
Ana benar-benar tidak tau harus berkata apa lagi begitu mendengar ucapan Reno,, dia hanya tertunduk sambil menahan malu saja,, dia yang polos belum ada pengalaman sama sekali dengan cowok karena tak pernah berpacaran memang tidak akan tau bagaimana harus menghadapi ucapan cowok yang seperti itu.
Dan Reno tau itu,, terlihat jelas dari ekspresi wajah Ana dan gerak-gerik Ana.
Dia memang nggak ada pengalaman sama sekali dengan cowok,, dia memang benar-benar masih jomblo dari lahir,, batin Reno sambil melihat Ana.
"Ana kok kamu tunduk-tunduk sih setelah aku katakan itu,, aku jadi merasa tidak enak nih membuat kamu tunduk-tunduk seperti itu karena ucapan aku," ucap Reno masih sambil melihat Ana.
"Aku salah bicara yah,, maaf yah kalau itu salah menurut kamu," ucap Reno lagi.
Ana dengan cepat mendongakkan kepalanya begitu mendengar ucapan Reno.
"Emm kak Reno nggak salah bicara kok,, aku hanya nggak biasa aja dengar ucapan seperti itu,, lagian mana mungkin kak Reno nyaman sama aku,, kamu hanya salah rasa saja," ucap Ana.
Reno pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan Ana, membuat Ana langsung mengernyitkan dahinya bingung sambil melihat Reno yang sedang tertawa.
__ADS_1
Apa yang lucu,, kok dia malah tertawa,, perasaan aku lagi nggak melawak,, tadi aku merasa sangat malu,, batin Ana yang terheran-heran sendiri.
"Kok kak Reno tertawa sih,, apa yang lucu?" tanya Ana.
"Yah kamu yang lucu," jawab Reno.
"Hah aku,, mana mungkin aku yang lucu,, aku lagi nggak melucu tadi," ucap Ana.
"Yah itu menurut kamu,, tapi menurut aku tadi kamu lagi melucu,, aku baru dengar loh salah rasa,," ucap Reno.
"Ishhh yah bisa aja,, lagian baru kali ini ada orang yang nyaman sama aku langsung katakan langsung sama aku, terus yah kalau diingat-ingat kita itu nggak akrab loh awalnya,, kita kan saling benci awalnya lah kok sekarang langsung nyaman aja,, kayak nggak masuk akal aja gitu makanya aku katakan tadi kalau bisa aja kak Reno salah rasa," ucap Ana dengan polosnya.
Ana dengan cepat mengalihkan pandangannya agar tidak saling menatap dengan Reno.
"Cie malu," ledek Reno lalu tertawa.
__ADS_1
"Ishh nggak kok," ucap Ana cepat tapi masih tidak mau melihat Reno,, karena memang dia benar-benar sedang malu sekarang.
"Bohong banget,, emang cewek paling pintar banget menyembunyikan semuanya," ucap Reno.
"Dan juga paling nggak mau ngaku meskipun udah ketahuan," ucap Reno lagi.
"Isshh kak Reno udah dong gangguin aku, lama-lama aku nangis nih kalau kak Reno gangguin aku terus," ucap Ana.
Reno lagi-lagi tertawa begitu mendengar ucapan Ana.
"Jangan ketawa," rengek Ana.
"Iya,, iya aku nggak tertawa lagi," ucap Reno sambil tersenyum.
############
__ADS_1
Jam makan siang di kantor Rafa..
Fandi segera berjalan menuju ke ruangan Rafa dengan perasaan kesal,, bagaimana mau tidak kesal Citra selalu mendekati dirinnya apabila Fandi ke ruangan Rafa dan untuk kali ini Fandi ke ruangan Rafa lagi,, sudah pasti Citra akan berulah lagi,, begitu yang dipikirkan Fandi ketika sedang berjalan menuju ke ruangan Rafa.