Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.53


__ADS_3

Malam itu Sofia kesal bukan main, ternyata misinya kali ini benar-benar menguras emosinya. Apalagi ia wanita jika ia terlihat lemah maka ia akan jadi target empuk para pria hidung belang. "Sungguh misi kali ini menguras emosiku.." gumamnya sembari melajukan mobilnya.


Dan malam itu ia berkeliling ke beberapa tempat, dan ia mendapat pesan dari seseorang yg memesan barang haram tersebut. Ia juga mengatakan jika ia tahu dari tuan Smith. Dan Sofia pun kembali ke rumah untuk mengambil barang serta menemui pemuda tersebut.


Saat pulang, Sofia mengambil pistolnya dan menyembunyikannya dibalik bajunya. Ia berjaga-jaga jika harus bertemu pria-pria hidung belang. Dan ini juga upayanya agar mendapat perhatian dari BlackStar dan diterima secara resmi.


Setelah menyiapkan segalanya Sofia pun bergegas menuju tempat yg dijanjikan. Tempat yg sangat mencurigakan, disebuah bar yg nampak sepi. "Tempat yg mencurigakan, nampaknya ada yg mau menipuku.." gumamnya tersenyum dari mobilnya menatap gedung aneh yg disulap menjadi bar.


Dengan langkah pasti Sofia masuk ke dalam, di dalamnya nampak normal. Ia pun duduk disebuah kursi, lalu muncullah seorang pria.


"Nona Gracia.." ucapnya.


"Iya, siapa?" balas Gracia.


"Aku rekan Smith, orang yg memesan barang.." jawabnya.


"Baiklah.. Ini barang yg kau pesan, silahkan di cek dahulu.." ucap Gracia.


"Baiklah.." ucapnya. Lelaki itu pun mengecek barangnya dan tersenyum.


"Sangat bagus nona.." ucapnya.


"Ya.. jika sudah yakin silahkan transfer uangnya tuan.." ucap Gracia.


"Sebelum itu ada baiknya kita ngobrol sejenak.." ucapnya lagi, dan tiba-tiba pintu bar ditutup oleh seseorang.


"Apa yg kalian lakukan?" teriak Gracia.


"Mengajakmu bersenang-senang nona.." ucap mereka yg ada sekitar 5 orang.


"Oh jadi kalian hanya pecundang? 1orang wanita melawan 5 orang pria? Huh.. menyedihkan.." cibir Gracia.


"Sial.. !"


"Mau dengan cara halus atau kami akan memaksamu?"


"Hhh.. merepotkan sekali kalian ini.." ucap Gracia.


Tanpa basa-basi Sofia meninju lelaki dihadapannya hingga pingsan. Bugghh..


"Ayo sini maju.." tantang Gracia.


"Dasar p*****r!"


Namun baru berapa langkah, kaki Gracia sudah menendang wajahnya dan langsung pingsan seketika. Buggghh..!


Tak berhenti sampai disitu Sofia juga melancarkan serangan mematikannya kepada 3 pria lainnya hingga mereka semua babak belur dan tak mampu bangkit lagi.


"Bagaimana? masih mau memaksaku?" tanya Gracia tersenyum.

__ADS_1


"Ada banyak sekali wanita diluar sana jadi kenapa kalian capek-capek menggangguku..?" ucap Gracia kesal dan kembali menendang tubuh mereka yg sudah tergeletak. Buggghh..Bughh..


Lalu Gracia keluar dari bar tersebut. Ia pun menelpon anak buahnya untuk membereskan para pria yg babak belur habis ia pukuli.


"Kalian cepat datang kemari.. panggil polisi.. karena ada yg tidak beres dengan bar ini.. aku sudah menghajar mereka semua, jerat mereka dengan tuduhan pelecehan seksual..!" perintah Sofia.


"Siap nona.." ucap seorang anak buahnya di telepon.


Dengan cepat mereka datang dan membereskan perbuatan Sofia. Semua pelaku sudah diamankan dan Sofia juga sudah meninggalkan bar tersebut tepat sebelum polisi datang. "Ayolah BlackStar apa aku kurang menonjol?" gumam Sofia di dalam mobilnya.


Malam semakin larut dan Sofia pun pulang ke apartemennya. Ia segera membersihkan diri dan merebahkan tubuhnya. Tak lupa ia juga menulis laporan pada kakeknya serta Kenan. Setelah itu ia menutup matanya dan mengistirahatkan tubuhnya yg lelah.


☘☘☘


Ditempat lain, organisasi Blackstar di negara paman Sam pun cukup tertarik pada wanita bernama Gracia. Beberapa ketua grup pun mengadakan rapat untuk mengundang Gracia masuk ke dalam organisasi tersebut. Karena bukan hanya pandai berbisnis, ia juga kaya raya dan hebat dalam bertarung.


"Jadi bagaimana menurut kalian?"


"Dia cukup menjanjikan.."


"Benar, anak buah Jhonson dibuat tak berdaya kemarin malam.."


"Untung Jhonson masih bisa selamat.."


"Bos pasti akan senang melihat potensi ini.."


"Benar, dia sangat berguna.."


"Besok panggillah dia kemari, kita akan mengajaknya bergabung dan harus berhasil.. tawarkan apa saja, tas mahal, sepatu bermerek atau berlian sebagai pancingan karena telah memajukan bisnis kita.." ucapnya.


"Aku setuju.."


"Aku juga.."


"Kami juga.."


"Hahahhahahhaha ..."


Dan mereka pun setuju untuk mengajak Sofia bergabung. Dengan begitu rencananya akan berjalan dengan mulus.


☘☘☘


Namun, berbeda dengan anak buahnya. Kini bos mereka tengah bimbang. Karena wanita yg ia incar menghilang.


"Bagaimana bisa kalian tidak bisa mencari seorang wanita?" teriaknya.


"Ma-maaf tuan.." jawab bawahannya pasrah.


"S****t..! Pokoknya cari sampai dapat..!" perintahnya.

__ADS_1


"Kemarin katanya di Singapura, nanti kalian bilang lagi dia rusia.. dasar tidak becus..!" umpatnya.


Dan anak buahnya pun hanya bisa menunduk dan takut pada kemarahan tuannya.


Jauh di lubuk hati pria itu, ia sangat merindukan Sofia.


"Sofia.. mengapa aku terus merindukanmu? dan kenapa nomormu tidak aktif lagi?" gumamnya dalam hati. Tapi semenit kemudian ia meruntukki kebodohannya merindukan musuhnya sendiri.


"Akh sial, kenapa juga aku harus merindukannya? dia itu musuh Vall, ingat Sofia itu adalah musuhmu.." gumamnya lagi. Dan kini Vall nampak frustasi sendiri.


☘☘☘


Disebuah pulau, tepatnya di dalam goa. Sepasang suami istri tengah memadu kasih. Umur bukan penghalang bagi mereka untuk terus jatuh cinta. Mereka pun menikmati waktu-waktu berdua ini dengan suasana romantis dan juga menggelora.


"Sayang.. kau ini sudah tua masih saja semangatnya..!" ucap Reina.


"Tentu dong, usia tua tapi jiwa dan semangatku selalu muda.." balas Satria disamping istrinya memeluknya dengan erat.


"Selama disini kita nikmati saja, siapa yg tahu besok apa yg akan terjadi jika kita pulang.. " ucap Satria.


"Oh My God.. sudah dipastikan berkas-berkas bertumpuk dimejaku.." balas Reina membayangkan pekerjaan yg tiada habisnya.


"Haha, aku juga begitu.. makanya anggaplah tuhan sedang memberi kita liburan sekarang.." balas Satria.


"Iya kau benar.. " ucap Reina tersenyum.


"Baik kalau begitu 1x lagi bagaimana?" tanya Satria dengan senyum penuh arti.


"Tuh kan balik lagi kesitu, mentang-mentang sehat semangatnya jadi 45 lagi.. " gerutu Reina.


"Ayolah.. " pinta Satria.


Dan Reina hanya tersenyum. Mereka pun melanjutkan aktifitas olahraga malam mereka yg bergelora seperti pengantin baru. Dan tentu saja goa tersebut sudah disulap bak rumah oleh Satria dengan bantuan beberapa orang didesa. Mulai dari sekat-sekat kamar, hingga dapur ia buat senyaman mungkin untuk istrinya.


Berbeda dengan kedua anak kembarnya yg tengah bersusah payah mempertaruhkan nyawa demi menemukan mereka. Jika keduanya tahu pasti mereka akan sedih melihat kondisi kedua putra putrinya.


☘☘☘


Disebuah Apartemen mewah di Singapura, nampak seorang lelaki tampan tengah menatap lekat foto seorang gadis yg ia cintai. Ia pun begitu merindukannya tapi saat ini gadis tersebut tak bisa ia hubungi. Ia hanya bisa puas memandanginya sendirian dikamarnya untuk mengobati kerinduannya. "Sofia kuharap kau baik-baik saja disana.." gumam Alfi.


\=\=Dear pembaca setiaku..


Beberapa hari ini saya lagi mager banget, efek hujan terus menerus.. maaf ya telat up.. bahkan sampe malam🙏😁


Saya cuma minta doa dan dukungannya.. eh udah kayak caleg aja ya😂😂 ..


Pokoknya saya minta dukungan like dan votenya secara ikhlas agar saya semakin semangat berkarya.. ❤


salam hangat dari author yg mageran ini..😂

__ADS_1


__ADS_2