Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP294


__ADS_3

Diana pun melawan anak buah tuan Park. Dan sesuai perkataan Kenneth kalau itu adalah jebakan. Sementara Kenneth harus menghentikan penyerangan terhadap pemimpin negara tersebut karena mereka akan melangsungkan pengiriman barang ilegal tersebut.


Setelah menuju ke gudang penyimpanan barang ilegal Kenneth mendapatkan sebuah fakta bahwa senjata-senjata yg mereka selundupkan beberapa adalah senjata selundupan milik SHIELD. Dan pastinya ini berhubungan dengan petinggi di SHIELD, yg berarti Diana memang sengaja dijebak agar tak mengganggu bisnis besar mereka.


"Ini gila, siapa yg berani berkomplot dengan mereka?? tuan Choi dan tuan Brandon??" gumam Kenneth dalam hati.


Lalu ia mengamati sekitarnya dan terlihatlah, tuan Choi yg sudah bebas. Entah dia dibebaskan atau melarikan diri, tapi yg pasti ini adalah sebuah kejahatan terencana. Dan Kenneth tak bisa membiarkan ini terjadi apalagi Diana adalah target mereka.


"Jadi bagaimana dengan CEO baru SHIELD??" tanya seseorang.


"Wanita muda yg kelihatan bodoh itu?? dia tak ada apa-apanya.. buktinya aku bisa lolos.." ucap Choi.


"Ternyata memang benar kalau CEO muda itu tak berbakat.."


"Lalu bagaimana rencana kita hari ini? apakah kita akan menyerang pemimpin negara ini?" tanya Choi.


"Tentu saja, kita buat CEO sombong itu membuat pilihan yg menguntungkan kita.." ucapnya.


"Hahaha.. aku suka idemu.." balas Choi tertawa.


Dan Kenneth mendengar pembicaraan mereka, beserta rencana mereka. Hingga ia langsung menuju ke tempat pemimpin negara tersebut. Dengan cepat Kenneth menuju ke gedung tersebut agar tiba lebih dulu.


Setelah tiba, ia sempat ditahan tapi berkat Id card yg diberikan Diana, Kenneth jadi punya akses untuk menemui pemimpin negara tersebut.


"Silahkan tuan, maaf atas penjagaan kami.." ucap salah seorang.


Kenneth pun berjalan mengikuti orang tersebut dan membawanya pada pemimpin negara tersebut.


"Permisi tuan.." ucap penjaga tersebut.


"Silahkan, anda tuan Kim sekertaris dari nona Diana?" tanya Rolland.


"Benar tuan.. ada info penting yang ingin aku sampaikan.." ucap Kenneth.


"Katakanlah sekertaris Kim.." ucap Rolland.


"Anda harus pergi dari tempat ini, karena anak buah tuan Park akan segera kemari menyerang.. dan mereka ingin menyandera anda agar bisa melakukan pengiriman barang ilegal.." ucap Kenneth.


"Apa kau yakin?" tanya Rolland.


"Tentu, ini adalah peta tempat mereka menyimpan barang tersebut." ucap Kenneth.


"Ini kan wilayah.." ucap Rolland.


"Wilayah dengan penduduk yg sepi sangat cocok untuk menyimpan sesuatu.." ucap Kenneth.


"Baiklah, aku akan pergi ke tempat yg aman.. " ucap Rolland.


"Jangan gunakan pintu depan.. Anda pasti punya jalan rahasia atau jalan di pintu belakang bukan?" tanya Kenneth.


"Baiklah tuan, kurasa anda memang pintar.. Terimakasih atas informasinya.. " ucap Rolland.


"Bergegaslah, aku yg akan menangani mereka.. Siapkan saja prajurit terbaik anda.." ucap Kenneth.


"Baiklah.." balas Rolland.

__ADS_1


Rolland pun pergi bersama asisten dan beberapa pasukan, sementara Kenneth ia tinggal di dalam untuk menyambut pasukan tuan Park dan tuan Choi.


Setelah 15 menit menunggu, barulah tiba tuan Choi dan anak buah tuan Park. Mereka mencoba menerobos masuk dan berhasil karena Kenneth sengaja melonggarkan penjagaan. Dan pemimpin negara tersebut melihat apa yg terjadi melalui cctv di gadgetnya.


"Kurasa kita bertemu orang yg tepat, lihat orang-orang tuan Park datang.." ucap sekertaris Rolland.


"Syukurlah kita pergi tepat waktu.." balas Rolland.


Dan Kenneth ia duduk santai di kursi milik pemimpin negara tersebut. Ia sudah siap untuk menyambut tuan Choi dan anak buah tuan Park.


"Tuan Rolland, ini bukan saatnya anda untuk bersantai saat negara ini sudah tak aman.." ucap Choi.


"Benarkah??" tanya Kenneth berbalik dan seketika membuat Choi terkejut.


Bagaimana bisa Kenneth berada disini, karena setahunya ia sudah mengundurkan diri dari SHIELD dan mengurus perusahaan keluarganya??


"Bagaimana kau ada disini?? dimana tuan Rolland?" tanya Choi.


"Harusnya aku yg bertanya.. Bagaimana kau bisa bebas berkeliaran?? harusnya kau ada di penjara.." ucap Kenneth.


"Ck.. jadi pengunduran dirimu hanya pengalihan.." ucap Choi.


"Tidak itu adalah fakta, tapi karena sebuah permintaan aku jadi kemari.. dan rasanya memang misiku waktu itu belum tuntas.." ucap Kenneth bangkit.


"Kalian tunggu apalagi, serang dia..!" ucap Choi dan pasukannya pun menyerang Kenneth.


Lalu muncullah pasukan yg ditugaskan untuk membantu Kenneth. Mereka pun bertarung sengit, dan pastinya Kenneth menguasai pertarungan tersebut. Ia sudah menghabisi banyak pasukan dan kini tengah melawan tuan Choi.


Bughh..Bugh..bughh..


Bughh.. prankk.


Bughhh..bughh...bughh..


"Mudah sekali bagiku untuk melumpuhkanmu.." ucap Kenneth.


"Kalian, amankan penjahat-penjahat ini aku akan mencari rekan-rekanku.." ucap Kenneth.


"Siap tuan.."


Kenneth pun kembali menghubungi Diana tapi panggilannya tak diangkat membuatnya khawatir. Sementara itu, tim alfa yg lain baru saja tiba di gedung tersebut setelah mendapat kabar.


"Kapten.." ucap salah seorang.


"Ck.. kalian terlambat..!" ucap Kenneth.


"Maaf kami harus mengamankan tuan John dan anak buahnya yg sepertinya habis diserang.. "


"Ck.. itu perbuatanku.. kalian ini masih lama sekali..!" ucap Kenneth pedas.


"Maaf kapt.." ucap mereka malu.


"Sudah sekarang kita ke kediaman tuan Park, karena Diana ada disana.." ucap Kenneth.


"Baik kapt.." ucap mereka.

__ADS_1


Dan mereka pun bergegas kesana untuk membantu Diana dan rekan mereka.


"Semoga kau dan anak kita baik-baik saja.." gumam Kenneth dalam hati.


☘☘☘


Sementara itu, Diana berhasil mengajar semua pasukan tuan Park bersama tim alfa yg bersamanya.


"Bagaimana tuan Park?? aku sudah menumbangkan mereka.." ucap Diana lalu menyerangnya hingga pingsan.


Bughh.. brukk


Tuan Park pun terjatuh di tanah dan dirinya beserta anak buahnya diamankan. Saat Kenneth tiba, semuanya sudah teratasi dan ia merasa lega kalau Diana baik-baik saja.


"Kau baik-baik saja kan?" tanya Kenneth.


"Iya, aku baik-baik saja.. kau sendiri?" tanya Diana.


"Aku baik-baik saja.." balas Kenneth.


Kenneth pun memeluk Diana setelah yakin kalau istrinya baik-baik saja. Ia begitu cemas karena keadaan bisa saja berubah apalagi kalau Diana sampai pingsan seperti kemarin.


Tim Alfa pun melihatnya dan langsung pergi, mereka takut mengganggu. Mereka ingin memberikan waktu bagi Diana dan Kenneth, juga karena mereka harus mengamankan tuan Park beserta anak buahnya.


Tuan Choi, tuan Park beserta anak buahnya ditahan dan dihukum berat. Diana pun cukup terkejut karena ini ternyata ada hubungannya dengan petinggi SHIELD yg berkhianat.


Setelah urusan mereka selesai, mereka hendak kembali ke Indonesia. Dan melihat kondisi Diana yg baik-baik saja baik Satria, dan Sofia pun senang tak terjadi hal buruk. Tapi tidak bagi petinggi SHIELD lain. Mereka yg akan ditangkap pun tak tinggal diam dan ingin mencelakai Diana.


Mereka membayar pembunuh bayaran profesional untuk itu. Dan tepat disaat Diana sedang makan bersama timnya sebelum berangkat, mereka mulai mengawasi. Ketika Diana pergi toilet mereka pun mengikutinya dan hendak menangkapnya. Insting Diana yg kuat pun sadar dan berusaha melawan.


"Siapa kalian..!" ucap Diana berbalik dan mereka pun ketahuan.


"Kami harus menangkapmu.." ucap salah seorang.


"Coba saja kalau bisa.." balas Diana.


Bughh..bughh..bughh..


Beberapa pun jatuh, tapi karena mereka tahu Diana pandai berkelahi mereka menggunakan cara licik dengan membius Diana agar mudah ditangkap.


"Cepat pegangi dia,.."


"Akkhh...hmmmmbb.." teriak Diana lalu tak sadarkan diri saat sapu tangan berisi obat bius menempel di hidungnya.


"Cepat bawa pergi sebelum mereka sadar.." ucap salah seorang.


Dan Diana pun dibawa kabur. Kenneth pun merasa curiga saat Diana belum kembali setelah 15 menit.


"Aku akan memeriksanya.." ucap Kenneth.


"Tapi kapt itu toilet wanita .." ucap salah seorang.


"Aku tidak perduli.." ucap Kenneth.


Dan dengan bantuan seorang ibu-ibu petugas, mereka pun mengecek toilet tersebut tapi sudah kosong membuat Kenneth panik.

__ADS_1


"Cctv.. ayo cek cctv tempat ini.." ucap Kenneth.


__ADS_2