
Mereka pun langsung tertawa begitu mendengar ucapan Mama Reno,, sedangkan Reno langsung mengerucutkan bibirnya begitu mendengar ucapan mamanya sendiri.
"Jadi selama ini mama nggak merasa aku beruntung memiliki anak seperti aku?" tanya Reno untuk memastikan semuanya.
Mama Reno pun menganggukkan kepalanya dengan semangat. Dan itu membuat orang yang melihatnya lagi-lagi tertawa.
"Bagaimana bisa mama merasa beruntung disaat kenakalan kamu selama ini hanya Tuhan saja yang tau,, apa kamu nggak sadar selama ini kamu selalu saja hampir membuat mama mati berdiri,," ucap mama Reno yang langsung membuat Reno nyengir melihat mamanya karena memang benar adanya selama ini Reno selalu membuat mamanya pusing tujuh keliling.
"Tapi begitu kenal Ana,, kamu langsung berubah,, mama tuh senang banget,,, emang nggak salah perasaan seorang ibu,, Ana itu yang terbaik untuk kamu," ucap Mama Reno lagi.
"Iya ma,, dia memang yang terbaik," ucap Reno sambil tersenyum melihat Ana.
Ana pun langsung tersenyum malu sambil menundukkan wajahnya mendapatkan tatapan seperti itu dari Reno.
"Cie Ana malu,, oh jadi gini kalau Ana malu," ledek Citra yang membuat Ana semakin malu.
"Apaan sih Cit,, jangan gangguin aku,," ucap Ana.
"Iya Citra jangan gangguin calon istriku,, lebih baik kamu segera mencari calon suami juga,, tapi jangan suami bohongan yah," ledek Reno balik yang langsung membuat Citra melongo.
__ADS_1
Fandi pun langsung tertawa terbahak-bahak begitu mendengar ucapan Reno.
"Ishhh jangan tertawa-tawa deh,, kesal banget aku,, emang kita saling kenal?" ucap Citra sambil melihat kesal pada Fandi.
"Sok banget," ucap Fandi yang langsung menjadi kesal.
"Kalian itu cocok tau,, tapi sayangnya Fandi udah memiliki kekasih,," ucap Aldi.
"Maaf yah Delia,, kalian juga cocok kok," ucap Aldi lagi yang langsung merasa tidak enak pada Delia.
"Iya nggak apa-apa kak,," ucap Delia sambil tersenyum pada Aldi.
Aku dan kak Fandi hanya pacaran bohongan,, tapi memang benar sih yang dikatakan kak Aldi mereka itu cocok,, batin Delia sambil melihat Fandi dan Citra secara bergantian.
"Iya kita nggak cocok," ucap Fandi juga.
"Udah nggak usah berantem, ini hari bahagia Ana dan Reno loh," ucap Rafa.
"Iya nih,, pokoknya selamat yah,, buruan kalian nikah jangan lama-lama," ucap Citra lagi.
__ADS_1
"Oh itu sudah pasti,, aku memang ingin langsung membicarakan tanggal pernikahan," ucap Reno.
"Cie Ana,, cie,, Reno udah pengen banget tuh cepat-cepat nikah,, nggak nyangka banget kalau Ana yang akan duluan menikah," ucap Citra lagi.
"Mungkin jodoh kamu belum lahir Cit," ledek Aldi yang langsung membuat orang-orang yang mendengarnya tertawa.
Citra langsung mengerucutkan bibirnya begitu mendengar ledekan Aldi.
"Hmm mungkin nasib kita sama,, jodoh kamu juga belum lahir," ledek Citra balik.
"Sok ngeledek aku,, padahal kita sama," ucap Citra lagi.
"Ya ampun udah kalian jangan saling ledek terus,, aku benar-benar capek tertawa," ucap Rara.
"Dia duluan," ucap Citra lagi.
Aldi pun langsung mengalah sambil geleng-geleng kepala melihat Citra. Karena memang benar yang dikatakan Citra nasib mereka sama,, sama-sama jomblo.
"Ayo bicarakan pernikahan Reno dan Ana saja," ucap Aldi lagi.
__ADS_1
Sementara di tempat lain Fania benar-benar penasaran akan apa yang dilakukan Reno di restoran itu. Anak buah Fania hanya baru mengabarkan kalau keluarga Reno dan Ana berada di restoran yang sama.
Perasaan Fania sudah benar-benar tidak enak begitu anak buahnya mengabarkan itu.