
Gracia benar-benar sangat kesal karena kedatangan Fandi,, membuat rencana dia harus berubah,, karena tak ingin Fandi sampai curiga pada dirinya,, Gracia tau seberapa menjengkelkan Fandi dan seberapa curigaan nya Fandi kepada orang yang dekat pada Rara.
Sedangkan Rara langsung tersenyum sambil melihat Fandi begitu mendengar Fandi yang memanggil dirinya.
"Fandi,, kamu udah lama datang?" ucap Rara sambil melihat Fandi.
"Barusan dan aku langsung mencari kamu,, maaf yah agak lama tadi aku datangnya,, ada urusan tadi dengan suami kamu sebentar," ucap Fandi sambil melihat Rara.
Sialan,, suami dia,, Rafa itu milik aku,,, Rafa pasti akan bersama aku nanti,, mau bagaimana pun caranya,, batin Gracia yang semakin kesal begitu mendengar ucapan Fandi mengenai Rafa dan Rara.
"Siapa dia Ra?" tanya Fandi sambil melihat pada Gracia.
__ADS_1
Rara pun langsung melihat juga pada Gracia. Sedangkan Gracia lagi berusaha terlihat biasa saja agar Fandi tak curiga sedikitpun.
"Oh dia ini namanya Felly," ucap Rara sambil melihat Fandi.
"Hah Felly? sepertinya aku baru melihat dia Ra di kampus ini,," ucap Fandi lagi yang sangat judes dan penuh selidik saat melihat Gracia.
Sialan Fandi ini,, dia bahkan tau kalau aku baru ada di kampus ini,, ingatan nih cowok boleh juga,,, Rafa memang selalu di kelilingi oleh orang-orang yang pintar dan bisa di andalkan,, dan itu menjadi sangat masalah buat aku,, batin Gracia sambil melihat Fandi dan Rara secara bergantian.
"Dia emang mahasiswi baru Fan,, dan nama dia Felly," ucap Rara lagi sambil tersenyum pada Fandi dan juga pada Gracia.
Kenapa mendadak ada mahasiswi baru di kampus ini,, kenapa seperti ada yang aneh dengan wanita ini,, tapi apa yah? kenapa perasaan aku nggak suka kalau Rara dekat dengan wanita ini,, tapi mana mungkin Rara akan suka jika aku melarang dia berbicara dengan wanita ini atau bahkan dekat dengan dengan wanita ini tanpa ada bukti yang jelas kalau dia jahat,, batin Fandi sambil melihat Ayu penuh selidik.
__ADS_1
"Oh seperti itu yah,," ucap Fandi sambil melihat Gracia dan Rara secara bergantian.
"Iya,, ayo kamu kenalan dulu sama dia Fan," ucap Rara lagi sambil melihat Fandi yang tampak tidak bisa di ajak bersahabat ekspresi wajahnya pada Gracia.
"Nggak perlu kenalan-kenalan dia kan wanita,, aku malas kenalan dengan wanita Ra,, jadi sekarang ayo kita pergi dari sini,, biarkan dia mencari teman yang baru," ucap Fandi yang membuat Rara langsung melongo begitu mendengar ucapan Fandi.
Ya ampun si Fandi ini bicaranya gitu amat sih sama cewek tega banget,, gimana coba dia mau dapat pasangan kalau seperti ini,, sama Citra juga dia tega,, astaga Fandi, Fandi,, apa kamu nggak butuh pendamping hidup apa? batin Rara yang penuh keheranan pada Fandi sambil melihat Fandi yang tampak sangat dingin begitu berada di dekat Gracia.
Gracia ingin sekali berekspresi begitu mendengar ucapan Fandi,, namun dia tahan agar Fandi tidak curiga sedikitpun. Karena satu saja kesalahan akan membuat dirinya ketahuan.
Sementara tiba-tiba mata mereka semua langsung tertuju pada seseorang.
__ADS_1