Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Fania mulai membuka matanya,,,,


__ADS_3

Rara benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Citra. Dia masih bengong dan itu tidak luput dari pandangan mata Citra.


"Ya ampun Ra,, kamu kok jadi gini sih?" ucap Citra sambil menepuk bahu Rara.


"Cit,, kamu nggak salah bicara?" tanya Rara sambil melihat Citra.


Citra pun langsung tersenyum begitu mendengar ucapan Rara.


"Nggak salah banget,, dan aku benar-benar sadar banget nih Ra,," ucap Citra.


"Kamu benar-benar suka sama Fandi? kamu lagi nggak bercanda?" tanya Rara karena dia tidak menyangka sebelumnya kalau Citra akan menyukai Fandi,, walaupun dia ingin Fandi dan Citra bisa lebih dekat hanya dia tidak menyangka saja kalau secepat ini salah satu diantara mereka ada yang sudah memiliki rasa suka.


"Iya nggak dong Ra, aku benar-benar suka sama dia, di pikiran aku ini isinya dia doang,, sepertinya aku kualat deh karena pernah suka ribut sama dia," ucap Citra sambil melihat Rara.


"Hmmm itu bukan kualat tapi takdir kamu suka sama dia,, jadi jalani aja," ucap Rara yang langsung bahagia begitu mendengar Citra sungguh-sungguh dengan ucapannya.

__ADS_1


"Jadi kamu mau bantuin aku dong Ra?" tanya Citra penuh semangat.


"Iya dong aku pasti bantuin kamu," ucap Rara sambil tersenyum.


Citra pun langsung memeluk Rara.


"Makasih Ra," ucap Citra lagi.


"Iya,, iya,," ucap Rara.


"Tapi kita harus mulai darimana yah? aku baru kali ini jadi mak comblang," ucap Rara.


Rara pun tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat Citra.


"Sepertinya aku harus mencari tau dulu tipe cewek Fandi,, lalu setelah itu aku beritahukan kamu," ucap Rara.

__ADS_1


"Iya Ra benar banget,, pasti mudah kamu dapatkan itu karena kamu dekat dengan Fandi, kalau kamu sudah dapatkan tipe cewek Fandi,, aku akan berusaha memenuhi tipe cewek dia," ucap Citra.


"Iya Cit,, aku ke ruangan dia aja kali yah?" tanya Rara.


"Jangan dulu Ra,, kamu cari tau nya jangan terlalu jelas,, cari tau sedikit-sedikit aja namun pasti," ucap Citra.


"Oke deh, tapi kok bisa sih kamu suka sama Fandi,, bukannya selama ini kalian tidak dekat,, malahan selalu ribut,, Fandi juga nggak pernah mendekati kamu secara berlebihan bahkan terkesan dia selalu menjauh sama kamu,, tapi kamu kok bisa suka sama dia, aku benar-benar penasaran alasan kamu?" ucap Rara sambil melihat Citra.


"Aku juga nggak tau Ra, yang jelasnya aku tuh selalu deg-degkan kalau dekat dengan dia apalagi sekarang,, hmmm jantung aku kayak mau copot,, tapi pengen juga dekat dengan dia,, aneh banget kan?" ucap Citra lalu tertawa.


Rara pun ikut tertawa begitu mendengar ucapan Citra yang asal menurutnya.


"Cit,, tapi kamu harus banyak sabar yah kalau mendekati Fandi,, karena dia belum pernah pacaran sama sekali,, aku nggak mau kamu nyerah,, karena aku sangat mendukung kamu dengan Fandi,, jadi kamu harus banyak sabar yah dan aku akan membantu pasti," ucap Rara.


"Hmm kalau itu sih tenang aja Ra,, aku nggak akan mundur sekalipun di tolak dengan Fandi, aku akan membuat dia mau menerima aku," ucap Citra dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


Sementara di tempat Fania...


Zahra langsung tersenyum bahagia begitu melihat Fania mulai membuka matanya sedikit demi sedikit,, pertanda kalau Fania sudah sadar.


__ADS_2