Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Ke pantai...


__ADS_3

"Kak Rara aku mohon sadarlah kak," ucap Ana yang belum menyadari bahwa dirinya sudah bisa jalan karena terlalu panik melihat Rara hampir tenggelam.


Ana refleks berlari menolong Rara ketika melihat Rara yang sedang meminta pertolongan. Ana bahkan langsung lupa bahwa dirinya sedang lumpuh.


Rara masih terus diusahakan agar bisa segera sadar.


Ra aku mohon sadarlah,,, gimana Rafa kalau tau kamu sedang tidak sadarkan diri seperti ini,, aku mohon Ra sadarlah Ra,, maaf ini semua gara-gara aku,, kamu jadi hampir tenggelam seperti ini,, seharusnya aku tidak membiarkan kamu pergi sendiri,, seharusnya kita sama-sama,, maafin aku Ra,, batin Citra sambil melihat Rara dan merasa sangat bersalah pada Rara.


Sedangkan Gracia tampak sangat kesal karena lagi-lagi rencananya gagal untuk melihat Rara mati di depan matanya.


"Sialan wanita itu, gara-gara dia rencana ku gagal,, padahal Rara sebentar lagi akan tiada,, jika dia tidak ada pasti Rara saat ini sudah tiada,," ucap Gracia yang sangat kesal luar biasa pada Ana.


"Kak Rara sadarlah kak," ucap Ana lagi yang sangat khawatir pada Rara.


Sementara itu...


"Ada apa Aldi?" tanya Rafa karena melihat ekspresi wajah Aldi yang tampak tegang.


"Ana dan yang lainnya tidak ada di kamar mereka,," jawab Aldi..

__ADS_1


Deg...


Jantung Fandi dan Rafa juga ikut berdetak tidak karuan begitu mendengar ucapan Aldi.


"Rara," ucap Fandi dan Rafa secara bersamaan.


Rafa dan Fandi pun langsung berlari menuju ke kamar Rara dan Rafa.


Aldi pun dengan segera mengikuti Rafa dan Fandi.


"Kalian ke kamar Rafa aja yah,, kita cari sama-sama,," ucap Aldi kepada Reno yang sedang pusing memikirkan Ana kemana.


"Ahh baiklah," ucap Reno.


"Gimana Ren?" tanya Andre sambil melihat Reno.


"Kita ke kamar Rafa sekarang,, supaya kita bisa cari sama-sama," ucap Reno sambil berjalan menuju ke kamar Rafa.


Apa ini bagian dari rencana Gracia,, akhh itu berarti sebentar lagi aku akan bersama dengan Rara,, aku benar-benar sudah tidak sabar untuk bersama dengan Rara, batin Chris yang sangat bahagia namun dia menyembunyikan kebahagiaannya itu.

__ADS_1


Rafa pun segera membuka pintu kamarnya untuk melihat Rara.


Dan Rara pun ikut tidak ada.


"Kemana istriku? tadi sudah ku katakan agar tak kemana-mana,," ucap Rafa yang sebenarnya masih berharap Rara tidak ikutan menghilang,, namun kenyataannya Rara juga tidak ada di dalam kamar.


Rafa tampak tidak bisa berpikir,, dia tampak sangat cemas.


"Rafa tenang dulu,, mungkin saja mereka keluar jalan-jalan,, orang itu nggak mungkin sebodoh itu melakukan rencananya," ucap Fandi yang sebenarnya juga sangat panik,, dia benar-benar tidak ingin terjadi sesuatu pada Rara.


Wanita yang selalu dia jaga dan cintai diam-diam selama ini.


"Aku nggak bisa tenang Fandi,," ucap Rafa sambil melihat-lihat ke sekelilingnya..


Rafa pun melihat pesan yang ditulis Rara bahwa dirinya ke pantai bersama dengan yang lainnya. Rara sengaja menulis di kertas karena jika dia langsung izin pada Rafa dengan mengirimkan pesan belum tentu Rafa akan langsung izinkan.


"Mereka ke pantai ternyata," ucap Rafa sedikit lega.


"Ayo kita kesana," ucap Fandi sambil melihat yang lainnya.

__ADS_1


Mereka pun langsung menuju ke pantai begitu sudah membaca pesan yang ditulis Rara.


###############


__ADS_2