Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Ke kampus,,,


__ADS_3

"Kalian darimana aja?" tanya Rara sambil melihat Rafa.


"Iya kak Aldi juga darimana?" tanya Ana.


"Fandi nggak ada yang tanyain nih,, Citra kamu nggak tanyain Fandi darimana kah?" ucap Rafa sambil melihat Citra.


Citra langsung menggelengkan kepalanya sambil melihat Rafa dan Fandi secara bergantian.


"Nggak,, aku nggak mau mengganggu orang lagi,, aku mau hidup tenang sekarang," ucap Citra sambil tersenyum.


Fandi langsung melihat ke arah Citra.


"Oh gitu yah Cit,, nanti ada yang merasa kehilangan loh,," ucap Rafa sambil melirik Fandi sebentar dan menahan tawanya.


"Siapa juga yang mau merasa kehilangan sih Rafa,, aku kan hanya butiran debu aja di matanya," ucap Citra sambil melihat Rafa,, tanpa melihat Fandi.


"Kalian ini lagi ngomongin apaan sih? beritahu aku dong,, kepo nih,," ucap Aldi yang merasa bingung sejak tadi.


"Hemmm makanya jangan jomblo terus kak,, biar peka dikit,," ledek Ana lalu tertawa.


"Haduh kamu aja jomblo terus tuh," ucap Aldi juga tak mau kalah.


"Ayo dong beritahu aku,, ada apa sih nih?" tanya Aldi lagi yang sudah sangat kepo.

__ADS_1


"Udah nggak usah kepo Aldi,, nggak ada apa-apa kok,, kamu nggak usah mikirin itu,, oke," ucap Citra lagi.


"Yang intinya aku mah nggak mau lagi goblok seperti sebelumnya,," ucap Citra yang sengaja menyingung Fandi.


"Iya tuh,, bagus tuh Cit,, aku dukung,, Chris kamu dukung Citra juga kan?" tanya Rafa sambil melihat Chris.


Chris dengan segera menganggukkan kepalanya.


"Iya dong,, aku selalu dukung dia," ucap Chris sambil tersenyum pada Citra.


Chris memang sengaja melakukan itu,, seperti yang sudah dia setujui pada Citra,, kalau dia akan membantu Citra.


"Ya ampun lelaki idaman banget kamu," ucap Citra sambil tersenyum manis pada Chris membuat Fandi tampak tidak suka.


"Baru kenal sebentar sudah bilang idaman,, hmmm kamu waras?" ucap Fandi sambil melihat Citra.


"Iya aku waras banget nih,, emang ada orang gila yang dibiarkan berkeliaran seperti ini?" ucap Citra lagi.


"Kalau nggak suka bilang,, jangan disembunyikan,," ucap Rafa lagi.


"Dihhh,," ucap Fandi sambil bergidik ngeri lalu kembali duduk di tempat duduknya.


Reno hanya menjadi penonton terbaik saja melihat tingkah Fandi yang menurut Reno sebenarnya Fandi tidak suka melihat Citra dekat dengan pria lain,, hanya saja Fandi terlalu gengsi untuk mengakui itu semua.

__ADS_1


"Kamu belum jawab loh,, tadi habis darimana?" tanya Rara sambil melihat Rafa.


"Nggak kemana-mana kok istriku,, hanya dari luar saja untuk menjawab panggilan telfon,, nggak enak jawab panggilan telfon disini,,, makanya tadi aku keluar sebentar sayang,," ucap Rafa sambil tersenyum pada Rara.


"Nggak usah takut,, nggak akan ada kok yang mengambil suami kamu ini,, walaupun gantengnya di atas rata-rata,," ucap Rafa lagi sambil menahan tawanya.


"Astaga kepedean banget Ra,, suami kamu ini,," ucap Aldi.


"Iya nih Rafa,," ucap Fandi juga.


"Iri aja kalian ini," ucap Rafa lagi.


"Aku ganteng kan sayang?" tanya Rafa sambil melihat Rara.


Rara pun menganggukan kepalanya.


"Ya ampun Ra,, udah jujur aja kalau dia itu jelek,, dia juga nggak bakalan bisa marah tuh sama kamu," ucap Aldi lalu tertawa.


Yang lain pun ikut tertawa begitu mendengar ucapan Aldi.


##############


**Setelah beberapa hari....

__ADS_1


Rumah Ana**....


"Ayo kita ke kampus,," ucap Reno sambil tersenyum pada Ana.


__ADS_2