Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Aku pikir,,,


__ADS_3

"Iya nggak apa-apa kok,," ucap Rara sambil tersenyum dan ikut mengambil buku-buku yang jatuh dari tangannya.


Gracia pun langsung tersenyum jahat namun tidak dilihat oleh Rara.


Hmm polos sekali wanita ini,, orang yang menginginkan dia mati di depan matanya tapi dia tidak sadar sama sekali,, ehhh tapi wajar lah dia nggak sadar sama sekali,, kan wajah aku sudah berubah,, aku kok bisa lupa sih,,, batin Gracia sambil melirik Rara sebentar yang terlihat serius memungut bukunya.


"Beneran nih nggak apa-apa? aku nggak enak loh sama kamu nih,, buku kamu lecet gitu gara-gara aku," ucap Gracia lagi yang sudah belajar untuk merubah gaya bicara dan suaranya juga agar tidak ada yang curiga pada dirinya.


Rara pun tersenyum begitu mendengar ucapan Gracia sambil melihat Gracia.


"Ini nggak lecet sama sekali kok,, dan udah kamu nggak usah minta maaf,, santai aja sama aku yah,, aku nggak mungkin marah-marah hanya karena buku aku jatuh,," ucap Rara dan lagi-lagi sambil tersenyum pada Gracia.

__ADS_1


"Wahh kamu baik banget,, biasanya aku bertemu dengan orang yang nggak baik,, dan sudah pasti tadi dia bakalan marah-marah tapi kamu nggak,, setidaknya aku tau di kampus ini ada orang baik seperti kamu," ucap Gracia lagi sambil berusaha tersenyum agar Rara lebih nyaman lagi berbicara dengan dia.


Rara pun mengernyitkan dahinya bingung begitu mendengar ucapan Gracia.


"Di kampus ini sangat banyak orang baik bukan cuma aku aja,, massa kamu nggak tau kamu kan mahasiswi disini juga kan pasti?" ucap Rara sambil melihat Gracia.


Gracia pun menganggukan kepalanya sambil melihat Rara.


"Aku memang mahasiswi disini,, tapi aku mahasiswi baru,, lebih tepatnya aku mahasiswi pindahan,, jadi aku agak sedikit takut kalau di tempat kuliah aku yang baru orangnya nggak baik-baik,, sombong,, tapi semuanya berubah setelah bertemu kamu,, aku jadi yakin disini banyak orang baik," ucap Gracia lagi sambil berusaha tersenyum ramah terus pada Rara.


"Oh gitu yah pantas aja kamu jalan sendiri dan sudah mengira macam-macam ternyata kamu mahasiswi baru,," ucap Rara.

__ADS_1


"Kamu nggak usah mikir macam-macam disini orang-orangnya baik kok,, jadi kamu tenang aja," ucap Rara lagi.


"Kamu bisa bergaul pada teman sekelas kamu nanti," ucap Rara lagi.


"Tapi aku pemalu orangnya,, aku susah akrab sama orang baru,, tapi aku kok bisa nggak malu yah sama kamu," ucap Gracia lagi.


"Kamu seperti ini juga sama orang lain nantinya biar kamu bisa cepat akrab,, asal kamu lihat-lihat juga orangnya,, kalau dia membawa pengaruh buruk sama kamu nggak usah kamu dekat sama orang seperti itu," ucap Rara lagi.


"Kalau aku maunya punya teman seperti kamu,, kamu mau nggak temenan sama aku? aku senang banget kenal sama kamu,, nama aku Felly,," ucap Gracia sambil melihat Rara.


"Nama aku..."

__ADS_1


"Rara," ucap Fandi yang tiba-tiba sudah berada di dekat Rara dan Gracia membuat keduanya terlonjak kaget.


Sialan ada Fandi,, aku pikir Fandi nggak bakalan ada di kampus,, batin Gracia yang langsung menjadi kesal.


__ADS_2