Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.114


__ADS_3

Indonesia


Mata-mata William pun terus membuntuti Alice tapi disekitarnya sudah ada bodyguard yg menjaganya. Dan bodyguard tersebut adalah penjagaan dari ayahnya dan juga Sofia. Mereka terus mengikuti segala aktifitas Alice dari pagi hingga malam. Jika di pagi hari Alice ada syuting memasak di stasiun televisi, dan sore hari ia ada syuting dengan beberapa brand baik itu peralatan masak ataupun bahan-bahan masakan.


Alice kini sudah tak lagi mengambil pekerjaan sebagai modeling, ia lebih menekuni dunia memasak sebagai chef profesional. Dan Donald selalu memantau pergerakannya dengan menaruh beberapa bodyguard disisinya.


Hari ini Alice ada jadwal syuting video clip alat masak di S Group. Ada produk baru yg diluncurkan bulan ini dibidang kitchen set. Kenan pun memilih Alice sebagai brand ambasadornya, untuk mendemokan berbagai masakan dengan peralatan yg akan diluncurkan ke masyarakat. Image Alice yg bagus akan membuat citra produknya baik dan juga diselingi dengan resep-resep masakan yg mudah dan menarik bagi ibu rumah tangga.


Mereka pun mengikuti kegiatan Alice dari pagi hari saat ia berangkat dari rumahnya. Para bodyguard pun tak curiga dengan keberadaan mereka. Hingga Alice tiba di S Group, membuat para mata-mata ketakutan dan tak berani menerobos masuk. Mereka pun hanya menunggu di area gedung S Group.


"Sial sekali kita tak bisa masuk ke dalam.."


"Iya bos, jika ketahuan habis sudah pasti mereka takkan melepaskan kita begitu saja.."


"Kita tunggu saja hingga malam hari." ucap sang bos.


"Baik Bos.. "


Siang hari, persiapan pun sudah selesai hingga mereka memulai syuting demo memasaknya. Alice pun memberikan tutorial memasak yg mudah dan praktis bagi ibu-ibu muda agar menarik. Dan juga ia tampil dengan sangat memukau saat memasak hingga semua kru disana terpaku saat ia tersenyum di depan kamera.


Sore hari syuting pun selesai, ia mulai membereskan peralatan miliknya dan hendak kembali. Tapi saat ia berjalan menuju pintu keluar, ia berpapasan dengan Kenan.


"Alice.. kau sudah selesai?" tanya Kenan.


"Iya kak, baru saja.. " balas Alice.


"Kau pulang dengan siapa?" tanya Kenan.


"Ada 2 bodyguard dan 1 orang supir.." jawab Alice.


"Baguslah.. " balas Kenan.


Tapi saat ia keluar ia mendapat kabar dari timnya yg memantau CCTV, mereka mengatakan kalau diluar ada mobil mencurigakan sejak tadi pagi.


"Apa kau yakin?" tanya Kenan di telepon.


"Iya tuan, sejak tadi orang-orangnya juga mencurigakan.."


"Baiklah.. aku mengerti.." ucap Kenan mematikan sambungan.


Kenan pun menghubungi tim SHIELD yg berjaga di kantornya dan memantau mobil mencurigakan tersebut. Ia juga mengingat ada siapa saja yg tamu berkunjung hari ini, dan hanya Alice yg hadir di hari ini.


"Alice, bisa kita makan malam bersama?" tanya Kenan.


"Eeh.. maksudnya? Emm maaf kak, bi-bisa kok.." jawab Alice terbata-bata.

__ADS_1


"Ya, ayo ikut di mobilku.. mereka suruh pulang saja.." ucap Kenan.


"Baiklah kak kalau begitu.." jawab Alice senang. Ia merasa sangat sulit mendapatkan kesempatan makan bersama Kenan hingga Alice tak mau menyia-nyiakannya.


Mereka pun keluar dengan mobil Kenan menuju sebuah resto. Sementara mobil Alice melaju menuju rumah Alice, Kenan juga sudah menyuruh beberapa anak buahnya untuk mengikuti pergerakan mobil Alice. Dan benar saja mereka mengikuti mobil Alice dari belakang. Anak buah Kenan pun langsung mengabari atasannya begitu mereka memastikannya.


"Baiklah, kalian bereskan saja " ucap Kenan di telepon.


"Siap tuan.."


"Ada apa kak? apa kakak masih ada pekerjaan?" tanya Alice.


"Tidak kok, hanya saja ada sedikit laporan.." ucap Kenan.


"Oh, tapi kalau mendesak kita bisa membatalkannya.." ucap Alice.


"Tidak apa Alice, jarang-jarang kita bisa makan bersama seperti dulu.." ucap Kenan.


"Baiklah jika menurut kakak tidak masalah.." ucap Alice menurut.


Mereka pun tiba di sebuah resto, dan langsung memesan tempat duduk. Disana Alice memilih-milih menu sementara Kenan bermain ponsel menghubungi anak buahnya.


"Kakak mau pesan apa?" tanya Alice.


"Baiklah, jangan menyesal ya.." ucap Alice tersenyum.


"Tidak mungkin seorang chef salah memilih menu.." jawab Kenan tersenyum membuat Alice tersipu.


Alice pun memesan makanan untuk mereka berdua, sementara Kenan masih asik dengan ponselnya dan ia pun ijin sebentar untuk menelpon.


"Alice sebentar ya.." ucap Kenan.


"Iya .." balas Alice. "Sesibuk itukah dirinya.. apa dia memiliki kekasih ya?" gumam Alice dalam hati.


Sementara Kenan dihubungi anak buahnya dan melaporkan situasinya.


"Bagaimana?" tanya Kenan.


"Semua sudah beres tuan, bodyguard nona Alice juga sudah menyadarinya dan kami langsung meringkusnya. "


"Kerja bagus, langsung bawa ke kantor polisi dan laporkan hasil penyelidikannya padaku.." ucap Kenan.


"Siap tuan, kami akan langsung membawanya ke kantor polisi dan bodyguard serta sopir nona Alice sudah kami suruh pulang agar tak ada yg curiga.."


"Baiklah, kerja bagus hari ini.." ucap Kenan lalu mematikan telepon.

__ADS_1


Kenan pun kembali masuk dan bertemu Alice.


"Apa kakak benar-benar tidak apa kita makan disini?" tanya Alice khawatir.


"Tidak Alice, mereka biasa melapor kapan saja bahkan bisa dini hari saat aku sedang tidur.." jawab Kenan. "Kau tidak tahu betapa khawatirnya aku jika kau berhubungan dengan orang-orang dari Blackstar.." gumam Kenan dalam hati.


"Oh begitu.." ucap Alice.


Lalu makanan pesanan mereka pun datang dan mereka mulai makan malam mereka. Alice pun ingin berbicara dan mengobrol santai tapi ia terlalu gugup untuk berbicara.


"Bagaimana pekerjaanmu?" tanya Kenan membuat Alice terkejut.


"Lancar kak, kakak sendiri?" balas Alice.


"Aku masih sibuk seperti yg kau lihat.." ucap Kenan.


"Kak Sofia kapan kembali kak?" tanya Alice.


"Aku tidak tahu pastinya, karena ia mendapatkan misi langsung dari ayah.." ucap Kenan beralasan.


"Jadi begitu, aku merindukannya tapi aku tak bisa menelponnya karena nomornya tidak aktif." ucap Alice.


"Ya nanti aku akan menyampaikannya pada kakakku.." ucap Kenan.


"Alice kau masih sering diikuti seseorang?" tanya Kenan.


"Sudah tidak kak, semenjak kak Sofia mengirimkan 2 bodyguardnya aku bisa hidup dengan tenang." ucap Alice.


"Mengenai managermu yg dahulu, apa dia masih menghubungimu atau mengancammu?" tanya Kenan.


"Terakhir dia meminta maaf dan tak pernah menghubungiku lagi.." ucap Alice.


"Baguslah kalau begitu, jika ada apa-apa kau hubungi aku saja.. karena kak Sofia sedang tidak ada disini jadi aku yg akan menggantikannya jika kau kesulitan.." ucap Kenan.


"Iya kak, aku pasti akan meminta bantuanmu jika sedang kesulitan.." ucap Alice.


"Ingat kau harus waspada pada sekitarmu.." ucap Kenan.


"Iya kak.." jawab Alice tersenyum.


Setelah makan dan berbincang Kenan pun membayar tagihannya dan mengantarkan Alice pulang. Dan hari ini Alice berhasil pulang dengan selamat. Kenan juga sempat berpamitan pada kedua orang tua Alice, Dina dan Donald.


"Jika manager mesum itu bukan pelakunya, jangan-jangan? BlackStar.. berarti mereka sudah tahu siapa Alice.. aku harus menghubungi kakak.." gumam Kenan dalam hati.


Sofia yg mendapat kabar dari Kenan pun terkejut. Lalu ia memerintahkan anak buahnya untuk memata-matai Alice dari kejauhan. "Sampai kapan perang ini selesai? kuharap tak ada korban lagi.." gumam Sofia.

__ADS_1


__ADS_2