
Kini disebuah meja, nampak seorang wanita tengah menatap intens pada seorang pria. Ia begitu kesal karena diacuhkan lebih dari seminggu ini. Yg lebih parahnya bahkan pria itu tak mampu memberi kabar sama sekali.
Wanita tersebut adalah Nada, dan pria dihadapannya adalah Jack.
"Maafkan aku Nada.." ucap Jack.
"Maaf?? setelah menghilang kau baru meminta maaf.." ucap Nada kesal.
"Aku sangat sibuk karena Tuan.." ucap Jack terhenti saat Nada memelototinya.
"Aku tahu suami Diana mengantar Diana sahabatku, tapi masa dalam 24 jam kau tak mampu memberi kabar hingga berhari-hari?" tanya Nada kesal.
"Aku..aku benar-benar sibuk.." balas Jack.
"Ck.. terserah.. aku mau pulang saja melihatmu membuatku kesal.." ucap Nada.
"Tu-tunggu Nada.." ucap Jack berusaha mengejar tapi Nada terlalu kesal dan berlari keluar resto.
"Nada tunggu.." ucap Jack tiba disamping mobil Nada.
"Minggir.." ucap Nada.
Nada pun langsung tancap gas meninggalkan Jack di resto tersebut dengan wajah memelas. Padahal niatnya ingin memberi kejutan tapi siapa yg tahu mood Nada begitu buruk hingga tak suka dengan jawaban yg diberikan Jack.
"Padahal aku ingin memberikan cincin ini.." gumam Jack dalam hati sembari mengeluarkan sekotak cincin di sakunya.
Tapi nasi sudah menjadi bubur dan Jack harus mengatur rencananya kembali. Dan entah kali ini Nada akan meninggalkannya atau tidak ia tidak begitu yakin.
☘☘☘
Sementara itu seorang wanita tengah melakukan pembelaan sebagai pengacara seorang korban penganiayaan. Wanita itu adalah Fita, dengan berani ia menutup mulut lawannya dengan sejumlah bukti yg ia kumpulkan.
Dan hakim pun memihak padanya karena semua buktinya akurat. Korban pun memenangkan sidangnya dan memberikan hukuman pada pelaku kejahatan tersebut. Nampak korban begitu terharu dan bahagia karena bisa bebas dari tuntutan dan mendapatkan keadilan. Tak henti-hentinya wanita itu berterimakasih pada pengacara yg menangani kasus hukumnya.
Hingga mereka pun berpisah dan tugas Fita usai. Fita pun berjalan ke arah mobilnya tapi ada seorang pria bertubuh tinggi berdiri di depan mobilnya.
"Permisi, bisakah anda minggir?" ucap Fita.
"Ini aku.." ucap Kim lalu berbalik badan dengan membawa sebuket bunga.
"Kim.. kapan kau kembali?" tanya Fita tersenyum.
"Beberapa jam yg lalu.. Kau pasti berhasil dalam persidangan kali ini.. selamat.." ucap Kim memberikan bunganya.
"Terimakasih.." balas Fita dengan wajah berseri.
"Kenapa tak mengabariku kalau kau kembali?" tanya Fita.
"Agar menjadi sebuah kejutan.." balas Kim.
__ADS_1
"Lalu? kita mau kemana hari ini?" tanya Fita.
"Ke suatu tempat.." ucap Kim.
"Baiklah.." balas Fita.
"Aku yg akan mengemudi.." ucap Kim.
"Oke.. terimakasih.." balas Fita memberikan kunci mobilnya.
Mereka pun naik mobil Fita ke sebuah resto terkenal. Dan bukan tanpa alasan, karena Kim ingin menunjukkan sesuatu pada Fita. Ada sebuah kejutan yg buruk dan kejutan yg baik yg akan ditunjukkan Kim padanya.
"Ada apa ini? kau jangan membuatku penasaran" tanya Fita.
"Hanya beberapa fakta.." ucap Kim singkat padat jelas.
"Oke.. aku menantikannya.." balas Fita.
Setelah tiba, Kim menelpon seseorang dan memintanya melaporkan situasinya.
"Bagaimana situasinya?" tanya Kim.
"Semua siap tuan.." ucap anak buahnya.
"Aku akan masuk.." ucap Kim lalu mematikan telepon.
Setelah masuk, Fita mengikuti langkah Kim hingga kesebuah meja yg sudah ia pesan. Lalu Kim mempersilahkannya duduk dan memesan makanan. Saat Fita sedang berbicara dengan Kim sembari menunggu pesanan mereka, terdengar teriakan seorang wanita yg tak asing di telinganya.
"Dasar pria kurang ajar..!! Berani sekali kau mendekati putriku..!" ucap sang ibu sembari menghajar pria itu dengan tasnya.
"Ampun bu, ini hanya salah paham.." ucap pria tersebut yg tak lain adalah Andreas pria yg akan dijodohkan dengan Fita.
Fita pun mendekat karena ia yakin mengenal suara tersebut dan Kim tersenyum sembari mengikutinya dari belakang.
"Andreas jika kutahu kau breng***ek begini takkan kusetujui perjodohan putriku denganmu.." ucap sang ibu tak terima.
"Bu, kumohon hentikan kita sedang jadi tontonan.. dan ini hanya salah paham.." ucap Andreas membela diri.
"Sayang kau bilang ini salah paham??" tanya wanita yg ada disamping Andreas yg adalah kekasihnya.
"Masih saja kau berani berkelit dasar pria bre***sek..! aku takkan menjodohkanmu dengan putriku..!" ucap sang ibu yg kembali memukulnya dengan tasnya.
"Ibu hentikan.." ucap Fita.
"Fita.. kau juga ada disini.." ucap sang ibu terkejut.
"Fita semua ini salah paham, kau mengerti kan maksudku.." ucap Andreas meminta pertolongan pada orang yg salah.
"Sayang kau ini benar-benar memalukan.." ucap kekasih Andreas yg langsung meninggalkannya.
__ADS_1
"Hhh.. bu aku sudah tahu semua kebusukan pria ini.. makanya aku menolak dijodohkan.." ucap Fita.
"Maaf nak.. ibu takkan menjodohkanmu lagi.."
"Iya.. jadi bagaimana? apa ibu sudah membatalkan perjodohannya..?" tanya Fita.
"Sudah,.." balas sang ibu.
"Lebih baik kita duduk dan bicara baik-baik karena masalah ini sudah selesai." ucap Kim
"Dan kau lebih baik kau pergi sebelum aku ikut menghajarmu.." ucap Kim pada Andreas dan pria itu nampak tak terima tapi ia harus pergi dari sana.
Kim, Fita dan ibunya Fita pun duduk di meja yg sudah dipesan Kim. Dan mereka berbicara bertiga.
"Sebelumnya biarkan aku menjelaskan ini semua.." ucap Kim.
"Siapa kau anak muda?" tanya ibu Fita.
"Namaku Kim.." ucap Kim.
"Jadi akulah orang yg mengirim berkas informasi beserta semua skandal Andreas." ucap Kim.
"Jadi kaulah orangnya, terimakasih nak ibu bersyukur kau memberitahukannya sebelum Fita menikah dengannya.." ucap sang ibu yg berterimakasih.
"Tentu bu, aku melakukannya karena aku menyukai putrimu.." balas Kim.
"Jadi kalian..?"
"Benar bu, dia kekasihku tapi karena ibu sibuk membicarakan perjodohan aku tak bisa memperkenalkannya.." ucap Fita.
"Dan aku hanya bisa menunjukkan ketulusanku pada kalian.. mungkin aku tak punya perusahaan dan kekayaan seperti Andreas tapi aku punya kemampuan yg bisa melindungi dan membahagiakan Fita dengan caraku.." ucap Kim.
Seketika sang ibu pun tertegun, pria yg berada dihadapannya sungguh pria sejati. Bukan pria yg menunjukkan harta ataupun kesombongan tapi pria yg dengan ketulusannya melindungi putrinya tanpa harus memakai kekerasan.
"Baiklah, ibu merestui hubungan kalian.. nak Kim ibu harap kau tak mengecewakan ibu.." ucap sang ibu.
"Aku akan berusaha yg terbaik bu.." ucap Kim.
Dan suasana pun menjadi mencair saat itu juga. Ibu Fita pun terkagum-kagum pada Kim yg begitu hebat dimatanya. Dan Kim jujur apa adanya mengatakan apa profesinya. Dan walaupun sang ibu tak mengerti tapi ia yakin kalau Kim bukanlah orang jahat.
Semua ini berkat Diana yg menyuruh Kim pulang lebih awal dan merahasiakannya dari Fita. Kim yg awalnya ragu pun akhirnya bisa terpengaruh dengan mudah oleh kata-kata Diana kalau tak ada yg tak mungkin. Hingga Diana menyerahkan informasi mengenai Andreas calon tunangan Fita.
Kim pun mengepal geram saat melihat semua skandalnya, dan Fita pun juga tahu hal itu makanya ia berharap perjodohannya dihentikan. Dengan segala kemampuan Kim dan ijin dari Diana untuk tidak masuk kerja sampai urusannya selesai, Kim pun bergerak.
Ia mengamati gerak-gerik Andreas dan memerintahkan anak buahnya untuk mengambil gambar Andreas yg sedang bersama kekasihnya di sebuah bar atau resto. Dan Kim mengirimkan foto-foto beserta berkas tentang Andreas yg ia selidiki beberapa hari terakhir pada ibu Fita.
Tentu sang ibu tak terima dan ingin membuktikan kebenarannya dengan datang sesuai ke resto sesuai informasi Kim. Dan yg terjadi adalah fakta bahwa Andreas memang bukan pria baik, dan Kim bisa menunjukkan dirinya.
Di malam itu juga Kim melamar Fita dengan sebuah cincin disaksikan langsung oleh ibu Fita. Kim pun merasa lega saat ini, ia bisa mendapatkan hati orangtua Fita dan langsung melamarnya agar tak ada lagi perjodohan untuk Fita. Dan Fita hanya akan menjadi miliknya seorang.
__ADS_1