Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP250


__ADS_3

Claude pun menjenguk ayahnya sesekali karena keluarganya mengijinkannya. Dan Fabio mendapat hukuman yg cukup lama, yaitu seumur hidup. Itu berkat keluarga Claude yg memberi keringanan untuk tidak mendapatkan hukuman ma*i.


Claude oun datang hampir setiap hari dengan membawa makanan.


"Mau sampai kapan kau kemari?" tanya Fabio.


"Aku akan menjenguk ayah sebelum aku sibuk bekerja.." ucap Claude.


"Kenapa kau masih peduli padaku atas apa yg telah kuperbuat.?" tanya Fabio.


"Karena ayah yg telah merawat dan membesarkanku selama ini.." ucap Claude.


"Kau itu bodoh sekali masih mau berhubungan denganku, padahal kau sudah memiliki keluarga kaya raya.." ucap Fabio.


"Mungkin aku terlihat bodoh, tapi kau sudah merawatku dengan baik bagaimana aku bisa membalasnya dengan hal buruk?" tanya Claude.


"Kau membiarkanku masuk penjara, itu adalah hal buruk.." ucap Fabio.


"Ya.. karena ayah sudah banyak berbuat kejahatan.." ucap Claude.


"Ck.. kau ini mau kubesarkan jadi mafia jahat sepertiku pun aku tak mampu.." ucap Fabio.


"Sudahlah ayah.. aku kemari hanya ingin meminta ijinmu.." ucap Claude.


"Ijin apa?" tanya Fabio.


"Aku akan kembali hidup sebagai Dion.." ucap Claude.


"Kau..!" teriak Fabio lalu penjaga datang dan mengamankannya.


"Sudah kami hanya bicara.." ucap Claude lalu ayahnya dilepaskan.


"Berani sekali kau mengubah nama yg kuberikan, itu adalah salah satu nama ra**a.." ucap Fabio.


"Apapun itu ayah, ayah boleh tetap memanggilku begitu.." ucap Claude.


"Dasar.. kau pasti akan melupakanku nanti.." ucap Fabio lalu mmeilih kembali ke sel tahanannya.


Claude pun pergi meninggalkan Fabio setelah menyampaikan keinginannya. Claude pun dibawa pulang ke Indonesia untuk mengganti identitasnya. Ia bertemu dengan keluarganya di Indonesia. Dan Diana yg telah pulih membantunya mengenalkan semua keluarganya.


Reina pun paling antusias bersama dengan Siska.


"Dion kau begitu mirip suamiku saat muda dulu.." ucap Reina.


"Kau memang tampan dan kau juga seorang dokter sama sepertiku.." ucap Siska.


"Kau cucuku.." ucap Bima langsung memeluk Dion.


"Sudah..sudah.. grandmom, grandma.. kalian ini.. dan kakek Claude maksudku Dion pasti sesak dpeluk begitu." protes Diana.


"Aku tak apa Diana.." ucap Dion.


Ya Dion kembali dan mengganti identitasnya seperti semula. Ia kembali menjadi Dion dan Claude hanya beberapa orang yg masih memanggilnya begitu.


Lalu keluarga Kenan pun datang, tampak Iris begitu terpesona melihat saudara sepupunya.


"Kak Dion sangat tampan.." ucap Iris.


"Iris, dia kakakmu juga.. jangan aneh-aneh.." ucap Brian.


"Aku hanya berkata jujur.." ucap Iris.


"Maaf Dion, dia sedang puber.." ucap Brian.


"Aku tahu.." ucap Dion.

__ADS_1


"Terimakasih Iris pujiannya .." ucap Dion tersenyum.


Iris pun lari ke arah momnya.


"Mom, senyum kak Dion membuatku meleleh.." ucap Iris.


"Iris, jaga sikapmu dia itu kakakmu juga.." ucap Alice.


"Iris, aku tahu kau sedang puber tapi jangan pada kakak sepupumu juga.." ucap Kenan tak bisa memarahi putrinya.


"Kalian.." ucap Iris kecewa.


"Hei aku kan sudah bilang begitu.." ucap Brian.


"Oke.. aku tahu.." balas Iris.


Dan Jojo pun tiba bersama mom, dad dan putri kecilnya Eve.


"Kak Dianaa.." panggil Eve.


"Hai Eve.. apa kabarmu?" tanya Diana langsung menggendongnya.


"Kabarku baik, kak Diana katanya sakit?" tanya Eve.


"Iya kemarin, sekarang sudah sembuh. Kakak mau perkenalkan kak Dion padamu.." ucap Diana.


"Eve ini kak Dion saudaraku.." ucap Diana.


"Kenapa kak Dion baru muncul sekarang?" tanya Eve tak mengerti.


"Yasudah, pokoknya kau harus memanggilnya kak Dion oke.." pinta Diana.


"Oke.. hai kak Dion.." ucap Eve.


"Hai Eve.. kau cantik sekali.. mau main bersamaku?" tanya Dion.


Akhirnya seluruh keluarga pun berkumpul bersama dan bercengkrama. Setelah semua masalah besar telah selesai dan teratasi dengan baik.


Setelah pertemuan tersebut, Diana mengajak Dion untuk pergi ke sebuah kamar yg adalah miliknya yg sudah disiapkan mom dan dadnya selama ini.


"Dion ini kamarmu.." ucap Diana.


"Tapi kenapa ada banyak hadiah?" tanya Dion.


"Itu juga milikmu." ucap Diana.


"Siapa saja yg memberikannya?" tanya Dion.


"Mom, dad, para kakek dan nenek kita.." ucap Diana.


"Sebanyak ini?" tanya Dion.


"Itu hadiah untukmu yg mereka berikan sejak kau berumur 1 tahun." ucap Diana.


"Be-benarkah? pantas jadi sebanyak ini.." ucap Dion.


"Kau buka saja perlahan.. dan masih ada lagi di garasi.." ucap Diana.


"Masih ada lagi?" tanya Dion.


"Ya.. saudaraku. Kau itu tidak pernah kami lupakan.." ucap Diana.


"Baiklah, aku akan berterikasih pada mereka semua." ucap Dion.


"Lalu apa rencanamu kedepannya?" tanya Diana.

__ADS_1


"Aku akan mencari pekerjaan.." ucap Dion.


"Bagus, tidak baik jika kau menganggur.. aku saja ingin kembali bekerja.." ucap Diana.


"Kau ingin kembali ke SHIELD?" tanya Dion.


"Ya.. memangnya kenapa?" tanya Diana.


"Setelah semua yg kau alami kau masih ingin kembali?" tanya Dion.


"Aku mencintai pekerjaanku, lagipula kalau aku menganggur aku pasti jadi korban perjodohan" ucap Diana.


"Baiklah, tapi jangan terlalu memaksakan diri.." ucap Dion.


"Aku tahu.. saudaraku kau istirahatlah, kado-kado itu bisa kau bereskan besok.." ucap Diana.


"Iya.. aku hanya penasaran ingin membukanya.." ucap Dion.


"Oke.. aku kembali ke kamarku, panggil aku jika kau membutuhkanku.." ucap Diana.


"Ya.." balas Dion.


Dion pun membuka satu persatu kado-kado tersebut. Ia membunya dengan penuh haru, dan bahagia. Bagaimana keluarganya begitu perhatian dan tetap memberinya hadiah meski mereka tahu ia belum tentu kembali? Dion pun menitihkan air mata melihat mainan yg ia dapatkan dari keluarganya.


Apalagi Diana bercerita tentang pesta ulang tahun yg hanya bisa dihadiri oleh keluarganya saja, bahkan mereka menyimpan hadiah untuknya juga. Dion pun begadang semalaman untuk membuka semua hadiah tersebut.


"Kalian benar-benar menungguku selama ini.." gumam Dion dalam hati.


Hingga saat sarapan pagi Dion tak terlihat, membuat Sofia bingung.


"Diana kemana saudaramu?" tanya Sofia.


"Mungkin masih tidur mom.. dia habis begadang membuka semua hadiah miliknya.." ucap Diana.


"Baiklah kalau begitu, nanti mom saja yg akan antarkan sarapannya.." ucap Sofia.


Mereka pun sarapan tanpa Dion. Dan Sofia sudah terlihat seperti dahulu, membuat Diana merasa momnya terlihat berbeda. Diana pun ikut senang dengan perkembangan kesehatan momnya.


"Mom kapan aku boleh masuk kerja?" tanya Diana.


"Bulan depan.." ucap Sofia..


"Kenapa lama sekali mom.." ucap Diana.


"Sudahlah, nikmati saja liburanmu.." ucap Sofia.


"Baiklah.." balas Diana pasrah.


Dan benar tim alfa pun diberikan libur selama 1 bulan atas keberhasilan mereka menangkap Fabio. Tapi nampaknya Kenneth harus kembali pada keluarganya. Kakeknya yg jatuh sakit pun membuat Kennetb harus mengambil langkah baru. Ia mengajukan surat resign pada Sofia dan tentunya Sofia marah besar.


"Kau resign???" tanya Sofia.


"Benar nyonya, perusahaan keluargaku membutuhkanku.." ucap Kenneth.


"Kau tega sekali padaku? kau tahu tim alfa kalian mendapat julukan tim terbaik berkatmu dan kau mau pergi?" tanya Sofia kesal.


"Maaf nyonya mengecewakan anda, tapi kakekky sakit keras dan akh adalah satu-satunya cucu laki-laki yg bisa meneruskan usahanya.." ucap Kenneth.


"Kuberi kau waktu 1 bulan sebelum kuproses surat resignmu.. aku akan menunggumu selama 1 bulan.." ucap Sofia.


"Tapi nyonya.." ucap Kenneth.


"Sekarang keluarlah dan kembali saat kau berubah pikiran.." ucap Sofia.


Kenneth pun keluar dan berjalan dengan lesu, ia sudah mencapai di titik ini tapi keluarganya juga membutuhkannya. Ia tak tahu harus bagaimana karena semua tanggungjawab perusahaan jatuh ditangannya. Kakak perempuannya tidak diperbolehkan untuk mengisi posisi kakeknya karena kakeknya menginginkan cucu laki-laki sebagai pewarisnya.

__ADS_1


"Sepertinya aku harus membuat acara perpisahan dengan tim alfa.." gumam Kenneth dalam hati.


__ADS_2