
"Hmmm Citra? aku pikir Rara yang menelepon kamu," ucap Gracia kesal.
"Rara nggak mungkin menelepon aku,, karena Rafa tidak akan mengizinkan itu,, Rafa itu sangat mencintai Rara,, dan menjaga Rara,, tapi aku juga sangat mencintai Rara,, jadi aku ingin bersama dengan Rara apapun caranya,," ucap Chris yang benar-benar sangat yakin untuk mendapatkan Rara.
Gracia tersenyum begitu mendengar ucapan Chris,, karena itulah yang dibutuhkan Gracia,, ambisi Chris,, keinginan Chris yang akan membuat rencana dia berjalan lancar seperti yang dia inginkan.
"Ya sudah kalau kamu berpikiran seperti itu,, yah berarti kamu sudah tau apa yang kamu harus lakukan,, usaha kamu harus melebihi usaha Rafa," ucap Gracia lagi.
"Iya Gracia,, kamu tenang saja," ucap Chris sambil tersenyum.
Kamar Ana...
"Duh kok Chris nggak angkat yah panggilan telfon dari aku,, apa mungkin dia lagi sibuk?" ucap Citra sambil melihat Ana.
Ana pun menganggukkan kepalanya.
"Iya mungkin dia lagi sibuk,, tapi kamu telfon aja lagi Cit,," ucap Ana lagi sambil melihat Citra yang sedang dilema.
__ADS_1
"Nah itu dia,, kalau dia lagi sibuk aku nggak enak buat ganggu dia,, bentar aja deh aku nelfon dia,, atau aku menunggu kabar dari dia saja dulu,,," ucap Citra lagi yang memang merasa sangat tidak enak kalau mengganggu waktu Chris.
"Kelamaan Cit kalau bentar,, lagian kamu kan cuma mau mengajak dia saja,, jadi telfon aja lagi biar cepat jelas dia mau atau nggak," ucap Ana lagi.
Citra pun tampak berpikir sejenak.
"Oke deh aku telfon lagi," ucap Citra yang sangat menginginkan Chris ikut,, karena dia tidak siap bertemu dengan Fandi tanpa membawa Chris. Dia akan terlihat semakin kasian dimata Fandi kalau dia tidak membawa Chris,, begitu menurut Citra.
Di tempat Gracia dan Chris bertemu..
"Kalau curiga sepertinya nggak mungkin karena dia sangat percaya padaku,, tapi ada apa yah dia nelfon?" ucap Chris lalu dengan segera mengangkat panggilan telfon dari Citra.
Chris memberikan isyarat pada Gracia agar tidak bersuara sedikit pun.
Iyalah aku nggak akan bersuara Chris,, aku nggak bodoh,, batin Gracia kesal.
"Halo Cit,, ada apa?" tanya Chris langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari Citra.
__ADS_1
"Emm kamu lagi sibuk yah Chris?" tanya Citra terlebih dahulu sebelum mengucapkan tujuan utamanya menelepon Chris.
Chris pun menggelengkan kepalanya meskipun Citra tidak melihatnya juga.
"Nggak,, aku lagi nggak sibuk,," ucap Chris lagi.
"Massa sih,, kamu jangan bohong Chris karena tadi aku telfon tapi kamu nggak angkat,, aku hanya nggak enak kalau mengganggu kamu," ucap Citra lagi.
"Oh tadi,, aku lagi menyimpan ponselku di atas meja,, karena aku lagi mandi,, jadi aku nggak sibuk kok,," ucap Chris lagi begitu mendengar ucapan Citra.
"Oh iya ada apa Cit kamu nelfon,, kamu mau minta tolong apa? aku siap nih menolong kamu," ucap Chris lagi sambil tersenyum meskipun Citra tidak melihatnya juga.
Citra tampak tersenyum begitu mendengar perkataan Chris.
"Emm aku pengen ajakin kamu ke rumah Rafa nanti malam,, karena nanti malam ada acara makan-makan di rumah Rafa,, kamu mau nggak?" tanya Citra lagi.
Akhirnya aku punya kesempatan untuk masuk ke dalam rumah Rara,, batin Chris yang sangat bahagia.
__ADS_1