Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.178


__ADS_3

Sofia pun menghubungi adik kembarnya dan menceritakan permasalahannya. Kenan pun terkejut tapi ia selalu siap untuk membantu Sofia. Kenan dan Sofia pun akan segera bertemu di Paris untuk penyelidikan, karena hotel disana masih memiliki hubungan kerjasama dengan S Group.


"Baiklah kak, aku siap membantumu.." ucap Kenan.


"Terimakasih Ken, katakanlah jika nanti kau butuh bantuanku.." ucap Sofia.


"Siapkan saja tim keamanan saat pertunangan dan pernikahanku nanti.. " balas Kenan.


"Oke.. tak masalah.." ucap Sofia.


Dan mereka pun merencanakan tanggal keberangkatan, bahkan Kenan sudah menghubungi pihak hotel untuk melakukam investigasi bersama Sofia.


Sofia pun sudah menyuruh orangnya untuk mencari tahu siapa Nathalie dan apa saja yg dia lakukan 5 bulan terakhir. "Mari kita lihat apakah wanita itu mampu melawanku?" gumam Sofia sembari melihat laptopnya.


Sofia pun pulang agak terlambat, tapi ia tahu kalau suaminya akan lembur malam ini. Jadi ia tak perlu buru-buru memasak makan malam. Ia pun sampai di rumah tepat waktu dan memasak makan malam.


Saat Alfi pulang, Sofia pun nampak seperti biasanya. Ia melayani suaminya dengan menyiapkan pakaian, dan makanan seperti biasa. Dan mereka pun makan bersama di meja makan. Sofia pun tak banyak bertanya, meski Alfi terus meyakinkannya. Sofia hanya tersenyum dan berusaha untuk mempercayai suaminya.


Hingga akhirnya Sofia meminta ijin untuk pergi ke Italia dengan alasan sebuah pekerjaan. Alfi pun tak curiga sama sekali, ia hanya meminta Sofia untuk berhati-hati. Padahal sesungguhnya Sofia akan pergi ke Paris bersama Kenan.


Beberapa hari berikutnya Sofia pergi menuju ke Italia dan Alfi mengantarkannya ke bandara seperti biasa. Tangis haru pun terjadi lagi, entah mengapa Sofia kini gampang sekali terharu.


"Aku akan baik-baik saja, kuharap aku bisa pulang secepatnya.." ucap Sofia.


"Jangan menangis, aku akan selalu menghubungimu.." ucap Alfi.


"Ya.. I love you.." ucap Sofia.


"I love you too.." balas Alfi.


Setelah puas berpelukan, Sofia masuk ke dalam pesawat pribadi SHIELD dan terbang menuju ke Paris. Alfi pun kembali ke rumah sakitnya, dan bekerja. Walau ia tahu, tekanannya mulai tersa berat saat di rumah sakit. Alfi pun meminta anak buah ayahnya untuk mencaritahu tentang Nathalie dan apa yg ia lakukan 4 bulan sebelumnya.


Hari demi hari, gunjingan demi gunjingan pun semakin santer terdengar. Alfi tak mau ambil pusing, namun selama itu pula ia menyediakan fasilitas bagi Nathalie untuk mengecek kandungannya. Dan jika waktunya tiba ia akan melakukan tes DNA pada janin tersebut.


Sementara Sofia, ia baru saja tiba di Paris. Ia pun langsung menuju hotel tempatnya menginap kemarin dan juga tempat yg sama saat Nathalie menginap. Sofia menunggu kedatangan Kenan. Hingga pada malam hari Kenan pun tiba di negara tersebut. Sofia pun menyambutnya di bandara bersama anak buahnya.


Mereka langsung menuju ke hotel dan makan malam di hotel tersebut. Setelah makan Sofia mempersilahkan adiknya untuk beristirahat dan ia pun kembali ke kamarnya.


Keesokannya, mereka berdua mulai bergerak. Laporan demi laporan dari anak buah Sofia pun sudah sampai di telinganya.


"Dasar rubah betina, kau bahkan tak tidur dengan suamiku berani-beraninya.." ucap Sofia saat mendapat laporan dari anak buahnya.

__ADS_1


Kejadian di hotel J Group pun tak terjadi apa-apa karena Alfi memang tertidur dan tak sadarkan diri. Sementara CCTV di hotel mengungkapkan kalau mereka baru 10 menit masuk ke dalam sebelum Sofia melakukan penggrebekan.


Dan Kenan sedang melobi orang-orang hotel tersebut agar mendapatkan daftar tamu serta CCTV 4 bulan yg lalu saat Sofia tengah berbulan madu.


Dengan koneksi yg dimiliki Kenan, mereka pun mendapatkan data-datanya. Memang benar Nathalie ada di daftar tamu, tapi ia datang sendiri. Dan CCTV di depan kamar Sofia menunjukkan kalau tak ada yg berani memasuki kamar kecuali Sofia dan Alfi, serta petugas kebersihan.


Teka-teki ini pun agak sulit untuk dipecahkan. Tapi Kenan terus berusaha bersama dengan anak buah Sofia.


"Kak kau tenang saja, kami akan mencari sampai dapat.." ucap Kenan.


"Ya, maaf ya aku selalu merepotkanmu.." ucap Sofia.


"Yg jelas, Alfi tak melakukannya dengan wanita itu.." ucap Kenan.


"Ya aku tahu itu.." ucap Sofia.


Lalu tiba-tiba, anak buahnya mendapatkan rekaman Nathalie keluar dari sebuah kamar dengan kondisi berantakan dan pakaian yg kusut.


"Tunggu nona, lihatlah.."


"Ada apa? " tanya Sofia lalu menuju ke meja anak buahnya.


"Lihatlah, wanita yg nona cari baru saja keluar dari kamar ini dengan kondisi yg berantakan.."


"103.." ucap anak buah Sofia.


"Aku akan menghubungi pihak hotel.." ucap Sofia.


"Tidak, aku yg akan menghubunginya kau duduk saja dan menerima laporan dari mereka." ucap Kenan.


"Baiklah.. " ucap Sofia.


Kenan pun menghubungi pihak hotel dan 1 jam kemudian diperolehlah data yg cukup mengejutkan.


"Alexander.." ucap Sofia.


"Kau mengenalnya?" tanya Kenan.


"Ya dulu dia sahabatku.." ucap Sofia.


"Baguslah, tapi sekarang?" tanya Kenan.

__ADS_1


"Dia bukan temanku, karena dia diam-diam menyukaiku.. dia juga merusak suasana bulan maduku disini.." ucap Sofia.


"Wow.. aku mengerti kini mengapa wanita dan pria jarang ada yg bersahabat." ucap Kenan.


"Tapi kini aku harus mencarinya sampai dapat.." ucap Sofia.


"Apa nama perusahaan tempatnya bekerja, karena kurasa namanya tak asing.." ucap Kenan.


"Delta.corp.." ucap Sofia.


"Oke.. aku akan mencari infonya.." ucap Kenan.


"Ya.. anak buahku juga akan mencari infonya." ucap Sofia.


Keesokan harinya Sofia dan Kenan pun kembali membahas hal tersebut.


"Kak, kurasa pria itu sedang melarikan diri.." ucao Kenan.


"Apa maksudmu?" tanya Sofia.


"Dia dikabarkan menghilang dan dari info yg kudapat sedang dalam pengobatan depresinya.." ucap Kenan.


"Apa Depresi?" tanya Sofia.


"Ya.. aku tak tahu apa penyebab pastinya tapi ia sedang menjalani pengobatan dan kini tengah menenangkan diri di suatu tempat.." ucap Kenan.


"Aku akan mencarinya untuk mencaritahu siapa ayah dari janin Nathalie, karena kemungkinan dia ayah biologis anak itu.." ucap Sofia kesal dan menangis.


"Kak, tenanglah.. sudah jangan menangis, serahkan ini pada tim SHIELD.. aku yakin mereka pasti menemukannya.." ucap Kenan.


"Ya Ken, mereka harus menemukannya.." ucap Sofia sembari menangis.


Kenan pun memeluk Sofia untuk menenangkannya. Ia tak tahu kalau kakaknya akan sesedih itu karena suatu masalah di awal masa pernikahannya. Yg Kenan tahu, kakaknya adalah wanita yg tegar dan tangguh. Ia merasa kakaknya agak berbeda dari biasanya.


Setelah Sofia tenang, Kenan menyurunya untuk kembali ke Singapura agar Alfi tak curiga. Dan untuk pencarian Alex dilanjutkan oleh tim SHIELD. Sofia pun mendengarkan nasihat adiknya dan kembali ke Singapura.


Mereka berdua pun berpisah di bandara menuju ke negara masing-masing. Dan setelah menempuh waktu berjam-jam, Sofia pun tiba di Singapura. Ia sudah dijemput oleh Alfi. Alfi pun melihat wajah Sofia terlihat pucat tak seperti biasanya.


"Sayang kau sakit?" tanya Alfi.


"Tidak aku hanya butuh istirahat dan lelah saja.." ucap Sofia.

__ADS_1


"Ayo kita langsung ke mobil dan pulang.." ucap Alfi menggandeng tangan Sofia.


Setelah sampai di apartemen, Sofia pun langsung mendi dan setelah itu tidur di kamarnya. Alfi pun melihatnya dan membiarkannya padahal ia sudah menyiapkan makan malam untuk istrinya. Ia tak tega melihat wajah Sofia yg memucat karena kelelahan. "Semoga kau hanya kelelahan bukan karena sakit.. " gumam Alfi dalam hati.


__ADS_2