Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP253


__ADS_3

Dion pun akhirnya mengirim CV nya ke email rumah sakit milik dadnya. Ia juga mengirim beberapa CV ke rumah sakit lain. Pengalaman memang tak pernah mengkhianati kenyataan, Dion mendapat tawaran di beberapa tempat. Hanya dalam waktu beberapa hari ia menerima banyak tawaran dari beberapa rumah sakit yg ingin mempekerjakannya.


Alfi pun harap-harap cemas karena kini putranya diperebutkan oleh banyak rumah sakit. Bagaimana tidak, Dion adalah lulusan terbaik dari unversitas ternama dan lagi pengalamannya di US membuat banyak rumah sakit tertarik.


Tapi karena Dion sudah berjanji pada dadnya akan membantunya di rumah sakit, Dion pun memilih untuk bekerja di rumah sakit milik Alfi. Dan Alfi pun lega mendengarnya.


"Dad puas mendengarnya.. akhirnya ada yg meneruskan rumah sakitku.." ucap Alfi.


"Dad.. aku hanya ingin menjadi seorang dokter.. " ucap Dion.


"Aku tahu, tapi kau juga anakku dan hanya kau yg bisa melakukannya.. tak mungkin kan Diana yg memimpin rumah sakit.." ucap Alfi.


"Iya, bisa-bisa semua staf hormat padanya.." balas Dion.


"Dan mereka pasti tak berani berbuat kesalahan karena takut tulangnya remuk.." ucap Alfi.


"Kalian bicara apa?" tanya Diana merasa sedang dibicarakan.


"Tidak ada, kami hanya sedang membahas rumah sakit.." ucap Alfi.


"Jadi Dion kau bersedia bekerja bersama ayah?" tanya Diana.


"Iya, aku sudah berjanji.." balas Dion.


"Baguslah, aku senang mendengarnya.." ucap Diana.


"Kau sendiri kapan masuk kerja?" tanya Dion.


"Minggu depan, dan aku sangat bosan menunggu sampai minggu depan.." ucap Diana.


"Nikmatilah Diana liburanmu.." ucap Alfi.


"Baik dad, aku mengerti.." ucap Diana.


☘☘☘


Ditempat lain, Kenneth sedang berada di ruangannya melihat dokumen yg akan ia periksa. Ia melihat sebuah nama tak asing dari S Group.


"Brian?" ucap Kenneth.


"Benar tuan, calon penerus S Group.." ucap Jack.


"Oke.. kapan jadwal meetingnya?" tanya Kenneth.


"Nanti sore tuan.." balas Jack.


"Ya.. siapkan segalanya.." ucap Kenneth lalu melanjutkan pekerjaannya.


"Siapa sangka aku bertemu lagi dengan Brian.. Diana bagaimana kabarnya ya?" gumam Kenneth dalam hati.


Wanita yg tak bisa Kenneth lupakan meskipun ia akan sedikit kemungkinan untuk bertemu kembali. Ia sadar ia menyukai Diana, sikap wanita yg tangguh dan selalu percaya diri membuatnya menjadi wanita yg menarik. Belum lagi kemampuan beladiri dan fisiknya yg setara dengan laki-laki, membuatnya tak mudah diremehkan.


Apa yg Diana lakukan?? Bagaimana kehidupannya kini? dan Apakah ia masih mengoleksi banyak kekasih yg membuatnya kesal saat mendengarnya. Kadang ingin rasanya Kenneth menghubungi, tapi ego nya masih terlalu tinggi. Ia hanya bisa mendapatkan info dari rekan-rekannya di tim alfa.


Hingga saat ini ia tengah melakukan meeting bersama Brian. Brian pun nampak tak terkejut setelah melihat profil Kenneth. Dan mereka melakukan bisnis dengan lancar.

__ADS_1


"Aku tak menyangka kau akan keluar dari SHIELD.." ucap Brian.


"Ya meskipun nyonya Sofia sangat kecewa padaku.. Begitu juga dengan Diana.." balas Kenneth.


"Yah, kudengar dia selama liburan hanya dijodohkan dengan beberapa pria pilihan nenek kami.." ucap Brian.


"Dijodohkan lagi?" tanya Kenneth.


"Ya.. aku tak mengerti pemikiran orang tua. Mereka takut Diana macam-macam padahal Diana bisa menjaga dirinya.." ucap Brian.


"Lalu Diana masih menolak?" tanya Kenneth.


"Untuk saat ini Diana masih bisa menolak, tapi tak tahu nanti kalau ada yg cocok dengan seleranya.." balas Brian memberikan umpan.


"Lalu bagaimana dengan para kekasihnya?" tanya Kenneth.


"Mana kutahu, pasti mereka tetap bisa bertemu walaupun sembunyi-sembunyi.." ucap Brian.


"Kau benar.." balas Kenneth.


"Kau sedekat itu dengan Diana sampai tahu para kekasihnya?" tanya Brian.


"Tidak juga, hanya saja Diana selalu berkata apa adanya padaku.." ucap Kenneth.


"Oh begitu.." balas Brian.


Padahal Kenneth mencari tahu identitas para kekasih Diana. Ia ingin tahu setampan dan sehebat apa mereka hingga Diana mau jadi kekasihnya. Tapi setelah tahu, Kenneth merasa mereka ada dibawahnya dari segi ketampanan dan kesuksesan. Percaya diri yg tinggi dari seorang Kenneth membuatnya yakin kalau Diana pasti meninggalkan mereka semua.


Hingga suatu hari Kenneth menemui kakeknya untuk membahas perjodohan. Suatu hal yg paling ia hindari di dunia ini. Padahal ia sudah bertekad akan menemui Diana dan menyatakan perasaannya saat ia sudah siap.


"Tidak kek, aku punya pilihan sendiri.." balas Kenneth.


"Benarkah? kalau begitu bawa dia padaku, kalau tidak ada kau ikut perjodohan yg sudah kusiapkan.." ucap Hayes.


"Aku akan membawanya nanti.." ucap Kenneth.


"Nak usiamu sudah siap untuk menikah.." ucap Hayes.


"Aku tahu kek, tapi cukup dengan duduk di perusahaan kakek apa itu tidak cukup?" tanya Kenneth.


"Kau masih saja angkuh.." ucap Hayes.


"Kau harus menikah agar hidupmu berwarna. Lihat dirimu, selalu sendirian.." ucap Hayes.


"Tidak juga, ada kakak dan Melisa.." ucap Kenneth.


"Mereka juga punya kehidupan sendiri.. " ucap Hayes.


"Baiklah, kek aku pasti akan membawa seorang gadis dihadapanmu.. " ucap Kenneth.


"Janda juga tak apa asal kau bahagia.." balas Hayes.


"Kakek itu tidak lucu.." ucap Kenneth.


"Atau mau pilihan kakek?" tanya Hayes.

__ADS_1


"Ya ya.. aku pasti akan membawanya nanti.." ucap Kenneth pergi meninggalkan kakeknya.


"Anak itu tetap tak berubah.." gumam Hayes.


☘☘☘


Sementara Diana telah kembali bekerja dan mendapatkan misi. Diana pun menolak posisi Kenneth sebagai kapten. Ia memilih menjadi anggota saja, membuat Sofia tak bisa berkata apa-apa.


Dan pergilah tim alfa untuk menangkap pelaku pembunuhan berantai. Seorang psikopat yg memburu banyak anak untuk dijadikan boneka. Dan kasus itupun menjadi berita hangat yg membuat orang-orang khawatir akan anak-anak mereka.


Dan Diana menyamar bersama tim alfa untuk membereskannya. Setelah menemukan barang bukti dan juga para korban, Diana dan rekannya menangkap psikopat tersebut. Kini kasusnya sedang masuk ke tahap penyelidikan setelah pelakunya tertangkap. Pelaku pun mendapat hukuman dan penanganan agar ia tak kabur dan melakukan kejahatan lagi.


Diana dan tim alfa pun pulang dengan membawa keberhasilan. Meskipun ada yg kurang dalam tim mereka yaitu Kenneth. Orang yg paling tegas sekaligus orang yg paling mereka rindukan.


"Bagaimana jika setelah ini kita temui kapten..?"


"Ide bagus. "


"Diana kau ikut kan? jangan absen lagi.."


"Benar, kau kan juga dekat dengan kapten.."


"Baiklah, tapi aku tak janji.." balas Diana.


"Pokoknya kau harus ikut atau kami akan mendatangi rumahmu.."


"Oke oke.. baiklah aku akan ikut.." ucap Diana.


Setelah menentukan waktunya mereka pun kembali ke rumah masing-masing. Dan Diana terpikir untuk membawakan cake untuk Kenneth. Karena yg ia tahu Kenneth menyukai cake buatannya.


Dengan terampil Diana membuatkan cake untuk Kenneth dan ia berencana berdamai dengan hatinya karena bagaimanapun itu hidup Kenneth. Walaupun ia kecewa tapi ia harus tahu diri.


Tibalah hari dimana Diana dan semua tim alfa berkumpul. Diana membawa cake buatannya membuat mereka semua penasaran ingin mencobanya.


"Nanti saat kapten datang.." ucap Diana.


Tak berselang Kenneth pun tiba setelah jam bekerjanya habis. Ia masih mengenakan setelan jas dan tampilannya yg berbeda saat bekerja sebagai kapten tim alfa.


"Hai semua, maaf membuat kalian menunggu.. " ucap Kenneth.


"Apa ini benar kau kapt?"


"Iya kau tampak berbeda.." ucap anggota tim alfa yg lain.


"Aku menyebutnya tampan dan modern.." ucap Diana memberikan cake yg ada di tangannya.


"Kau sudah tidak marah padaku?" tanya Kenneth.


"Karena kau tampan jadi termaafkan.." ucap Diana.


"Ehmm.. Diana majulah.." ejek rekannya.


"Kalau maju lagi, bisa bahaya jadi begini saja.." ucap Diana.


Dan suasana pun kembali mencair. Mereka senang melihat Kenneth terlihat lebih baik dan bisa menyesuaikan diri. Padahal awalnya Diana ingin menculiknya untuk kembali ke tim alfa.

__ADS_1


__ADS_2