
Setelah membukakan pintu untuk nyonya Felix, kini Rose mengikuti nyonya tersebut masuk ke gedung acara. Para tamu undangan pun nampak ramai, terutama dari kalangan sosialita. Nyonya pun tampak bercengkrama dengan teman-teman sosialitanya. Rose yg risih pun hanya menjaga jarak dari kumpulan wanita sosialita tersebut. Bagi Rose, segala sesuatu akan terasa baik jika itu nyaman begitu pula dengan apa yg dikenakannya. Melihat wanita-wanita sosialita memamerkan barang-barang branded yg dikenakannya membuat Rose merasa risih. Dan jika Rose mau ia sangat mampu membeli barang-barang tersebut.
Lalu Chris dan Vall pun datang menghampiri ibu mereka.
"Hai mom.." ucap Chris memeluk ibu tirinya.
"Oh Chris.. kau membawa wanita cantik rupanya.." balas nyonya Felix.
"Perkenalkan mom dia Viola kekasihku.." ucap Chris memperkenalkan wanita cantik yg seorang model.
"Halo tante.. aku Viola.." ucapnya sembari menjulurkan tangan. Namun, nyonya Felix membalasnya dengan pelukan hangat.
"Kau sangat cantik.. aku harap kalian berdua menikmati pesta ini.." ucap nyonya Felix.
"Terimakasih mom, kami berkeliling lagi ya.." balas Chris.
Nyonya Felix hanya tersenyum dan melambaikan tangan. Sementara Chris mencari Rose disekitarnya, dan akhirnya menemukannya tak jauh dari ibu tirinya.
Ia pun tersenyum melihat Rose, walaupun pandangannya ditangkap oleh sang kekasih dan segera mengajaknya pergi.
Lalu Vall mendekat..
"Mommy cantik sekali malam ini.." ucap Vall sembari memeluk ibunya.
"Ah kau bisa saja.. apa kau membawa seorang wanita?" balas Ibunya sembari memerhatikan sekitar.
"Tidak mommy, tapi aku kan punya mommy.." balas Vall.
"Dasar kau ini, carilah kekasih sebelum Daddy mu menjodohkanmu.." ucap ibunya.
"Malah lebih bagus jika dijodohkan aku jadi tak perlu repot haha.." balas Vall bercanda.
"Jodoh itu orang yg kau suka bukan yg orang tuamu sukai.. cepatlah cari kekasih agar kau tidak menyesal dengan perjodohan.." ucap sang ibu.
"Baiklah mommy.." balas Vall tersenyum.
Lalu tuan Felix pun tiba, semua nampak menghormatinya. Ia pun segera mendekati istrinya dan menggandengnya menuju panggung. Mereka pun duduk bagai raja dan ratu malam ini. Pembawa acara pun memulai acaranya, hingga sesi pemotongan cake besar dan mewah yg menjadi puncak acara yg paling ditunggu-tunggu.
Semua nampak bersorak dan bertepuk tangan bahagia. Setelah itu hanya tinggal acara hiburan berupa musik klasik dan nyanyian-nyanyian lainnya. Semua saling mengobrol satu sama lain dan menikmati pesta yg dibuat oleh tuan Felix.
__ADS_1
Rose yg berada di sekitar nyonya Felix hanya bisa bersiaga di tempatnya dan menunggu instruksi dari tuan dan nyonya nya. Lalu Selin pun memberinya minuman karena Rose tampak siaga di tempat.
"Nona minumlah ini, kau pasti tak bisa kemana-mana di pesta ini.." ucap Selin.
"Terimakasih nona Selin kebetulan aku memang haus." balas Rose menerima gelas dan meminumnya.
Kemudian Selin pergi ke suatu tempat untuk mengecek sesuatu dan muncullah Chris entah darimana.
"Halo Rose.." ucapnya membuat Rose terkejut.
"Oh.. hai tuan.." balas Rose tersenyum kaku.
"Malam ini kau sangat cantik, tapi akan jauh lebih cantik lagi kalau kau memakai gaun.." ucap Chris.
"Tentu saja tuan,tapi aku kan sedang bekerja. Apakah anda pernah melihat seorang bodyguard wanita bekerja dengan memakai gaun dan sepatu hills tingginya..?" tanya Rose.
"Haha.. tentu tidak Rose, aku hanya bercanda kau jangan terlalu serius.." balas Chris yg tak mampu melanjutkan.
"Kau tidak ingin wine?" tanya Chris lagi.
"Maaf tuan saya akan menyetir mobil nyonya dan saat saya pulang juga akan menyetir mobil lagi.. akan sangat berbahaya jika saya melakukannya.." ucap Rose.
Rose yg tak tahan pun menarik tangan tuan Chris dari kepalanya dan kejadian itu disaksikan kekasihnya yg baru saja keluar dari toilet.
"Chris..!" teriak Viola.
"Oh baby kau sudah selesai..?" tanya Chris.
"Sudah, apa yg wanita ini lakukan ?? apa dia menggodamu?" tanya Viola.
"Tidak tadi ada daun di rambutnya.." jawab Chris asal.
"Oh.. Baiklah.. " ucap Viola.
"Dengar ya kau itu hanya pesuruh tidak lebih, jangan mendekati kekasihku..!" ucap Viola sombong.
"Maaf nona saya bukan pesuruh tapi seorang bodyguard, dan kekasih anda yg muncul di sekitar saya.. Kalau begitu saya permisi karena tugas saya menjaga nyonya Felix hari ini.." ucap Rose meninggalkan kedua orang tersebut.
"Berani sekali kau bicara begitu, mau bodyguard sekalipun kau itu tetap pesuruh..!" ucap Viola kesal sementara Rose hanya melambaikan tangan. Dan Chris pun langsung mencoba menenangkan sang kekasih.
__ADS_1
Sementara Vall pun tak sengaja menyaksikan kejadian tersebut. Ia segera menghampiri Rose yg berada di dekat ibunya.
"Apa yg terjadi Rose?" tanya Vall.
"Bukan apa-apa tuan hanya kesalahpahaman.." ucap Rose.
"Baiklah kalau begitu hati-hati pada kakakku.." ucap Vall, kemudian ia mendekati ayahnya.
Vall, tuan dan nyonya Felix pun berbincang bertiga dengan hangat. Namun, sekertaris tuan Felix pun tiba membawa kabar buruk.
"Maaf tuan dan nyonya saya ada kabar penting.."
"Katakanlah.." ucap tuan Felix.
"Begini, tuan Kenan dari S Group tidak bisa hadir malam ini, lalu.." ucapannya pun berhenti
"Lalu apa cepat katakanlah.." tegas tuan Felix.
"Ternyata kedua orang tuanya, yaitu nyonya Reina dan suaminya mengalami insiden kecelakaan dan meninggal dunia, berita ini pun sedang hangat di social media.."
"Apa?? tidak mungkin.." ucap tuan Felix lalu membuka ponselnya dan benar saja berita tersebut.
Vall pun ikut terkejut mendengarnya dan sama seperti ayahnya ia pun membuka ponselnya dan mendapatkan berita tersebut.
Sementara Rose, kini amarahnya sedang memuncak. Bagaimana berita ini bisa bocor ke publik, padahal ia dan keluarganya mencoba menutupnya rapat-rapat. Rose pun kini yakin bahwa ada penghianat disekitarnya. "Sial.. pasti ada penghianat.." gumamnya dalam hati.
Tak lama berselang, jam tangannya pun bergetar pertanda kalau Kenan menghubunginya. Ia pun keluar sebentar dan meminta boduguard lain untuk menggantikannya. Rose pun pergi ke tempat sepi lalu menjawab telepon adiknya.
"Kak kau sudah dengar beritanya?" tanya Kenan to the point.
"Iya.. aku cukup terkejut.." balas Rose.
"Disekitar kita ada penghianat yg belum tertangkap.. aku akan mengurusnya.. dan juga besok aku akan mengadakan konfersi pers untuk meredam berita liar." ucap Kenan.
"Oke lakukanlah dengan baik.." ucap Rose.
"Pasti kak.. aku akan berangkat 3 hari lagi kesana.. kau hati-hatilah.." ucap Kenan.
"Iya kau juga berhati-hati disana.." balas Rose.
__ADS_1
Rose yg berada di tempat sepi langsung kembali masuk. Tapi di tengah jalan ia mendengar suara *******-******* mesum di dalam mobil. Ternyata itu berasal dari mobil Chris. "Oh My God.. tak bisakah mereka melakukannya di hotel?" gumamnya dalam hati. Lalu ia tak memedulikannya dan kembali ke dalam.