
Sofia pun tiba dikantornya dengan terlambat, atasan disana pun memaklumi karena Sofia adalah cucu dari pemilik SHIELD. Dan manager yg bekerja saat ini adalah tuan Hong, pengganti tuan Chen yg pensiun. Sofia pun disambut dengan baik, tak lupa Sofia juga meminta maaf atas keterlambatannya.
"Maaf tuan hong, aku terlambat dihari pertama.." ucap Sofia.
"Tidak nona, anda seharusnya bekerja mulai besok.. karena kami pun baru menerima email tadi pagi.." balas tuan Hong.
"Oh, pasti ayahku ingin aku ke kantor lebih awal untuk berkenalan dengan staf disini.." ucap Sofia. "Ayah benar-benar mengerjaiku.." umpat Sofia dalam hati.
"Baiklah kalau begitu nona, mari kita berkeliling disini.. silahkan ikuti saya.." ucap tuan Hong.
Mereka pun berkeliling diikuti oleh Eva yg mengikuti Sofia dan mencatat beberapa hal penting lewat ponselnya. Setelah berkeliling dan berkenalan pada beberapa staf penting,Sofia pun memilih untuk beristirahat. Mungkin habis makan siang ia akan kembali lagi mengecek beberapa data yg diminta oleh Bima beberapa saat yg lalu sebelum mereka tiba.
Sofia pun mengajak Eva untuk makan disebuah resto disana.
"Ayo Eva kita makan.. apa ada makanan yg enak disekitar sini? kau sudah cek?" tanya Sofia.
"Sudah nona, ada beberapa resto yakni.. blaa..bla..(Eva menjabarkan beberapa resto terkenal hasil penelusurannya)" ucap Eva.
"Oke, kita ke resto C saja yg terdekat.." balas Sofia.
"Baik nona.." ucap Eva.
Mereka pun pergi menuju resto tersebut. Begitu juga dengan sang bodyguard yg membawa mobilnya. Setelah sampai mereka memesan makanan dan saat makanan tiba mereka makan bersama di meja yg sama.
"Kalian makanlah tak usah malu.. kita ini keluarga.." ucap Sofia pada bodyguardnya.
"Baik nona.."
"Bagus, aku tak ingin melihat ada yg menyisakan makanan dipiringnya.." ucap Sofia.
"Ba-baik nona.." balas mereka.
"Selamat makan.." ucap Sofia lalu memakan makanannya.
Setelah selesai makan, Sofia memilih santai di cafe terdekat. Ia merasa belum siap untuk bekerja dan ingin bersantai sejenak. Ia memesan beberapa menu dessert terkenal disana dan menikmatinya bersama ketiga orang tersebut.
Setelah puas menikmati dessert dan ice cream, Sofia pun kembali ke kantor SHIELD. Ia kembali tanpa pemberitahuan, karena ia bilang akan langsung pulang ke hotel tadi. Gelagat tuan Hong pun cukup mencurigakan. Ia nampak seperti habis menerima tamu. Dan buru-buru menelpon sekertarisnya untuk merapikan dokumen. Sofia merasa curiga pada pria tersebut.
Sofia pun menuju ke ruangan yg disiapkan untuknya yg biasa dipakai oleh ayahnya ataupun kakeknya. Eva pun ikut masuk ke ruangannya.
"Eva kunci pintu kita rapat darurat.." ucap Sofia pelan.
"Baik nona." ucap Eva yg langsung balik badan dan mengunci pintu.
"Eva aku akan memeriksa beberapa file dan tugasmu periksa dokumen yg ada di lemari itu.." ucap Sofia.
"Baik nona," ucap Eva.
__ADS_1
"Aku mencurigai tuan Hong, kau juga coba cek terlebih dahulu data-data yg kukirimkan." ucap Sofia.
"Baik nona.." balas Eva yg langsung membuka laptopnya.
Tak lama file pun masuk ke Email Eva. Eva segera membukanya dan memeriksanya secara seksama. Sofia pun sangat merasa tidak masuk akal akan data-data di laptopnya.
"Bagaimana Eva?" tanya Sofia meminta pendapat sekertarisnya.
"Tidak sesuai nona semua data-data ini.." ucap Eva.
"Kau benar, mari kita cari tahu lebih lanjut.." balas Sofia.
Mereka pun bekerja hingga sore menjelang. Karena takut yg lainnya curiga, Sofia dan Eva pun membereskan berkasnya dan membawanya pulang. Serta menyalin data2 yg ada di server kantor. Mereka pun bergegas pulang menuju ke hotel. Walau Sofia yakin tuan Hong pasti belum pulang. Ia pun menaruh cctv kecil di kantornya dan mengubah pasword kunci pintu masuknya.
"Ayo kita pulang Eva.." ucap Sofia setelah selesai.
"Baik nona,." ucap Eva mengikuti Sofia.
Para bodyguard Sofia pun sudah menunggu di halaman parkir. Mereka pun membuka pintu masuk begitu Sofia tiba. Dan mereka langsung menuju kembali ke hotel.
Sofia pun langsung masuk ke dalam hotel dan menuju ke kamarnya, sementara para bodyguardnya disuruh pulang.
"Eva aku lelah sekali, mungkin nanti kau ke kamarku untuk memeriksa data ini.." ucap Sofia.
"Baik nona.." balas Eva.
Mereka berdua pun kembali ke kamarnya masing-masing, membersihkan diri dan beristirahat sejenak. Lalu Alfi menghubungi Sofia dan ia sudah berada di lobi hotel.
Sofia pun teringat pada Eva yg ia suruh ke kamarnya untuk membahas data-data yg aneh di kantornya. Ia pun langsung mengirimi pesan pada Eva untuk membatalkan pekerjaan mereka malam ini. Dan Eva pun langsung meresponnya hingga membuat Sofia lega karena Alfi mendadak mengajak bertemu.
Sofia pun turun ke bawah dan menemui Alfi.
"Hai Al.. tumben kau tiba-tiba datang.." ucap Sofia.
"Apa kau sudah ada janji?" tanya Alfi.
"Tidak ada, aku hanya sedang menyelidiki sebuah misi dari ayah.." balas Sofia.
"Oke.. aku takkan membawamu sampai malam.. kau sudah makan?" tanya Alfi.
"Belum.. " balas Sofia.
"Baiklah, ayo kita makan malam.." ucap Alfi.
"Oke.. " balas Sofia.
Mereka pun menuju ke sebuah resto dan memesan makanan disana.
__ADS_1
"Sofia apa tidak ada yg ingin kau katakan padaku??" tanya Alfi.
"Ada, jadi kau sudah sadar?" balas Sofia.
"Ya, apa yg terjadi?" tanya Alfi.
"Nona Nathalie rekanmu di rumah sakit tersebut sengaja menjebakmu.. dan aku memang mengikutimu malam itu.." balas Sofia.
"Aku ingat ia memberiku minuman buah yg katanya tidak ada alkohol tapi lama-kelamaan kepalaku pusing, hingga saat kembali dari toilet aku tak ingat lagi.." balas Alfi.
"Ya dan dia menjebakmu dengan membawamu ke hotel J Group, untung saja ada pamanku kalau tidak pasti akupun ada dalam masalah.. " ucap Sofia.
"Apa yg terjadi saat itu??" tanya Alfi penasaran.
Sofia pun menceritakan segalanya pada Alfi, tentang dirinya yg menghajar bodygurd sewaan Nathalie serta menghancurkan pintu kamar hotel untuk menyelamatkan Alfi.
"Ya Tuhan.. kau benar-benar menyelamatkanku.. rekan-rekanku bilang Nathalie lah yg membawaku pulang, tapi ibuku bilang orang-orang SHIELD yg mengantarku.." ucap Alfi.
"Ya.. begitulah kejadiannya dan bantuan pamanku sangat berguna disaat itu.." ucap Sofia.
"Terimakasih Sofia.. bila tak ada kau mungkin aku akan terikat dengan wanita itu.. aku akan sangat berhati-hati mulai sekarang" ucap Alfi.
"Baguslah.. dan kabar bagusnya aku akan berada disini selama 2 minggu karena misi dari ayahku.." ucap Sofia.
"Baguslah kalau begitu, ayahku juga katanya bertugas untuk membantumu.. " ucap Alfi.
"Ya dan otomatis kita bisa bertemu dengan mudah.." ucap Sofia.
"Ayo kita lakukan foto prawed disini.. aku tahu tempat yg indah.." ucap Alfi.
"Benarkah?? tapi tunggu sampai misiku selesai ya.." ucap Sofia.
"Oke.. nanti kita cek lokasinya saat kau senggang.." balas Alfi.
"Siap.. ayo kita makan dulu.." ucap Sofia karena makanan mereka mulai dingin.
Mereka pun makan dengan tenang, dan setelah makan Sofia pergi ke toilet. Ia berpapasan pada pria mencurigakan, tapi Sofia tak terlalu memerhatikannya.
Dan saat Sofia kembali ia melewati sebuah ruangan privat dengan pintu terbuka karena pria mencurigakan itu baru saja tiba dan disana terlihat ada tuan Hong. Lalu Sofia memilih berjalan pelan untuk sedikit mendengarkan.
"*Jadi bagaimana dengan janjimu untuk melind**ungi bisnisku..?" tanya pria itu.
"Kau tenang saja, tunggu hingga beberapa hari karena ada cucu pemilik yg sedang datang.." ucap tuan Hong.
"Baiklah, tapi aku memberi waktu 3 hari dari sekarang.. " ucap pria tersebut.
"Tentu tuan.. akan aku usahakan sepertinya wanita muda itu sedikit bodoh.." balas tuan Hong.
__ADS_1
"Baguslah jika begitu.." ucap pria tersebut tertawa*.
Sementara Sofia yg mendengarnya mengepal geram. "Tuan Hong kau berani menipuku dan juga keluargaku rupanya.. tapi sayangnya ayahku cukup pandai mencari informasi.." gumam Sofia dalam hati.