
Chris memutuskan untuk ikut Rafa dan yang lainnya ke rumah sakit dulu,, nanti setelah itu dia menemui Gracia.
Sementara Gracia masih saja kesal karena rencananya gagal,, Gracia ingin mengikuti Rafa dan yang lainnya,, namun dia tau itu pasti sangat berbahaya,, dia bisa saja ketahuan,, akhirnya Gracia memutuskan untuk mengabari anak buahnya saja yang sejak tadi bersama dengan Zahra.
Hmm sebaiknya menyuruh Zahra pulang saja,, nggak baik dia lama-lama berada disini,, anak itu ngapain sih mau berulah juga,, dia kan kalau berulah nggak pernah menggunakan otaknya untuk berpikir,,, kalau dia ketahuan itu bisa membahayakan dirinya sendiri,, batin Gracia yang masih sangat perduli pada Zahra sepupunya.
Anak buah Gracia yang mendengar ponselnya berdering dengan segera melihat nama kontak yang menelepon dirinya.
Begitu mengetahui Gracia yang menelepon dirinya dengan segera dia mengangkat panggilan telfon dari Gracia.
"Halo bos," ucap anak buah Gracia yang membuat Zahra langsung melihat ke arah anak buah Gracia.
Zahra sangat menantikan informasi mengenai keberhasilan bos yang tengah duduk di depannya sekarang.
__ADS_1
"Halo,, dia masih ada disitu kan?" tanya Gracia.
"Iya masih bos,, dia nggak kemana-mana dan dia aman-aman saja disini,, dia nggak macam-macam juga bos karena dia menunggu kabar dari bos,," ucap anak buah Gracia.
"Beritahu dia belum berhasil,, dan kamu segera suruh dia pulang saja,, nggak usah berada disini ataupun berniat berbuat jahat karena penjagaannya sangat ketat,, beritahu dia biar aku saja yang mengurus semuanya,, dia tinggal menunggu kabar buruk saja dari media," ucap Gracia.
Anak buah Gracia pun menganggukkan kepalanya. Sedangkan Zahra sangat penasaran dengan apa yang dibicarakan pria itu bersama bosnya.
"Baik bos," ucap anak buah Gracia.
"Kalau dia masih nggak mau pulang,, masih mau melanjutkan rencananya sendiri,, beritahu kalau aku akan memberitahukan Rafa tentang dia yang ingin berbuat jahat," ucap Gracia lagi yang sangat mengenal Zahra,, Gracia sangat yakin bahwa Zahra pasti akan ketakutan jika diancam seperti itu dan pasti Zahra langsung menurut untuk tidak ikut campur.
"Baik bos," ucap anak buah Gracia lagi.
__ADS_1
Gracia pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Anak buahnya,, lalu kembali memikirkan cara lain lagi,, sekaligus memikirkan alasan apa yang akan dia bilang pada Chris. Gracia sudah tentu memikirkan itu,, karena Gracia yakin atas apa yang terjadi pada Rara,, Chris pasti akan sangat curiga pada dirinya.
Gracia tidak ingin Chris tidak berpihak lagi padanya,, karena Gracia masih sangat membutuhkan Chris untuk mendapatkan informasi mengenai Rara.
"Apa yang dikatakan bos kamu?" tanya Zahra dengan ekspresi wajah sangat bahagia.
"Kata bos dia belum berhasil tapi tenang saja nanti dia akan berhasil,, kamu pulang saja nggak usah berada disini lagi,, kalau kamu tidak pulang,, bos akan memberitahukan kepada Rafa mengenai niat jahat kamu," ucap anak buah Gracia yang membuat Zahra menelan salivanya kasar.
"Hmm baiklah aku pulang,, beritahu bos kamu dia harus berhasil,," ucap Zahra lalu segera berjalan keluar dari tempat dia menunggu kabar Gracia.
####################
"Chris,, kamu tega mengkhianati aku?" ucap Gracia benar-benar marah begitu dia sudah tertangkap basah oleh Rafa dan yang lainnya.
__ADS_1