
Rara terus memperhatikan gerak-gerik Fandi.
Fandi kok aneh yah,, dia lagi nunggu kabar dari siapa,, sejak tadi dia lirik-lirik terus di ponselnya, apa ada orang yang berencana jahat lagi terus mereka sembunyikan pada diriku, dan sekarang dia sedang nunggu kabar dari anak buahnya,,, hmm semoga saja tidak karena aku nggak ingin mereka kenapa-kenapa karena menjaga aku,, batin Rara sambil melihat Fandi.
Lagi-lagi Fandi melirik ponselnya lalu segera fokus lagi menyetir mobil.
Hmmm lama banget informasinya,, kira-kira mereka ngapain aja dan kemana? Citra itu kok mau jalan bersama pria yang belum lama dikenalnya,, aku lakuin ini hanya demi Aldi karena kalau dia kenapa-kenapa pasti Aldi yang jadi sasarannya,, pasti Aldi yang salah dia kan tinggal di rumah Aldi,, batin Fandi lagi.
"Fan,, lagi nunggu kabar dari siapa sih kamu?" tanya Rara pada akhirnya karena sudah sangat kepo dengan Fandi yang sejak tadi melirik ponselnya terus dan tampak gelisah.
Fandi tampak salah tingkah begitu mendengar pertanyaan Rara.
"Fan,, kamu kenapa sih? nggak biasanya kamu aneh seperti ini,," ucap Rara lagi sambil melihat Fandi dengan tatapan herannya.
"Emm aku nggak kenapa-kenapa kok Ra," ucap Fandi sambil berusaha terlihat biasa saja.
"Terus yang sejak tadi kamu lihat ponsel itu kenapa? kamu lagi nungguin kabar dari siapa?" tanya Rara lagi yang semakin kepo.
__ADS_1
"Nungguin kabar dari suami kamu Ra,," jawab Fandi seadanya.
"Hah suamiku,, kamu nggak salah Fan,, nungguin kabar dari dia?" ucap Rara lagi sambil melihat Fandi yang semakin salah tingkah.
"Iya nggak salah Ra,, kan dia bos aku,, haduhh istri bos ini gimana sih," ucap Fandi.
"Oh gitu yah," ucap Rara lagi yang sebenarnya masih belum terlalu percaya dengan perkataan Fandi.
Sementara di kampus...
Citra melihat-lihat disekelilingnya begitu pun dengan Chris.
Sementara anak buah Fandi terus mengikuti Citra dan Chris yang belum disadari sama sekali oleh Citra dan Chris.
"Telfon aja Cit,, tanya Ana dia lagi dimana sekarang,,, biar cepat kita ketemu dengan dia" ucap Chris sambil melihat Citra.
"Emmm nggak usah deh Chris,, kita jalan-jalan aja sambil mencari dia gitu,, lagian nggak di tau juga kalau kita nggak kuliah disini," ucap Citra.
__ADS_1
"Siapa tau aja ketemu cowok ganteng yang mirip Fandi disini," ucap Citra lagi sambil tersenyum pada Chris dan itu berhasil diambil gambarnya oleh anak buah Fandi.
Hmmm aku sepertinya mengikuti orang yang sedang pacaran,, ya ampun tuan Fandi kerjaan macam apa ini yang diberikan padaku,, batin anak buah Fandi sambil melihat Citra dan Chris.
"Ya ampun Cit,, mana ada seperti itu," ucap Chris lagi sambil tersenyum.
"Yah ada lah,," ucap Citra lagi.
"Terus kalau memang ada,, kamu dengan mudahnya gitu lupain Fandi?" ucap Chris lagi sambil melihat Citra.
Citra dengan segera menggelengkan kepalanya sambil melihat Chris.
"Tentu tidak,, aku mana bisa lupain Fandi,, dia itu pria paling tidak peka yang aku cintai,,," ucap Citra lalu tertawa.
Chris pun ikut tertawa sambil melihat Citra.
"Sabar aja,, siapa tau aja nanti kamu akan bersama dia,, karena dari yang aku lihat,, cinta kamu nggak terlalu bertepuk sebelah tangan sepertinya," ucap Chris yang langsung membuat Citra melihat kepadanya dengan tatapan seakan tidak percaya.
__ADS_1