Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP295


__ADS_3

Diana pun menepati janji kakek dan momnya 7 untuk menaikkan gaji Kim beserta bawahannya, juga memberinya waktu untuk berlibur ke negaranya.


"Kau mau cuti tanggal berapa Kim?" tanya Diana.


"Terserah nona saja.. " ucap Kim.


"Lho kok aku?? kau tentukan sendiri atau aku takkan mengijinkannya.. kau isi saja form nya dan berikan padaku, aku pasti mengijinkannya selama yg kau mau.." ucap Diana.


"Baiklah nona.." ucap Kim.


"Ini.." ucap Kim memberikan formnya.


"Kenapa tidak daritadi sih, kau ini benar-benar.. " ucap Diana.


"Maaf nona saya tidak berani.." ucap Kim.


"Ck.. apa aku segalak singa? sampai kau takut begini.." ucap Diana.


"Bukan begitu nona.." gumam Kim. "Aduh, rasanya akan selalu salah jika berbicara dengan wanita hamil.." gumam Kim dalam hati.


"Baiklah, kau boleh cuti di tanggal ini.. masalah penggantimu tak usah dipikirkan.." ucap Diana.


"Tidak bisa nona, aku sudah menyiapkan kandidatnya.. anda bisa melihatnya .." ucap Kim menyerahkan lembaran berisi kandidat.


"Kim.. kau sangat luar biasa, semoga kau tidak resign dari perusahaanku.." ucap Diana.


"Baiklah, nanti aku yg akan menyeleksinya." ucap Diana.


"Baik nona.. Terimakasih atas cutinya.." ucap Kim.


"Ya.. kau berliburlah dan berkumpul dengan keluargamu disana.." ucap Diana.


"Iya nona, sudah lama aku tak pulang.." ucap Kim.


"Kau jangan lupa untuk berpamitan pada Fita.. " ucap Diana menggoda.


"Nona Fita? kenapa nona?" tanya Kim bingung.


"Aduh.. " ucap Diana menepuk jidatnya.


"Kau tidak sedang dekat dengannya?" tanya Diana.


"Kami hanya rekan kerja biasa nona.." ucap Kim.


"Baiklah, jangan menyesal ya.. kudengar dia sedang dijodohkan oleh orang tuanya.." ucap Diana.


"Benarkah ?" tanya Kim keceplosan.


"Benar, dia certa padaku di chat.. mau lihat?" tanya Diana menunjukkan chatnya pada Fita.


"Jadi begitu.." ucap Kim.


"Sudahlah Kim, akui saja kau tertarik padanya.. sebrlum terlambat.. " ucap Diana.


"Tidak nona, aku hanya penasaran saja.." ucap Kim.


"Kau penasaran karena tertarik, masa kau tidak paham.." balas Diana.

__ADS_1


"Aku tak tahu nona, kurasa bukan rasa tertarik.. " ucap Kim.


"Baiklah Kim.. terserah padamu saja aku hanya memberi informasi.." balas Diana tersenyum.


Kim pun pamit dari ruangan Diana. Ia benar-benar memikirkan ucapan atasannya tersebut. Apa benar ia tertarik pada nona Fita?? Karena ia terlalu sering bekerja dan terlalu sering juga mengabaikan kekasihnya jadi hubungannya tak pernah bertahan lama. Dan hal ini membuatnya sangat tidak peka sebagai laki-laki.


Diana yg melihat Kim sangat tertarik pada Fita pun tersenyum. Karena Kim benar-benar kaku persis seperti kakeknya Bima. Dan ia selalu tertawa saat neneknya Siska bercerita tentang kakeknya.


"Dia mirip kakek Bima, haha.. aduh semoga kau tidak menyesal ya Kim.." gumam Diana dalam hati.


Satu masalah usai, kini tinggal masalah lainnya. Yaitu, golongan orang-orang yg tidak mendukung Diana untuk berada di kursi CEO. Dan ada banyak hal yg membuat Diana tertarik untuk menyelidiki data-data yg menurutnya palsu.


☘☘☘


Sementara Kim, ia berpikir apakah nonanya tidak salah bicara? tapi ia tak mau mrmikirkan hal lainnya yg akan mengganggunya bekerja. Karena sebelum cuti ia harus memastikan pekerjaannya rapi agar nonanya tidak kesulitan.


Ponselnya pun berbunyi, muncul nama Fita dan Kim langsung mengangkatnya.


"Ada apa nona? apa ada bahaya?" tanya Kim.


"Bukan, memangnya kau itu unit darurat yg kuhubungi saat ada hal mendesak..?" ucap Fita dengan menahan tawa.


"Lalu ada apa nona?" tanya Kim.


"Itu baru pertanyaan yg benar, aku mau mengajakmu makan bersama malam ini." ucap Fita.


"Hanya berdua?" tanya Kim.


"Mau ajak siapa?" tanya Fita.


"Tidak tahu.." balas Kim.


"Baiklah, kurasa pekerjaanku selesai jam 7.." ucap Kim.


"Oke.. nanti aku chat lokasinya.." ucap Fita.


"Baik nona.." ucap Kim.


Fita pun mematikan teleponnya. Ia hanya ingin mengucapkan terimakasih karena sudah berhasil bekerjasama memecahkan beberapa kasusnya. Tapi Kim jadi salah tingkah, ia bingung apa tak masalah akan bersama nona Fita.


"Sudahlah, toh aku juga sudah pernah makan siang bersamanya.." gumam Kim dalam hati.


Tapi Kim, benar-benar mempercepat pekerjaannya. Ia selesai lebih awal membuat Diana curiga.


"Kau sudah selesaikan semuanya Kim?" tanya Diana.


"Ya nona.." ucap Kim.


"Kau mau kencan?" goda Diana.


"Bu-bukan nona hanya makan malam.." ucap Kim gugup.


"Haha.. aku tak bertanya sampai situ kau malah menjelaskannya.." ucap Diana tertawa.


"Dengan siapa? Fita?" tanya Diana.


"Bagaimana nona bisa tahu.." ucap Kim menutup mulutnya.

__ADS_1


"Pfff.. sudahlah ini kan hidupmu kenapa kau jadi setegang ini.." ucap Diana.


"Pertama, kau harus rileks, kedua rapikan pakaianmu karena kau akan makan dengan wanita, ketiga jaga ekspresimu jangan terlalu kaku atau dingin karena membuat orang sekitarmu mengira kalau kau sedang marah.." ucap Diana.


"Benarkah nona?" tanya Kim.


"Ya Kim, sebaiknya kau ganti kemejamu dengan yg lebih santai dan warna yg tidak mencolok. Lalu jangan terlalu banyak menggunakan parfum, pakai secukupnya saja.." ucap Diana.


"Baiklah, nona terimakasih sarannya.." ucap Kim lalu pamit undur diri.


"Ya.. ingat jaga ekspresimu.. jangan terlalu datar.." ucap Diana.


"Baik nona.." ucap Kim.


Diana pun hanya tersenyum melihat sekertarisnya yg sedang jatuh cinta tapi tak sadar perasaannya sendiri. Sementara Diana, ia sudah meminta jemput Kenneth agar Kim bisa pergi berkencan.


Kenneth yg sudah datang pun langsung masuk ke dalam dan semua penjaga menghormatinya sebagai mantan ketua tim alfa yg disegani. Ia langsung menuju ke ruangan Diana.


"Sayang aku datang.." ucap Kenneth.


"Kau sampai menjemputku di ruanganku, padahal aku bisa langsung turun.." ucap Diana.


"Tak apa, aku juga ingin menyapa mereka.." ucap Kenneth.


Keduanya pun menuju ke parkiran bawah dengan bertegur sapa pada bawahan yg mengenal Kenneth. Dan sampailah mereka di mobil. Kenneth membukakan pintu mobilnya dan memakaikan sabuk pengaman pada Diana. Diana pun tersenyum tapi seperti ada yg hilang dari Kenneth, dan akhirnya ia pun ingat.


"Tumben kau menyetir sendiri.. Jack kemana?" tanya Diana.


"Dia ada janji dengan temannya, lagipula aku jadi lebih leluasa bersamamu jika tak ada dia." ucap Kenneth jujur.


"Kau itu masih saja berkata jujur dan pedas.." balas Diana.


"Mau bagaimana lagi suamimu sudah begini dari sananya." ucap Kenneth tersenyum.


"Lalu Kim sendiri kemana?" tanya Kenneth.


"Dia ada kencan dengan Fita.." ucap Diana.


"Mereka berkencan?" tanya Kenneth.


"Tidak sih, hanya makan malam saja.. kau tahu kan Kim seperti apa.." ucap Diana.


"Iya, jangan-jangan Jack juga sedang berkencan sekarang?" ucap Kenneth.


"Mungkin saja, tapi daripada itu kenapa kita tak berkencan juga??" tanya Diana membuat Kenneth tersenyum.


"Ide bagus, mari kita makan malam diluar dan berkencan.. " ucap Kenneth.


"Kita kan pasangan halal jadi jangan mau kalah.." ucap Diana.


"Baik nyonya, mau makan dimana?" tanya Kenneth.


"Di resto C saja.. aku ingin makan steak disana.." ucap Diana.


"Siap nyonya besar.." balas Kenneth dan mendapat cubitan dari Diana.


Ketika tiba disana terlihat pemandangan mengejutkan dimana, Kim dan Jack sedang double date. Kim dengan Fita di sisi kanan, dan Jack di sisi kiri.

__ADS_1


"Apa-apaan ini?" gumam Kenneth.


"Sudah biarkan saja, anakmu sedang ingin makan steak disini.." ucap Diana.


__ADS_2