
Tibalah hari dimana semua treatment Sofia selesai. Ia sangat bahagia karena besok akan menjalani free day. Ia akan olehraga sedikit dan bermalas-malasan seharian. "Akhirnya hari istirahatku telah tiba besok.." gumamnya dikamarnya setelah menjalani perawatan.
Keesokan harinya Sofia bangun lebih pagi dan melakukan lari pagi. Ia sangat bersemangat hari ini. Dan dilanjutkan dengan gerakan ringan agar tubuhnya tidak kaku. Selesai olahraga Sofia pun memilih mandi, lalu sarapan.
Ketika ia tiba dimeja makan, nampak keluarganya sudah bersiap akan pergi bekerja.
"Aku iri pada kalian yg masih bisa bekerja.." ucap Sofia.
"Sofia kau tenang saja, setelah pertunangan ada berkas-berkas yg menunggu di mejamu.." ucap satria.
"Ayah.. kenapa tak aku kerjakan hari ini saja agar tak menumpuk.." ucap Sofia.
"Sudahlah kau libur saja agar pikiranmu jernih dan tidak kusut.." ucap Satria.
"Benar Sofia, hari ini nikmatilah waktu istirahatmu.. " ucap Reina.
"Baik ayah, ibu.." balas Sofia.
"Kak, besok kau akan bertemu Alfi jadi bersabarlah 1 hari.." ucap Kenan.
"Ishh kau ini berhenti menggodaku.. kau lupa aku tak bertemu dengannya beberapa bulan kemarin..?" ucap Sofia.
"Oke.. nanti aku akan bertemu dengan Alfi.." balas Kenan.
"Ada urusan apa? kapan?" tanya Sofia.
"Cepat sekali responmu Sofia.." ucap Satria.
"haha.. lihat kan ayah ibu.. " balas Kenan.
"Kau ini ternyata membohongiku.." ucap Sofia.
"Tidak kak itu benar, karena memang kami ada sedikit urusan pribadi.." ucap Kenan.
"Urusan apa?" tanya Reina dan Satria bersamaan.
"Sekarang ayah dan ibu yg penasaran.. pokoknya urusan pribadi dan bukan hal yg aneh-aneh.." ucap Kenan.
"Baiklah, awas kalau kau macam-macam.." ucap Sofia.
"Kak memangnya aku bernah berbuat macam-macam pada orang lain?" tanya Kenan.
"Tidak sih.." balas Sofia.
BRAKKKK..!!!
Reina yg kesal melihat anaknya berargumen di meja makan pun menggebrak meja.
Seketika Sofia dan Kenan terdiam saat ditatap tajam oleh Reina, sementara Satria masih asik menikmati makanannya.
"Berhenti bicara dan lekas makan.. ! Ibu paling tidak suka kalian banyak bicara saat sedang makan.." ancam Reina yg membuat kedua anaknya terdiam dan langsung melanjutkan makannnya.
Hingga sebuah keheningan terjadi dan semua menikmati sarapan mereka kemudian ketiga orang tersebut pergi bekerja meninggalkan Sofia dirumah. "Haaahh.. aku sendirian lagi.. enaknya ngapain ya??" gumam Sofia.
Sofia pun memilih bersantai ria, menikmati smothie yg ia buat sambil nonton film. Lalu ia memesan makanan secara online dan menikmatinya. Hingga tak sadar ia tertidur di ruang tv. Jojo pun tiba dan mlihat kakaknya sedang tertidur pulas. Muncullah niat jahilnya untuk mengerjai Sofia.
__ADS_1
Jojo mengambil sedotan bekas smothie stroberry milik Sofia dan menempelkan sisa-sisa minuman tersebut ke wajah Sofia melalui sedotannya. Ia membuat kumis di wajah Sofia lalu mewarnai sedikit pipi Sofia agar tampak merona kemudian ia tersenyum jahil.
"Oh kakak sepupuku cantik sekali.." gumam Jojo.
Jojo pun berusaha menahan tawanya kini, terlebih Kenan tiba bersama Alfi. Mereka berdua pun nampak memerhatikan tingkah Jojo dan tersenyum.
"Ken apa Sofia akan marah setelah ini?" tanya Alfi.
"Tentu saja, mau kau coba buktikan?" balas Kenan.
"Kita lihat saja setelah ini.." ucap Alfi.
Kenan dan Alfi pun mendekat menghampiri Jojo.
"Kau sedang apa Jo?" tanya Kenan.
"Oh kak Kenan dan kak Alfi.." ucap Jojo tersenyum.
"Wah kak Sofia pasti akan marah kalau tahu perbuatanmu.. " balas Kenan.
"Ssstt.. kumohon kalian diamlah.." ucap Jojo dengan suara pelan.
Seketika Sofia pun bangun karena merasa ada banyak orang di sekitarnya.
"Siapa kalian??" tanya Sofia terbangun.
"Oh kalian.. kukira siapa.." ucap Sofia lega.
"Sejak kapan kalian tiba?" tanya Sofia.
"Oh, hei bocah kapan kau tiba? dan aku merasa wajahku lengket sekali.." ucap Sofia.
Sofia pun mengusap wajahnya dan melihat ada bekas smothie di wajahnya yg nampak mencurigakan. Gerak-gerik Jojo pun mulai panik dan berpura-pura ingin ke toilet alias melarikan diri.
Sofia pun menarik nafas panjang dan menarik tangan Jojo yg hendak kabur.
"Hei nak, kau mau kemana? " tanya Sofia.
"Aku mau ke toilet kak.. " jawab Jojo tersenyum.
"Oh ke toilet.. lalu sedotan ini kenapa ada ditanganmu?? " tanya Sofia semakin yakin.
"Aku tadi mencicipi sisa smothie kakak dan rasanya enak jadi aku mau dibuatkan juga oleh pelayan.." balas Jojo berkilah.
"Berhenti berbohong..! " ucap Sofia berteriak tanpa memperdulikan ada Alfi di depannya.
Jojo pun berlari sekuat tenaga dan Sofia mengejarnya. Hingga terjadilah kejar-kejaran antara Sofia dan Jojo.
"Jojo aku punya film Xxxx dikamarku.." ucap Kenan yg pusing melihat Jojo dan Sofia berlarian.
"Benarkah? tapi bukankah itu belum dirilis?" tanya Jojo bingung.
"Yakk.. akhirnya aku menangkapmu bocah nakal.." ucap Sofia.
"Kak Kenan kau menipuku..!" ucap Jojo.
__ADS_1
"Maaf Jo, tapi kau memang bersalah kan.." ucap Kenan lalu menyuruh Alfi masuk ke kamarnya di lantai 2 meninggalkannya dan juga Sofia.
"Dengar bocah nakal kau harus aku hukum.. siapa suruh mengotori wajahku dengan smothie.. kau tahu ibuku sudah memberiku treatment selama 4 hari berturut-turut.." ucap Sofia.
"Ampun kak.. sungguh maafkan aku.." ucap Jojo.
"Jika ibuku tahu wajahku rusak aku harus bilang apa anak nakal??" tanya Sofia.
"Itu hanya jus kak, takkan berefek apapun.. " balas Jojo.
"Jika wajahku merah-merah berjerawat saat pertunangan aku akan sangat malu.. kau rela melihatku dicibir banyak orang..?" tanya Sofia.
"Tidak, tapi aku sungguh hanya iseng saja kak.." ucap Jojo.
"Kau harus kuhukum.. sekarang push up 50x .." ucap Sofia.
"Kak diskon dong.. aku tadi sudah lelah berlarian.." ucap Jojo.
"Kau ini memangnya aku sedang jualan minta diskon segala.." ucap Sofia.
"Kakk.. ayolah.." ucap Jojo dengan wajah memelas.
"Cepat push up 40x.. " ucap Sofia.
"Dan kalian awasi Jojo dan hitung dengan benar.." ucap Sofia pada penjaga yg sedang lewat.
Sementara Sofia mencuci mukanya dan Jojo mau tidak mau push up 40x.
"Malang sekali nasibku ini.." gumam Jojo dalam hati.
"35,..36.. 37..38.. 39.. 40.. selesai.." ucap Jojo dengan nafas terengah-engah.
"Bagus, ingat jangan lagi mengerjai siapapun yg sedang tidur apalagi mencoret-coret wajahnya.. " ucap Sofia.
"Iya kak aku berjanji.." ucap Jojo.
"Bagus, di dapur ada smothie strowberry kau boleh meminumnya.." ucap Sofia meninggalkan Jojo.
Alfi pun turun dari lantai 2 dan menemui Sofia. Mereka berbicara sejenak sebelum Alfi pulang.
"Sofia apa kau siap besok?" tanya Alfi.
"Ya, lumayan.. aku hanya sedikit gugup.. kau sendiri?" ucap Sofia.
"Sama, aku pun gugup dan pasti tegang.. " balas Alfi.
"Pokoknya kita harus banyak istirahat agar tubuh kita vit besok.." ucap Sofia.
"Iya aku juga akan langsung istirahat saat pulang nanti.." ucap Alfi.
"Ya jangan lupa makan.." balas Sofia.
"Tentu.. aku pulang dulu ya.. sampai jumpa besok.." ucap Alfi.
"Ya.. sampai jumpa besok.." ucap Sofia tersenyum.
__ADS_1
Sofia pun mengantar Alfi hingga ke halaman, lalu Alfi pergi dengan mengendarai mobilnya.