rara.


"Nggak apa-apa,, memanjakan istri adalah kesukaan ku," ucap Rafa sambil tersenyum lalu segera menutup pintu mobil ketika Rara sudah masuk ke dalam mobil.


Rara hanya menggelengkan kepalanya melihat Rafa.


############


Di dalam mobil.


"Sayang kabari mama dulu," ucap Rafa sambil menyetir mobilnya.


"Oh iya juga," ucap Rara lalu segera menelepon mama mertuanya.


############


Mama Reno yang sudah menunggu-nunggu kabar dari Reno belum juga mendapatkan kabar dari Reno. Mama Reno semakin gelisah.


"Duhh Reno ini sudah hampir dua jam dia belum juga memberikan aku kabar sama sekali,, dia ini kemana sih,, massa dari tadi belum sampai-sampai juga kan nggak mungkin banget,, kalau tau begini aku ikut saja tadi," ucap Mama Reno lalu segera menelepon Reno.


Reno yang mendengar bunyi ponselnya segera melihat nama kontak yang menelepon dirinya,, dia benar-benar sangat sedih sekarang.


"Halo Reno,, bagaimana kabar Ana?" tanya mama Reno begitu Reno mengangkat panggilan telfon dari dirinya.

__ADS_1


"Fania kecelakaan ma,, dia jatuh ke jurang di dekat tempat kecelakaan Ana,, jangan tanyakan Ana dulu," ucap Reno lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan mamanya.


__ADS_2