Seorang Pelayan

Seorang Pelayan
Santai ajah sama aku


__ADS_3

Di Mall


"Kak Rara sejak tadi kak Rara nggak membeli sesuatu,, kak Rara beli baju juga dong atau apa gitu,," ucap Ana karena sejak tadi Rara hanya jalan saja bersama Ana dan Citra.


"Iya Ra,, kamu nggak mau belanja gitu,, kalau aku jadi kamu yah Ra punya suami yang uangnya banyak banget gitu,, nggak bakalan habis walaupun aku belanja yang aku mau bahkan membeli mall ini,, pasti di tangan aku sekarang sudah banyak belanjaan,, kamu ini kayaknya perlu kita ajar deh caranya menikmati uang pria," ucap Citra.


"Rafa kan sudah menikmati kamu tuh,, jadi kamu juga harus menikmati uangnya Rara," ucap Citra lagi lalu tertawa.


"Wahh parah banget nih Citra pikirannya,, udah sampai kesitu ajah pikiran kamu Cit,, ngeri banget sih," ucap Ana.


"Lahh emang benarkan Ra,, pasti udah gitu-gituan kan?" tanya Citra lagi pada Rara.


"Apaan sih jangan tanya yang begituan,, aku malu mau jawab yang begituan," ucap Rara.


"Iya nih Citra,, namanya suami dan istri pasti udahlah,, apalagi sewaktu kak Rara di gangguin di rumah sakit," ucap Ana.


"Astaga Ana kamu jangan ikut-ikutan," ucap Rara lagi.


Ana dan Citra pun langsung tertawa.


"Makanya Ra kamu harus belanja juga, supaya kita nggak ribut dan nggak gangguin kamu,, iyakan Ana?" ucap Citra.


"Iya benar banget Cit,, ayo kak Rara belanja juga,," ucap Ana.


"Aku akan belanja kok tapi bentaran,, kalian belanja ajah sepuas kalian nanti aku yang bayar biar uang Rafa berkurang," ucap Rara.


"Aduh kak Rara baik banget sih,," ucap Ana.


"Jangan deh Ra nanti Rafa marah lagi,, aku nggak mau kalau Rafa marah sama aku,,, takut aku Ra," ucap Citra.


"Iya juga yah,, aku juga takut kak Rara," ucap Ana.


"Apaan sih nggak akan kok Rafa marah kalau masalah begituan,, jadi ayo kalian pilih ajah,, karena jujur aku malas belanja tadi cuma mau jalan-jalan ajah karena bosan di rumah terus,, Rafa itu udah nyediain semuanya di rumah,, aku malas nambah lagi," ucap Rara.


"Enak banget sih kak Rara, pantas saja kak Rara malas belanja," ucap Ana.

__ADS_1


"Nggak gitu juga kok,, aku juga cuma nggak hobby ajah,,, jadi kalian belanjalah,, aku hanya akan ikut kalian melihat-lihat saja," ucap Rara.


"Baiklah kak Rara,, sabar yah kalau ikut kita belanja karena sejujurnya kita ini kalau memilih barang sangat lama," ucap Ana.


"Iya kok tenang ajah, aku nggak bakalan komplen kok,, aku senang berlama-lama disini daripada di rumah akan sangat membosankan," ucap Rara lagi.


Dan mereka akhirnya keliling lagi belanja dan para bodyguard masih setia mengikuti ketiga wanita itu dengan mengatur jarak, agar ketiga wanita itu lebih nyaman saja. Sebagian bodyguard itu berada di mobil karena Rara yang menyuruh mereka. Setelah perdebatan yang lumayan lama,, karena Rafa juga sengaja menonaktifkan ponselnya agar Rara tidak menelepon dia lagi untuk merayunya karena sudah pasti dia luluh,, bahkan Fandi juga nomor ponselnya tidak aktif.


#######


Astaga anak itu lama sekali sampainya,, aku sudah menunggu sejak tadi,, atau jangan-jangan dia masih sayang-sayangan dulu dengan pacarnya itu yang sangat aku tidak sukai,, batin Mama Reno.


Mama Reno segera menghubungi Reno untuk memastikan keberadaan anaknya itu yang sudah sejak tadi dia tunggu.


Reno yang mendengar ponselnya berdering dan segera mengambil ponselnya untuk menjawab panggilan telfon dari orang yang meneleponnya.


Ini pasti mama nih,, mau marah-marah karena aku terlalu lama,, batin Reno.


"Hemm tuhkan benar," ucap Reno begitu melihat panggilan telfon dari mamanya.


"Halo ma, aku udah di jalan kok,, udah dekat ini,, jangan marah-marah yah mamaku sayang," ucap Reno duluan begitu mengangkat panggilan telfon dari mamanya, karena Reno sudah tahu tujuan mamanya menelepon dia pasti untuk marah-marah.


"Lama banget kamu Reno,, pasti kamu tadi nggak langsung menjemput mama kan? kamu pasti pacaran dulu?" tanya mama Reno.


"Astaga mama aku ini,, aku langsung menjemput mama kok tadi begitu mama suruh jemput,, jangan berpikiran negatif dong pada anakmu ini ma,," ucap Reno.


"Hemm makanya cepetan Reno,," ucap mama Reno lagi.


"Iya mamaku sayang,, kenapa nggak suruh sopir ajah sih ma,, tadi biar cepat, dan mama nggak menunggu juga,," ucap Reno.


"Yah mama lagi pengen di jemput dengan kamu,, nggak mau dengan sopir," ucap mama Reno.


"Haduhh iya deh ma,, ya udah aku tutup telfonnya dulu yah,, biar cepat sampai supaya mama nggak ngomel-ngomel lagi,," ucap Reno.


"Enak ajah mama nggak ngomel-ngomel yah,, cuma marah-marah," ucap mama Reno.

__ADS_1


"Yah ampun sama ajah tuh ma," ucap Reno.


"Beda tulisan yah,,, ya udah kamu tutup deh telfonnya terus cepetan kesini,,, dan hati-hati yah," ucap mama Reno.


"Iya ma," ucap Reno lalu segera menutup panggilan telfon dari mamanya,, dan segera menyetir mobilnya dengan menambah kecepatannya agar cepat sampai,, sebelum mama dia menelepon dan marah-marah lagi.


Ana yang lagi jalan bersama Citra dan Rara merasa kasihan begitu melihat ibu-ibu yang sedang berdiri dengan membawa belanjaan dan juga terlihat kasihan. Ana ingin segera menghampiri ibu-ibu itu, namun tangannya di tahan oleh Citra.


"Mau kemana kamu?" tanya Citra.


"Mau itu ke ibu-ibu kasihan tuh,," ucap Ana sambil melihat ibu-ibu yang tampak kasihan.


Rara dan Citra pun segera melihat ibu-ibu yang dimaksud dengan Ana.


"Oh itu,, iya kasihan banyak banget belanjaannya," ucap Rara.


"Aku mau pergi bantu dulu," ucap Ana.


"Aku juga ikut," ucap Rara.


"Ehh Ana,, Rara jangan dulu deh, kalian nggak mikir apa dia belanja di Mall ini,, mall terbesar di Kota ini,, jadi sudah pasti dia itu orang kaya atau jangan-jangan orang jahat yang lagi memancing mangsanya,, udah nggak usah nanti kalian kenapa-kenapa," ucap Citra.


"Mana ada sih kayak gitu Cit,, mungkin dia itu di suruh dengan majikan dia,, kan kasihan Cit,, aku akan membantu dia membawa barang-barangnya dulu,, kasihan loh udah tua gitu,," ucap Ana.


"Kak Rara sama Citra ajah kalian lanjut belanja,, nanti aku telfon kalian deh kalau udah selesai membantu ibu-ibu itu," ucap Ana.


"Tapi Ana... " ucap Citra khawatir.


"Udah deh lebay banget kamu Cit nggak usah khawatir gitu kenapa,, aku itu cuma mau bantu ibu-ibu itu,, lagian disini tuh rame banget Citra,, dan juga bodyguard kita ada tuh santai ajah,," ucap Ana.


"Oh iya ada bodyguard,, lupa aku," ucap Citra sambil nyengir.


"Aku ikut kamu Ana," ucap Rara.


"Udah nggak usah Ra,, kamu bareng aku ajah dan santai ajah sama aku,, Ana bakalan nyusul bentar kok," ucap Citra.

__ADS_1


"Iya kak Rara,, kalian lanjut ajah nanti aku nyusul," ucap Ana lalu segera menemui ibu-ibu itu untuk membantu.


__ADS_2