Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.33


__ADS_3

Sore ini mereka tengah bersiap untuk terbang ke Indonesia. Semua barang-barang sudah tersusun rapi di dalam koper masing-masing. Dan Sofia sudah pusing melihat kopernya yg sangat banyak mengingat ia harus tinggal disana selama 1 bulan. "Kenapa barangku jadi sebanyak ini?" gerutunya.


"Hahaha.. kau itu tinggal disini berapa lama? wajar saja sebanyak ini.. " goda Kenan.


"Huh dasar.. bantulah kakakmu ini.." ucap Sofia.


"Para bodyguard disana pasti akan membantumu.." ucap Kenan tersenyum.


"Iya juga sih.. kenapa aku mesti repot.. Pasti mereka juga yg membawanya dari apartemen kemari." gumam Sofia.


"Sudahlah kak.. ayo masuk ke mobil klo semua barangmu sudah siap.." ajak Kenan.


"Sebentar aku cek ulang.." balas Sofia.


Sofia pun mengecek kembali barang-barangnya di kamar hotel sampai ke toilet agar tak ada 1 pun barang yg tertinggal. Setelah semua aman ia pun menyusul Kenan naik ke mobil yg sudah disiapkan. Jangan lupa dengan para bodyguard yg membawakan koper-koper miliknya.


Setelah menempuh jarak 30 menit mereka pun tiba di bandara. Sofia pun kaget ternyata mereka akan menaiki pesawat pribadi milik Kenan dan tersadar kalau jadwal keberangkatannya bisa dimajukan lebih awal. "Pantas saja secepat ini.." gumam Sofia dalam hati.


Setelah semua barang-barang mereka dinaikkan dan semua orang telah berada di dalam pesawat, pesawat pribadi itupun lepas landas menuju Indonesia. Dan mereka pun harus menempuh waktu berjam-jam untuk sampai. Sofia pun asik menonton film atau bahkan tidur di kursinya. Sementara Kenan sesekali membuka laptopnya dan mengerjakan pekerjaan kantornya.


Setelah hampir 1 hari mereka berada di pesawat, akhirnya mereka tiba di bandara. Pesawat pun mendarat dengan mulus. Setelah itu mereka dipersilahkan turun dengan dibantu beberapa orang untuk membawa barang bawaannya. Mereka juga sudah disiapkan kendaraan menuju kediamannya. Rasa lelah jelas terlihat dari wajah mereka masing-masing.


Sebuah mobil pun melaju membawa mereka ke sebuah rumah mewah milik Kenan dan Sofia. Sementara Doni naik ke mobil lain menuju rumahnya. Kini baik Kenan maupun Sofia memilih untuk istirahat akibat perjalanan yg melelahkan. Mereka merasa jetlag hingga harus berbaring di tempat tidur. Kenan bahkan menonaktifkan ponselnya agar bisa tidur dengan nyaman.


☘☘☘


Keesokan harinya mereka bangun dengan kondisi yg lebih baik. Kenan bahkan sudah harus kembali bekerja, sementara Sofia dilarang untuk pergi ke kantor oleh Doni. Ia harus beristirahat total baru bisa kembali ke kantor. Kini Sofia yg tengah bosan hanya bisa menghabiskan waktunya di dalam kamar merebahkan tubuhnya yg masih terasa ngilu akibat pukulan-pukulan yg harus ia terima dari pertarungannya.


Seseorang pun mengetuk pintunya.


Tok..tok..


"Iya siapa?" tanya Sofia.


"Saya nona, bi jum.. Ada nona Alice dibawah nona.." ucap seorang pelayan.


"Oh.. ya Bi suruh tunggu sebentar." balas Sofia.


"Apakah gadis itu baru tiba juga di Indonesia?" gumam Sofia lalu bergegas turun.


"Hai.. kak Sofi.." sapa Alice.

__ADS_1


"Hai Alice, apa kau baru tiba di Indonesia?" sapa Sofia sambil memeluk Alice.


"Iya kak.. aku baru tiba 2 hari yg lalu.." ucap Alice.


"Oh aku juga baru tiba kemarin.. pas sekali.." balas Sofia.


"Kudengar kakak sedang sakit jadi aku kemari.." ucap Alice.


"Kata siapa? Jojo?" tanya Sofia.


"Iya Jojo bilang kakak sedang sakit, itupun dari tuan Doni yg menyuruhnya untuk tidak mengganggu kakak.." balas Alice terkekeh pelan.


"Haha.. memang bocah itu suka sekali menggangguku.." balas Sofia.


"Kau mau minum apa?" tanya Sofia.


"Apa saja kak asalkan minuman dingin, cuacanya panas sekali.." ucap Alice.


"Kau harus terbiasa di Indonesia memang sangat terik jika musim panas tiba." balas Sofia sembari pergi menuju kulkas yg berada tak jauh dari ruangan.


"Silahkan diminum, ada sedikit camilan juga.." ucap Sofia menyuguhkan minuman dan beberapa camilan.


"Terimakasih kak.." balas Alice yg langsung meminum jus yg disuguhkan oleh Sofia.


"Alice kau tak perlu repot-repot begini.." ucap Sofia.


"Tak apa kak.. aku kan jarang bertemu kakak.." balas Alice.


"Aku jadi tak enak, membiarkanmu memasak untukku dirumahku.." ucap Sofia.


"Tak usah sungkan kak.. kita kan sudah seperti saudara.. sesekali kakak harus coba menu buatanku.." pinta Alice.


"Baiklah.. apa ada yg kurang dari bahan-bahannya?" tanya Sofia.


"Tidak kak, justru ini sangat lengkap.." balas Alice.


Keduanya pun asik memasak sambil mengobrol. Sofia pun menceritakan bahwa ia sedikit tertarik untuk memasak setelah misinya kemarin. Alice pun mengajari dan mengenalkan Sofia beberapa bahan dan bumbu-bumbu masakan. Keduanya pun nampak akrab dan seru sekali walaupun mereka jarang bertemu.


Alice adalah seorang selebrity Chef di negara Paman Sam. Ia sering memandu acara masak di siaran televisi. Ia juga memiliki paras cantik dan tubuh yg indah, membuat beberapa agensi sering memintanya untuk membintangi sejumlah iklan produk. Dan setiap beberapa bulan ia pasti berkunjung ke Indonesia untuk bertemu kedua orang tuanya.


"Kak besok kita pergi ke Mall yuk.." ajak Alice.

__ADS_1


"Oke baiklah, aku sangat bosan berada di rumah.." balas Sofia.


"Yeaayy.. akhirnya.." ucap Alice.


"Memangnya kau tidak ada teman disini..??" tanya Sofia.


"Ada tapi teman palsu.. hehe.." jawab Alice.


"Maksudmu?" tanya Sofia tak berani menebak.


"Ya mereka hanya ingin dekat karena aku terkenal.. Kalau istilah disini sih pansos kak.. Setiap bertemu mereka akan melakukan siaran langsung di social media bahkan melakukan syuting video di youtube channel mereka tanpa ijin dariku.." ucap Alice kesal.


"Oh, jadi begitu. Yasudah jauhi saja orang-orang yg seperti itu.. kau bisa menemuiku saat aku senggang.." ucap Sofia.


"Terimakasih kak.." balas Alice memeluk Sofia.


"Iya.." balas Sofia membalas pelukan Alice.


"Ngomong-ngomong.. kak Kenan sudah bekerja kak?" tanya Alice.


"Iya dia itu sangat sibuk.. jadi kalau dia baik-baik saja pasti akan pergi ke kantornya.. kalau aku kan sedang terluka jadi kakek menyuruhku untuk rehat sementara.." jawab Sofia.


"Oh jadi begitu.. Syukurlah aku datang kesini jadi kakak tidak kesepian." balas Alice.


"Iya terimakasih ya sudah datang.." balas Sofia.


"Iya kak.. ayo kita makan, makanannya sudah siap.." ajak Alice.


"Oke.. sini aku bantu bawa piringnya .." pinta Sofia.


Mereka pun makan masakan Alice. Sofia pun menilai masakannya sangat lezat dan Alice pun sangat senang mendengarnya. Tak lupa Alice juga memasak untuk Kenan. Setelah makan mereka kembali mengobrol santai di ruang tengah. Mereka saling bercerita satu sama lain, dan tertawa bahagia. Hingga sore hari Alice pun pamit pada Sofia, karena Daddy nya sangat ketat pada putri satu-satunya tersebut.


"Kak aku pulang ya.. takut daddy ngomel.. hehe.." ucap Alice.


"Oke.. biar aku antar kedepan.." balas Sofia.


"Iya kak.." balas Alice.


Setelah sampai di depan, Alice pun berpamitan dan masuk ke dalam mobilnya. Sementara Sofia pun melambaikan tangannya.


"Hati-hati dijalan.." ucap Sofia

__ADS_1


"Iya kak.. sampai ketemu besok.." ucap Alice.


__ADS_2