Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Istri yang baik...


__ADS_3

Setelah mendengar ucapan Tasya kalau Reno datang mereka pun langsung menoleh,, dan memang benar Reno datang tanpa menghubungi terlebih dahulu.


"Tumben tuh anak datang nggak bilang-bilang dulu,, pasti lagi ada masalah tuh dia,," ucap Andre sambil melihat ponselnya dan tidak ada pesan maupun panggilan tak terjawab dari Reno.


"Oh jadi dia nggak bilang-bilang dulu mau kesini,, aku pikir kamu udah tau,," ucap Tasya kepada Andre.


"Tapi dia pasti nggak nyangka nih kalau lihat aku ada disini,,, gimana dong,, aku kok jadi takut yah,," ucap Tasya lagi yang panik.


"Iya sih pasti,, tapi udahlah dia memang harus tau juga,, nggak usah sembunyi-sembinyikan dari dia,, nggak usah takut ada aku,, dan kita juga banyak disini,," ucap Andre lagi.


"Iya juga sih lagian aku kan nggak salah juga,," ucap Tasya lagi.


"Nah iya,, benar yang kamu bilang,, kamu nggak salah disini,," ucap Andre.


Reno yang memarkirkan mobilnya mengernyitkan dahinya begitu melihat banyak mobil juga di depan rumah Andre.


Hemm sepertinya mereka sedang ngumpul nih,, nggak salah juga aku datang,, ngobrol sama mereka aja lah untuk menghilangkan kegalauan,, tapi jangan sampai deh mereka tau kalau aku lagi galau,, bisa-bisa kena ledekan aku,, dan mereka pasti mengeluarkan kata-kata cowok kok galau,,, cowok juga kan punya hati jadi wajarlah galau,,, batin Reno.


Reno segera turun dari dalam mobilnya lalu segera berjalan masuk ke rumah Andre.


"Ehh wajah si Reno kenapa tuh? sepertinya dia sedang ada masalah percintaan,," ucap teman mereka yang lain,, yang sedang melihat Reno dengan wajah di tekuknya sambil berjalan.


Reno tidak menyadari jika dirinya sekarang sedang jadi pusat perhatian orang di dalam rumah Andre.


"Iya juga yah,, tapi siapa tau aja bukan masalah percintaan,, lagian dia itu kan paling jarang marahan dengan Fania,, paling kalau marahan nggak bakalan lama,, mungkin dia ada masalah lain,," ucap Andre yang sudah tau betul kisah percintaan Reno dan Fania.


"Tunggu aja dia masuk,, terus kita tanya,, kalau dia udah selesai dengan keterkejutannya begitu melihat aku berada disini,," ucap Tasya lagi.


Andre dengan segera menyuruh pelayan untuk membukakan pintu buat Reno. Pelayan itu pun segera mengikuti perintah Andre.


Reno yang tadi mau membunyikan bel rumah,, langsung mengurungkan niatnya karena pintu sudah di buka. Reno sedikit terkejut begitu tiba-tiba pintu rumah terbuka.


Reno tersenyum melihat pelayan begitu pun dengan pelayan Andre.

__ADS_1


"Bibi,, Reno ada kan di dalam?" tanya Reno basa-basi sebelum masuk ke dalam rumah.


"Ada den,, tuan muda tadi yang menyuruh bibi untuk membuka pintu,, di dalam banyak teman tuan muda yang lain juga,," jawab pelayan Andre.


"Iya bi,, aku udah tau,, tuh terlihat jelas mobil mereka,," ucap Reno.


"Iya den,, ayo masuk den,, tuan muda sudah menunggu di dalam,," ucap pelayan Andre.


"Oke bi,, santai aja sama aku bi,," ucap Reno sambil berjalan masuk.


Tidak jauh dia melangkah,, dia sudah melihat Andre dan yang lainnya sedang duduk menatap kepada dirinya,, tapi bukan tatapan itu yang membuatnya berhenti melangkah melainkan kehadiran Tasya yang membuatnya langsung menghentikan langkahnya secara tiba-tiba sambil mengucek-ngucek matanya.


"Tuh kan pasti dia begitu kalau melihat aku,," ucap Tasya kepada Andre.


"Udah nggak usah dipikirkan,, wajar saja kalau dia seperti itu,, pasti dia nggak nyangka banget kalau kamu bisa ada disini,,," ucap Andre.


"Ren,, ngapain kamu diam disitu? sini kamu gabung sama kita,, udah datang nggak bilang-bilang ehh kamu malah diam disitu,, nggak jelas banget nih anak,," ucap Andre.


Reno segera berjalan ke dekat Andre dan Tasya,, terus Reno melihat mereka berdua dengan tatapan penuh selidik.


"Emang salah kalau Tasya disini,, aneh banget sih kamu Ren,," ucap Andre.


"Yah nggak biasanya,, lagian kamu tuh yah,, aku tuh tanya Tasya terus kenapa kamu yang jawab sih,," sewot Reno.


"Jawab Tasya,, kamu ngapain disini? nggak biasanya banget Tasya kamu ngumpul bareng Andre dan yang lainnya begini,,, terus aku nggak tau,," ucap Reno lagi.


"Kepo banget sih kamu Reno,, terserah aku dong,, nggak usah banyak tanya deh,,, gimana aku mau beritahu kamu kalau kamu nya sibuk terus,,," ucap Tasya.


"Wah kalian kompak begini,, ngeles lagi si Tasya,," ucap Reno sambil bertambah penasaran.


Sedangkan temannya yang lain hanya diam saja menyaksikan Reno yang kepo.


"Kalian berdua,,, ada hubungan yah?" tanya Reno langsung.

__ADS_1


Tasya dan Andre langsung saling pandang-pandangan.


"Aku yakin benar yang aku katakan,, kalau kalian berdua ada hubungan,, iyakan? terlihat jelas dari ekspresi wajah kalian berdua,," ucap Reno lagi.


"Astaga Reno kamu ini datang-datang langsung main kepo aja,, udah nggak usah tanyain itu,, urusan mereka berdua kali mau ada hubungan atau nggak ada," ucap salah satu teman mereka.


"Nggak bisa begitu dong aku harus tau,, ayo jawab kalian berdua ada hubungan,, iyakan?" tanya Reno lagi kepada Andre dan Tasya.


"Iya Reno,, aku dan Tasya itu lagi pacaran,, puas kamu,, udah ku jawab tuh,," ucap Andre.


Reno terkejut begitu mendengar ucapan Andre dan juga sedikit heran kepada Andre yang sudah memiliki pacar saja,,, padahal dia sudah tau kalau Andre itu sangat mencintai Zahra,, Reno pikir Andre hanya marah sementara saja pada Zahra lalu akan kembali lagi tapi ternyata tidak,, sekarang Reno sudah berpacaran dengan wanita lain. Dan wanita itu Reno sangat kenal.


"Tadi dia kepo,, begitu tau yang sebenarnya dia malah diam,, aneh banget nih anak,,, jangan-jangan dia datang kesini dalam keadaan tidak sadar lagi," ucap Andre asal lalu tertawa.


"Apaan sih sembarangan aja kalau kamu bicara,, ini serius kalian udah pacaran,, nggak lagi bohongin aku? tapi aku sangat berharap kalau kalian sedang bohongin aku,," ucap Reno lagi.


"Yah nggak lah,, ngapain juga aku bohongin kamu,, aku memang sudah pacaran dengan Tasya,, dia ini calon istriku,, aku akan menikahi dia kalau sudah wisuda,, dan semoga saja kamu bisa selesai bareng dia,, kasihan aku sama kamu yang nggak wisuda-wisuda,, kalau Tasya kan wajar karena dia junior,, lah kamu senior belum wisuda-wisuda juga,, nggak malu apa sama Tasya,, nanti kalian akan sekelas,,," ucap Andre.


Andre memang telah menyelesaikan kuliahnya padahal mereka masuk kuliah sama-sama dengan Reno. Hanya beda kampus saja. Dan mereka saling mengenal begitu berpacaran dengan Fania dan Zahra. Kemudian mereka berteman dekat. Dan mengikut lah teman-teman mereka yang lain.


Sedangkan Tasya dia adalah sepupu Reno,,, dia sudah lama mengenal Andre dari Andre pacaran dengan Zahra,, yang memperkenalkan mereka pun adalah Reno sendiri. Dan sebenarnya Reno hanya tidak sengaja saja memperkenalkan mereka waktu itu karena kebetulan Tasya sedang berada di rumah Reno ketika Andre datang.


Tapi mereka bertemu lagi di kampus ketika Andre datang jalan-jalan ke kampus Reno,, jadilah Andre tau kalau Tasya juga kuliah di kampus yang sama dengan Reno bahkan satu jurusan hanya beda angkatan saja.


Pertemuan dan perkenalan mereka biasa saja karena waktu itu Andre masih berpacaran dengan Zahra. Dan Tasya juga tidak ada perasaan apapun pada Andre. Dia juga tau Andre telah memiliki kekasih dan dia juga tau pergaulan Andre,, gaya pacaran Andre,, dia tau. Makanya dia takut terlalu dekat-dekat dengan Andre,, karena Tasya wanita polos.


Tapi takdir berkata lain,, sekarang dia telah berpacaran dengan Andre,, tapi dia sudah katakan memang kalau dia tidak sama dengan mantannya yang akan memberikan harga dirinya,, dia tidak akan pernah lakukan itu,, dan Andre terima saja dengan semua itu,, Andre memang ingin berubah,, dia tidak mau lagi asal berhubungan badan. Dia juga sudah lebih dewasa dan dia juga sekarang sedang bekerja di perusahaan Ayahnya.


"Ngapain aku harus malu,, aku nggak ada malunya,," ucap Reno santai.


"Andre awas saja kalau sampai kamu apa-apakan sepupu aku,, dia ini tidak sama dengan wanita lain yang pernah kamu temukan,," ucap Reno yang memberi peringatan.


Andre tertawa begitu mendengar ucapan Reno.

__ADS_1


"Tenang saja Reno,, aku udah berubah sedikit-sedikit kok,, aku nggak mau seperti dulu lagi yang nakal,, sekarang aku fokus kerja dan bila sudah tiba waktunya aku akan menikahi Tasya,, dulu aku memang nakal,, tapi senakal-nakalnya aku,, aku tetap ingin mendapatkan istri yang baik,, dan juga bisa menjadi ibu yang baik buat anak-anak aku nantinya,," ucap Andre.


__ADS_2