
Ditengah kedamaian Diana dan keluarganya, muncul kabar membahagiakan lainnya. Dimana pamannya Jonathan akan melangsungkan pernikahan untuk yg kedua kalinya. Kali ini dengan seorang wanita biasa yg ia kenal disuatu tempat.
Seluruh keluarga pun terkejut mendengarnya. Tapi disatu sisi mereka ikut bahagia mendengarnya. Karena dengan begitu mereka berharap Eve kecil memperoleh kasih sayang yg tulus dari seorang ibu. Dan ibu kandung Eve pergi entah kemana setelah ketahuan berselingkuh dengan pria lain.
Semua anggota keluarga pun berkumpul di kediaman Reina dan Satria. Mereka semua nampak bahagia dan terharu mendengar Jojo akan menikah lagi. Dan dari apa yg diceritakannya, wanita tersebut adalah seorang pengusaha muda yg merintis usaha fashion kecil-kecilan.
Jojo pun belum sempat memperkenalkannya karena kesibukannya. Kini ia sedang menemui semua anggota keluarganya dan membagikan undangan pernikahannya.
Semua orang pun nampak bahagia mendengarnya, hingga Eve kecil pun tersenyum saat ditanya soal pernikahan dadnya. Ia yg tak tahu apa-apa hanya bisa mengenalnya kalau wanita tersebut adalah wanita yg baik dan lembut.
"Selamat Jojo.." ucap Reina dan Satria.
"Terimakasih aunty.. uncle.." ucap Jojo.
"Selamat Jojo, semoga kali ini adalah yg terakhir.." ucap Sofia.
"Ya terimakasih kak, selama ini kakak banyak membantuku.." ucap Jojo.
"Tentu saja.." balas Sofia.
"Selamat Jo, aku harap kau berbahagia.." ucap Kenan.
"Ya kak, terimakasih.." balas Jojo.
"Uncle.. selamat ya.. semoga menjadi keluarga yg samawa.." ucap Diana.
"Terimakasih Diana.. aminn.." ucap Jojo.
"Uncle, congratulation... " ucap Brian.
"Thanks Brian.." ucap Jojo.
"Baiklah, dimana calonnya Jo?" tanya Sofia.
"Ehmm.. dia sedang sibuk kak dengan bisnisnya.. " ucap Jojo.
"Oohh begitu, yasudah.. sebenarnya aku ingin berkenalan dengannya.." ucap Sofia.
"Iya nanti kalian pasti bertemu.." balas Jojo.
"Hai Eve.. " sapa Diana pada Eve.
"Kakak.." ucap Eve yg langsung memeluk Diana erat.
"Bagaimana apa kau bahagia dad menikah?" tanya Diana.
"Ya.. aku bahagia karena daddy juga bahagia.." ucap Eve.
"Bagus, gadis pintar.." ucap Diana.
"Eh ada om Kenneth.." ucap Eve.
"Sekarang dia bukan om tapi kakakmu juga.." ucap Diana.
"Halo Eve.. apa kabarmu?" tanya Kenneth.
"Aku baik sekali.." balas Eve.
Dan seluruh keluarga pun bercengkrama membahas pernikahan Jojo. Mereka sangat antusias akan calonnya. Dan Jojo pun membagikan undangannya karena didalamnya terdapat akses untuk masuk ke dalam acara pernikahannya.
"Wow.. kau memang sudah matang mempersiapkannya.." ucap Sofia.
"Tentu kak.." balas Jojo.
"Sarah.. seperti nama sahabatku.." ucap Diana.
"Mungkin kebetulan sayang.." ucap Sofia.
Obrolan pun berlanjut dengan makan bersama. Semua nampak bahagia menyambut hari bahagia Jojo. Dan mereka 100% mendukung siapapun yg menikah dengan Jojo.
☘☘☘
Beberapa hari setelah itu, Sarah sahabat Diana pun menghubunginya untuk mengajaknya bertemu. Mereka terakhir kali bertemu saat pernikahan Diana. Dan kini Sarah ingin memberikan undangan pernikahannya.
__ADS_1
Sarah pun menunggu Diana di sebuah cafe.
"Diana.." ucap Sarah.
"Sarah.. sudah lama sekali tak bertemu.." ucap Diana langsung cipika-cipiki dengan sahabatnya.
"Jadi kau akan menikah?? dengan siapa??" tanya Diana to the point.
"Kau sangat tak sabaran.." ucap Sarah lalu mengeluarkan undangan yg tak asing dimata Diana.
"Ini terimalah.." ucap Sarah memberikan undangan pernikahannya.
"Kau bercanda?" tanya Diana.
"Aku serius.. Ada apa Diana??" tanya Sarah.
"Aku sudah mendapatkan undangannya.." ucap Diana.
"Kau mengenal calonku?" tanya Sarah.
"Bukan mengenalnya lagi.. dia adalah.. pamanku.." ucap Diana.
"Astaga.. kenapa dunia sesempit ini.." ucap Sarah.
"It's oke.. aku pasti datang dengan suamiku.." ucap Diana.
"Terimakasih Diana.." ucap Sarah.
"Dan keluargaku ingin berkenalan denganmu.. " ucap Diana.
"Aku akan menemuinya nanti malam.." balas Sarah.
"Aku harap kau bahagia dengan pamanku dan keponakanku Eve.." ucap Diana.
"Amin.. Aku akan berusaha yg terbaik Di.." ucap Sarah.
Lalu mereka pun berbincang karena sudah lama tak bertemu. Setelah itu, keduanya pulang untuk beristirahat. Dan Sarah akan kembali ke apartemen yg ia sewa di Jakarta. Saat menuju ke mobil masing-masing, Sarah dicegat oleh beberapa orang tak dikenal.
"Kau ikut kami..!
"Sudah ikut saja..!" ucap mereka menarik tangan Sarah.
"Tolonngggg..!" teriak Sarah.
Kebetulan saat itu mereka bertemu di cafe yg terletak di sebuah Mall. Dan Diana parkir mobil agak jauh dari Sarah. Diana mendengar teriakan sahabatnya tersebut dan langsung berlari kesana.
Diana pun melihat troli di sekitar parkiran dan mendorongnya menuju ke arah Sarah dan orang-orang tersebut.
Brukkk..!!
"Siapa yg berani menyerangku?"
"Aku.. jadi lepaskan temanku.." ucap Diana.
"Ck.. sudah kalian hadapi wanita itu biar aku membawa wanita ini." ucap sang ketua preman tersebut.
"Baik bos."
Diana pun merasa tertantang dan melawan mereka semua sendirian. Ia lagi-lagi melupakan akan kehamilannya dan bertarung menumbangkan mereka semua.
Bughh..Bughh..Bughh..
Brukk..
"Hei, mau kemana kau?" ucap Diana.
"Aku tak punya waktu untuk meladenimu.." ucapnya langsung menarik Sarah masuk ke dalam mobil.
Diana pun tak tinggal diam dan menahannya. Tapi pria tersebut justru hendak melukai Sarah dengan pisaunya.
"Mundur atau wanita ini aku lukai.."
"Oke.." ucap Diana.
__ADS_1
Diana pun perlahan mundur dan merogoh sesuatu dibelakang bajunya. Dan dengan gerakan cepat Diana menembak kaki pria tersebut hingga jatuh dan Sarah langsung melarikan diri ke arah Diana.
Dorr....!
"Akh.. siapa kau..?" ucapnya terjatuh.
"Tidak penting siapa aku tapi bersiaplah masuk ke sel tahanan.." ucap Diana.
Suara tembakan pun membuat beberapa orang mendekat termasuk petugas keamanan. Dan pelaku bisa diamankan sementara Diana dan Sarah dimintai keterangan. Diana pun meminta mereka untuk memutar cctv sekitar agar melihat kejadian dengan jelas. Dan pelaku langsung ditahan.
Baik Kenneth maupun Jojo pun datang ke kantor polisi menjemput mereka berdua. Kenneth pun sangat khawatir mendengar Diana melawan orang-orang tersebut sendirian.
"Kau tak apa?" tanya Kenneth.
"Ya.. bisa kau lihat sendiri.." ucap Diana.
"Syukurlah." ucap Kenneth.
"Maaf Diana harus merepotkanmu.." ucap Jojo.
"Tak apa uncle.. untuk sementara Sarah biarlah menginap dirumahmu.. jangan biarkan dia tinggal sendirian.. " ucap Diana.
"Baik, aku mengerti.." ucap Jojo.
Dan mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
☘☘☘
Setelah kejadian penculikan Sarah, kali ini terjadi lagi penculikan tapi bukan Sarah yg menjadi targetnya melainkan Eve. Entah siapa pelakunya yg jelas ia membuat Jojo khawatir pada keluarganya.
Saat itu, sedang dilakukan fitting baju. Diana pun menemani Sarah dan ia juga akan mencoba baju miliknya. Tapi tiba-tiba pengasuh Eve menelpon kalau Eve diculik saat ia pulang sekolah.
"Apaa?? bagaimana bisa?" tanya Jojo emosi.
"Baiklah, aku akan menghubungi polisi dan orang-orang SHIELD.." ucap Jojo lalu menutup teleponnya.
Diana yg mendengarnya pun terkejut dan langsung menanyakannya.
"Ada apa uncle?? Eve kenapa?" tanya Diana.
"Dia diculik di sekolahnya.." ucap Jojo.
"Ini sudah yg kali kedua Eve diculik.. apa uncle punya musuh?" tanya Diana.
"Tidak, hanya saingan bisnis dan aku yakin mereka tak tahu tentang Eve.." ucap Jojo.
"Pasti orang tersebut adalah orang terdekat karena tahu sekolah Eve dan kapan anak itu pulang.." ucap Diana.
"Jadi apa yg harus kulakukan?" tanya Jojo.
"Aku akan membantu dan mencari bersama tim SHIELD." ucap Diana.
"Baiklah Diana terimakasih.. tapi hati-hati.." ucap Jojo.
"Oke.. " balas Diana langsung menghubungi orang-orangnya.
Diana pun bergerak dengan mengecek semua cctv sekitar sekolah dan mereka tertangkap cctv sedang membawa Eve masuk dengan paksa. Dengan segera Diana mengecek jenis mobil, warna dan platnya. Lalu ia menelusuri cctv jalanan yg dilalui mobil tersebut.
"Bagaimana?" tanya Diana pada timnya.
"Mereka ke arah kota F nona.."
"Bagus.. terus cari tahu dan kita langsung bergerak.." ucap Diana memimpin pencarian.
Diana pun bersama timnya bergerak, sementara urusan kantor diserahkan pada Kim. Dan Kim yg akan melaporkan beberapa pekerjaan yg harus dilakukan Diana.
"Nona, kami berada tepat di belakang mobil tersebut.." ucap mata-mata yg dikirimkan Diana.
"Bagus.. terus ikuti.." ucap Diana.
Hingga mereka menuju ke sebuah rumah besar dan masuk ke sana. Tapi orang-orang Diana tak bisa masuk karena panjagaan yg ketat. Setelah melaporkan posisi pada Diana, Diana pun mencaritahu siapa pemilik rumah tersebut. Didapatlah informasi tak terduga.
"Bella Aulia.." gumam Diana terdiam ingat seseorang.
__ADS_1
Lalu ia menghubungi Jojo untuk memberitahu lokasi Eve, Jojo pun tak kalah terkejut. Dan Diana berencana masuk kesana bersama Jojo besok. Sementara orang-orangnya memantau pergerakan di rumah tersebut.