
"Astaga Citra bisa diam nggak sih kamu," ucap Ana sambil melihat Citra dengan wajah malu dan penuh kasihannya.
"Bisa kalau pertanyaan aku udah di jawab," ucap Citra lagi lalu tertawa.
"Sejauh mana kalian saling mengenal? kok bisanya Reno tau kamu yang belum pernah pacaran,, kamu kan sangat menutupi status kamu itu," ucap Citra lagi.
"Kepo banget sih kamu," ucap Ana lagi.
"Memang aku kepo,," ucap Citra lagi.
Astaga Citra ini,, bisa-bisanya dia seperti ini di depan Reno, batin Ana meronta-ronta.
"Beneran Ana menyembunyikan status dia yang belum pernah pacaran sama sekali?" tanya Reno pada Citra.
Citra langsung menganggukkan kepalanya cepat begitu mendengar pertanyaan dari Reno.
"Iya dia itu sangat menutupi itu semua,, nggak mau lah dia di tau,," ucap Citra.
Reno pun tertawa begitu mendengar ucapan Citra.
"Berarti waktu itu kemungkinan besar kamu kecepl yah Ana,, ketika mengucapkan itu," ucap Reno setelah menghentikan tawanya.
Ana pun langsung menganggukan kepalanya karena memang dia keceplosan mengungkapkan dirinya yang belum pernah pacaran waktu itu pada Reno.
"Iya aku memang keceplosan sih," ucap Ana.
Ketika Reno ingin berbica lagi tiba-tiba ponselnya berdering,, Reno pun menghentikan niatnya untuk berbicara lalu segera melihat nama kontak yang menelepon dirinya.
Reno mengernyitkan dahinya begitu melihat bahwa Andre yang menelepon dirinya.
Kenapa nih anak, tumben nelfon,, semenjak dia pacaran dengan si Tasya kan dia udah jarang nelfon karena hanya sibuk sama si Tasya dan urusan kantor,, batin Reno sambil melihat ponselnya.
Lalu Reno segera mengangkat panggilan telfon dari Andre.
"Halo Andre,, ada apa kamu nelfon? tumben banget," ucap Reno yang masih di dengar oleh Citra dan Ana,, karena Reno memilih mengangkat panggilan telfon dari Andre di tempat duduknya,, dia tidak keluar ruangan.
__ADS_1
Andre terdiam dulu sambil mendengarkan suara Reno baik-baik.
Ini suara Reno biasa aja, apa berita Fania meninggal itu nggak benar, karena kalau benar dia pasti akan sangat sedih,, mungkin sekarang dia datang ke rumah aku sambil menangis-menangis atau tidak dia menelepon aku,, tapi ini di dengar dari suara dia santai aja gini, batin Andre.
Reno mengernyitkan keningnya karena tidak mendengar suara Andre bicara ketika dia mengangkat panggilan telfon dari Andre.
Nih anak kenapa sih,, nelfon kok nggak bicara,, aneh banget,, batin Reno.
"Andre masih hidup nggak sih kamu disitu? kok kamu nggak bicara,,, aku tadi tanya ada apa kamu nelfon aku," ucap Reno lagi dari balik telfon.
"Masih hidup dong Reno,, emmm gini aku nelfon kamu cuma mau tanya beneran tuh kabar tentang si Fania, pacar kamu,, kalau dia sudah meninggal karena kecelakaan?" ucap Andre dari balik telfon.
Reno langsung sedih seketika begitu mendengar pertanyaan Andre,, dan itu tidak luput dari pandangan mata Ana dan Citra.
Ana langsung mengerti akan pembahasan apa yang dibahas oleh Reno melalui telfon.
"Reno kok diam? benar atau nggak?" tanya Andre lagi yang malah jadi penasaran.
"Iya benar Fania sudah meninggal karena kecelakaan,," jawab Reno.
"Ya ampun jadi benar,, lalu kenapa kamu sepertinya nggak sedih? kamu juga nggak curhat tuh,, biasanya kan kamu akan ke rumah aku atau mencari aku," ucap Andre.
"Kata siapa aku nggak sedih? aku tuh sedih banget,, dan kenapa aku nggak mencari kamu karena kamu hanya sibuk dengan pacar kamu dan juga perusahaan,, jadi aku malas mencari kamu," omel Reno.
"Ehhh buset santai aja dong,, ngegas amat sih kamu,, lagian nggak apa-apa kali kalau aku sibuk dengan pacarku kamu juga bisa curhat kan pacar aku sepupu kamu sendiri,, gimana sih kamu,, aku takut kamu nggak kuat menerima semuanya dan malah jadi bunuh diri untuk menyusul Fania,, wanita yang sangat kamu cintai itu,," ucap Andre sambil menahan tawanya.
"Gila kamu yah,, aku nggak mungkin dong bunuh diri,, dosa itu," ucap Reno cepat yang membuat Andre langsung tertawa karena mendengar kata-kata dosa keluar dari mulut Reno.
Reno benar-benar kesal mendengar Andre yang malah menertawakan dirinya. Reno sudah tau apa yang ditertawakan Andre.
"Reno tau dosa juga yah,, salut aku," ucap Andre.
"Udah deh nggak usah berisik,,, kamu nelfon aku hanya karena itu?" ucap Reno.
"Iya,, aku takut kamu nggak akan sanggup menjalani hidup kamu,, dan juga untuk memastikan sih mengenai kabar itu, karena Fania kan banyak dosa nya cepat banget dia mati," ucap Andre sambil menahan tawanya.
__ADS_1
"Tega banget kamu bicara seperti itu Andre,," ucap Reno.
"Maaf,, maaf,, bercanda,, itu sudah takdir Fania juga sih,," ucap Andre.
"Oh iya kecelakaan nya nggak jauh dari rumah kamu kan Reno?" ucap Andre lagi.
"Iya nggak jauh," jawab Reno.
"Kok bisa? dia habis ke rumah kamu memangnya?" tanya Andre lagi.
"Iya dia habis ke rumah aku,,, panjang deh ceritanya,, aku malas cerita sama kamu,, aku lagi sibuk sekarang," ucap Reno lagi yang ingin menyudahi segera pembicaraan mengenai Fania karena jauh di dalam lubuk hatinya dia benar-benar sangat sedih dengan meninggalnya Fania akibat kecelakaan dan cemburu buta nya saja.
"Hmmm oke deh kamu yang sabar aja yah," ucap Andre yang memilih mengerti dengan keadaan Reno sekarang.
"Iya aku sabar kok,, makasih udah kepo," ucap Reno yang langsung membuat Andre tertawa.
"Aku kepo karena perhatian sama kamu,, kamu kan bucin," ledek Andre.
"Kayak kamu nggak aja tuh,," ucap Reno juga.
"Aku beda,,, aku udah di jalan yang benar sekarang semoga kamu cepat menyusul aku yah ke jalan yang benar," ucap Andre lagi.
"Hmm sembarangan aja kamu,, aku hanya pesan jaga baik-baik perasaan sepupu aku, awas saja kalau kamu sakiti dia atau memperlakukan dia sama seperti mantan kamu,, kita berdua akan berurusan secara jantan," ucap Reno yang lagi-lagi membuat Andre tertawa.
"Malah tertawa lagi kamu,, apa yang lucu dari ucapan aku tadi?" ucap Reno kesal.
"Kamu yang lucu. Aku sudah pasti akan menjaga dia,, nggak usah khawatir,, percayakan sama aku kalau mengenai Tasya karena aku sangat mencintai sepupu kamu itu,," ucap Andre lagi.
"Bagus deh,,, aku tutup dulu panggilan telfonnya,, capek bicara dengan kamu," ucap Reno lagi.
"Sama aku juga capek bicara dengan kamu," ucap Andre.
Mendengar ucapan Andre,, Reno pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Andre sambil geleng-geleng kepala.
Kok aku senang banget yah Fania benar-benar meninggal jadi Reno nggak akan bersama dia,, haduhh berdosa sekali aku ini,, batin Andre.
__ADS_1