
Diana pun menerima ajakan makan malam Kenneth. Walaupun Kenneth berkata kalau ini hanya makan malam biasa bukan sebuah kencan, tapi justru Kenneth yg berpakaian rapi dengan kemeja dan setelan kasual lainnya.
Kenneth bahkan sampai menjemput Diana di apartemennya. Diana sudah bilang, ia tak perlu masuk ke dalam tapi Kenneth justru masuk ke dalam karena penasaran. Saat Diana membuka pintu apartemennya tampaklah Kenneth dengan stelan rapinya.
"Kapt, habis ini kau mau kencan?" tanya Diana.
"Tidak.. kau sendiri?" tanya Kenneth.
"Setidaknya aku bisa berpakaian normal jika tidak bekerja.." balas Diana santai.
Diana pun memakai dress kasual yg cocok untuk makan malam. Mereka berdua berjalan bak pasangan kekasih.
"Apa ini kencan?" tanya Diana saat mereka ditatap oleh banyak orang.
"Ck.. percaya dirimu tinggi sekali.." ucap Kenneth.
"Kita terlihat seperti kencan kapt.." ucap Diana.
"Ya terserah kau saja.." balas Kenneth.
Mereka pun masuk ke dalam mobil Kenneth dan menuju ke resto tujuan mereka. Kenneth bahkan sampai mereservasi sebuah tempat di resto tersebut agar Diana sedikit terhibur.
"Kau memesan ini semua kapt?" tanya Diana saat tiba di meja mereka.
"Ya.. aku tak suka keramaian.." balas Kenneth dingin.
"Kau tahu kapt perbedaan kau dengan air ini?" tanya Diana seraya memegang gelas yg berisi air dingin.
"Memangnya apa? tentu saja beda aku kan manusia dan dia benda .." balas Kenneth.
"Salah, air ini dingin tapi menyegarkan, kalau kau dingin menyebalkan.." ucap Diana tersenyum.
"Shi**t..!" umpat Kenneth.
"Kapt, kau itu terlalu kaku kadang aku bingung.. aku hanya ingin dekat dan banyak belajar darimu.." ucap Diana.
"Benarkah?" tanya Kenneth.
"Ya.. kau sudah jadi ketua tim alfa di usia semuda ini bukankah sebuah prestasi?" ucap Diana.
"Bagimu iya, tapi bagi keluargaku tidak.." ucap Kenenth langsung memasang muka datar.
"Sudahlah, kau datang kemari mengajakku makan kan?" tanya Diana.
"Ya.. karena aku merasa bersalah terus menerus membuatmu terluka." ucap Kenneth.
"Kukira kau itu tak perduli pada apapun.." ucap Diana.
"Ckk.. aku ini juga manusia punya perasaan.." ucap Kenneth.
"Baiklah kaptenku yg tampan, Terimakasih atas ajakannya.." ucap Diana.
"Ya.. " ucap Kenneth sebal yg lagi-lagi digoda oleh Diana.
Mereka berdua pun makan setelah makanan tiba. Mereka pun hanya mengobrol biasa dan terasa sangat akrab walaupun banyak perbedaan. Dan satu yg menjadi persamaan mereka yaitu sama-sama berasal dari Indonesia, walaupun satu sama lain tak menyebutkan daerahnya.
Setelah makan, Diana pergi ke toilet untuk mencuci tangan. Lalu ia bertemu dengan mantan kekasihnya Zayn. Zayn pun terlihat mengikuti Diana walaupun Diana sudah memintanya untuk pergi.
Saat Diana sudah kembali ke mejanya, Zayn masih mengikutinya.
"Diana.. tak bisakah kita kembali?" tanya Zayn.
"Zayn, hubungan kita sudah berakhir. Kan kau sendiri yg memutuskannya untuk memilih gadis lain.." ucap Diana.
__ADS_1
"Tidak, aku menyesal.. maafkan aku.." ucap Zayn.
"Ya aku maafkan, tapi tak ada yg berubah.. kau pulanglah.." ucap Diana.
"Dianaaa.. kumohon .." lagi dan lagi Zayn memohon seraya berlutut.
"Zayn hentikan malu dilihat orang.." ucap Diana.
"Tidak.. sebelum kau menerimaku.." ucapnya.
Kenneth yg berada disana pun kesal melihatnya. Ia tak tinggal diam dan akan membawa Diana pergi dari tempat tersebut.
"Berhenti mengganggu kekasihku.. kau tidak menghargaiku yg ada disini?" tanya Kenneth dengan tatapan tajam, bahkan Diana terkejut mendengarnya.
"Tidak dia milikuu.." ucap Zayn.
"Aku bahkan tak bisa memilikinya karena dia belum ku nikahi, kau enak saja bicara begitu..!" ucap Kenneth dengan tegas.
"Kau mau kita bertanding, ayo kita bertanding diluar untuk melihat siapa yg lebih kuat .." ucap Zayn.
"CUKUP..! hentikan omong kosongmu Zayn, aku tahu kemampuanmu, kau bisa mati ditangan kekasihku.. jadi sayangi nyawamu dan pulang.." ucap Diana menepis tangan Zayn.
Diana pun langsung mengambil tasnya dan meraih lengan Kenneth dan keluar dari resto. Tapi sebelum pergi Diana berkata sesuatu.
"Ingat hubungan kita sudah berakhir.. dan kau yg berselingkuh dengan mona..!" ucap Diana tegas.
Kenneth pun mengikuti Diana yg menarik tangannya. Untungnya Kenneth sudah membayar tagihannya hingga mereka bisa langsung keluar dari resto. Setelah berada di dalam mobil, Diana pun meminta maaf pada Kenneth.
"Maaf kapt, suasananya jadi kacau.." ucap Diana.
"Ya aku mengerti.. kau kan memiliki banyak kekasih.." ucap Kenneth.
"Ya.. seperti yg kau tahu.. dan juga terimakasih kau sampai berpura-pura sebagai kekasihku.." ucap Diana.
"Asalkan mereka tak menerorku saja.." ucap Kenneth.
"Aku hanya spontan, jadi jangan dipikirkan.." ucap Kenneth.
"Sekali lagi, terimakasih atas semuanya malam ini.." ucap Diana.
Dan saat mereka hendak keluar dari area parkiran, nampak bunyi-bunyi de-sa-han dari mobil lain.
"Akh..Shi**t..!" umpat Kenneth.
"Orang kalau cinta tak kenal tempat.." ucap Diana.
"Apa kau pernah melakukannya?" tanya Kenneth.
"Tentu saja tidak.. " ucap Diana spontan.
"Kalau dihotel atau kamar pasti pernah." balas Kenneth.
"Ck, kapt keluargaku mengajari agama padaku, dan aku tahu kalau zina itu haram.." ucap Diana.
"Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulutmu.." ucap Kenneth tertawa, ada rasa bahagia dihatinya setelah mendengar ucapan Diana.
"Kau sendiri? pasti pernah, tinggal dinegara bebas sendirian.." ucap Diana.
"Aku bukan pria bre***sek.. jadi aku hanya bekerja dan mencari uang.." ucap Kenneth.
"Kau tidak menikmati hidupmu?" tanya Diana.
"Aku menikmatinya setiap hari.." ucap Kenneth memandang Diana. "Aku menikmatinya dengan melihatmu setiap hari.." gumam Kenneth dalam hati.
__ADS_1
Diana pun diantarkan sampai di depan apartemennya. Kemudian Diana turun dan berpamitan pada Kenneth. Diana pun berjalan dengan bahagia menuju ke kamarnya. Namun, baru saja melihat pintu kamarnya Diana langsung menghela nafas. "Ada apalagi ini?" gumam Diana melihat pengawal ibunya di depan kamarnya.
Diana pun masuk ke dalam dan menyapa ibunya setelah mengucapkan salam.
"Mom kapan tiba?" tanya Diana.
"Bagaimana kencanmu dengan kaptenmu?" tanya Sofia mengejek.
"Mom, ini hanya makan malam biasa.. ia merasa bersalah karena aku terus-menerus berkorban saat misi." ucap Diana.
"Ya sayang mom tahu.." ucap Sofia.
"Lalu ada apa mom kesini tanpa pemberitahuan? tidak seperti biasanya.." ucap Diana membuka kulkasnya untuk memberi air pada momnya.
"Ada hal yg ingin mom sampaikan.." ucap Sofia.
"Apa itu?" tanya Diana duduk dan menaruh minuman untuk ibunya.
"Jadi pangeran dari timur tengah itu tertarik padamu.. mom bingung harus berkata apa.. apa kau juga tertarik padanya?" tanya Sofia.
"Oh no mom, aku tak tertarik.." ucap Diana.
"Baguslah, mom tak ingin jauh darimu.." ucap Diana.
"Tidak masalah kan jika aku menolak?" tanya Diana.
"Tentu tidak sayang.. kebahagianmu adalah yg utama.. dan masih ada kapten tampan disisimu membuat mom tenang.." ucap Sofia tersenyum.
"Ck.. mom dia itu hanya rekan kerja.." ucap Diana.
"Hati manusia siapa yg tahu Diana.." balas Sofia.
Setelah berbincang pada ibunya, Diana pun merasa senang karena jarang sekali ia bisa berbincang dengan ibunya karena kesibukannya. Kemudian Sofia pamit pulang karena sudah malam.
☘☘☘
Keesokannya Brian menghubungi Diana untuk menjadi model iklan produknya, karena modelnya tiba-tiba membatalkan jadwalnya. Diana pun senang
karena ia sedang tak ada kerjaan. Diana pun mengikuti pemotretan tersebut. Dan pemotretan tersebut ternyata bekerjasama dengan delta.corp.
"Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui" begitulah Diana menganggapnya. Ia akan melakukan misinya membantu Sarah sahabatnya untuk bertemu ayah kandungnya. Diana pun tanpa ragu mendekati anak Alexander yg menjadi penanggungjawab dalam launcing produk kali ini. Viktor adalah nama dari anak Alex. Ia pun tertarik dengan Diana, dan bahkan sampai menawarkan pekerjaan sebagai sekertaris.
Namun, Diana menolaknya karena tak mungkin melakukannya. Ia pun mengajukan seseorang yg tak lain adalah Sarah. Dan Viktor pun setuju untuk mewawancarai Sarah langsung setelah ia menerima Cv dari Sarah.
Namun, ditengah-tengah pemotretan ponsel Diana berdering. Dan setelah selesai Diana langsung melihatnya dan Kenneth beserta rekannya menghubunginya berkali-kali. Hingga panggilan Kenneth pun muncul di layar ponselnya.
"Diana kau ada dimana?" Tanya Kenneth.
"Di studio Cc.. ada apa kapt?" tanya Diana.
"Apa yg kau lakukan disana? cepat menuju ke lokasi Xx.." ucap Kenneth.
"Aku habis bekerja kapt.. akh aku tak bawa mobil pasti akan terlambat." ucap Diana panik.
"Sudah kirimkan lokasimu aku sedang tak jauh darisana.." ucap Kenneth yg lalu mamatikan panggilannya.
Diana pun belum sempat berkata iya, dan mau tak mau Diana merapikan barang-barangnya. Tak lama Kenneth sudah ada di depan membuatnya harus berlari ke depan dengan dress pendek produk yg ia promosikan. Kenneth pun bingung melihat tampilan Diana.
"Diana kita mau bekerja bukan mau main-main.." ucap kenneth tegas.
"Maaf kapt.. aku ada pekerjaan sebagai model.." ucap Diana.
"Tapi tenang saja aku membawa pakaian ganti.." ucap Diana.
__ADS_1
Kenneth pun menepuk jidatnya dan melihat Diana yg memang memakai pakaian santai.
"Terserah kau saja.." ucap Kenneth lalu melajukan mobilnya menuju lokasi.