Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP292


__ADS_3

Karena keduanya merasa curiga, Kenenth pun mulai mencaritahu di sekitarnya. Dan ia tak lupa memerintahkan tim alfa untuk mencari sesuatu yg mencurigakan disini.


"Kalian berkeliling dan selidiki semua hal yg mencurigakan.." ucap Kenneth.


"Siap kapt.." ucap mereka.


Setelah itu, Kenneth juga ikut memeriksa sekitar terutama hotel tempat Diana menginap. Ia melihat ada beberapa orang bertubuh besar berjaga di sekitar gedung. Lalu ia mencoba untuk naik ke atap dan melihat suasana dari atas.


Saat ia masuk ke atap, ia bertemu orang-orang bertubuh besar yg kemungkinan adalah tim keamanan yg menjaga tamu VIP.


"Siapa kau?" tanya salah seorang.


"Aku Kim, sekertaris nona Diana.." balas Kenneth menyamar.


"Tuan Kim, ada perlu apa sampai kemari..?"


"Aku hanya ingin memeriksa saja, bukankah kami ditugaskan untuk itu..?" balas Kenneth.


"Silahkan kalau begitu.." ucapnya.


Kenneth pun mendekat dan melihat dari tepi gedung. Ia melihat sekitar, dan nampak tak ada yg mencurigakan. Tapi tiba-tiba kepalanya dihantam sesuatu oleh seseorang.


Bughhh..


"Akh.. apa yg kalian lakukan?" tanya Kenneth lalu pandangannya buram dan ia pingsan.


"Kalian amankan pria ini, dia adalah Kim, mata-mata berbahaya dari SHIELD." ucapnya.


"Baik bos." ucap mereka.


Kenneth pun ditahan di sebuah tempat. Ia diikat dan dijaga ketat di sebuah ruangan yg terkunci. Diana pun tak tahu suaminya berada dimana, dan mulai merasa resah.


Di kamarnya, Diana menunggu Kenneth tapi suaminya tak kunjung kembali setelah 2 jam pergi. Hingga ia menghubungi tim alfa untuk mencaritahu dimana suaminya berada.


"Jadi kalian juga tidak tahu?" tanya Diana.


"Ya, kami juga tidak tahu nona.."


"Kemana dia setelah bertemu kalian?" tanya Diana.


"Dia bilang akan mengecek hotel tempat anda menginap untuk mengecek keamanannya."


"Pasti terjadi sesuatu.. " ucap Diana.


"Beberapa ikut aku mencari Kenneth sisanya terus mencari informasi.." ucap Diana.


"Baik nona.."


Diana yg merasa dalam bahaya pun mengganti pakaiannya dengan pakaian yg nyaman saat bergerak. Kondisi perutnya yg masih rata pun tak menyulitkannya dalam berpakaian. Dan tak ada satu orang pun disana yg tahu kalau Diana hamil, termasuk tim alfa. Tak lupa senjata selalu diana selipkan di saku atau dibalik bajunya.


"Ayo kita cari sekertarisku.." ucap Diana keluar dari kamarnya dan beberapa tim alfa menunggunya di depan kamar.


"Baik nona.."


Mereka pun mencari disekitar dan Diana menghubungi pihak hotel untuk melihat rekaman cctv 2 jam yg lalu. Dengan penuh drama akhirnya Diana berhasil melihat rekaman cctv hotel tersebut.


"Jangan mempersulitku, kalian yg membawaku kemari.. jadi biarkan aku bekerja.." ucap Diana dan mereka pun diam.


Diana dan beberapa orangnya pun memastikan cctv hotel tersebut. Mereka melihat dengan teliti apa yg terjadi 2 jam yg lalu. Dan tampak Kenneth sedang menuju ke atap. Lalu setelah itu ia tak kunjung turun ke bawah membuat Diana curiga.


"Pasti ada sesuatu di atap.." gumam Diana dalam hati.


Setelah puas mengecek cctv, Diana pun pergi dan berterimakasih pada mereka.


"Baiklah, terimakasih atas kerjasamanya tuan-tuan.." ucap Diana.


"Sama-sama nona.."

__ADS_1


Dan terlihat pemimpin keamanan bernama John pun merasa kesal dengan Diana. Hal itu pun tertangkap oleh mata Diana dan Diana terus memancing emosinya karena terlihat begitu mencurigakan.


"Ayo kita ke atap.." ucap Diana.


Diana dan timnya pun naik, dan Diana berpesan untuk memperhatikan sekitar karena tim keamanannya sepertinya terlibat sesuatu disini.


"Kalian hati-hati pada mereka, aku curiga pada mereka." ucap Diana.


"Baik nona, kami juga dari awal sudah curiga.."


Setelah naik ke atap, Diana berpesan untuk salah seorang berjaga dipintu karena takut pintu dikunci dari dalam dan mereka terjebak diatap. Dilihatnya sekitar atap tersebut nampak tak ada apapun. Tapi dimana Kenneth?? ia naik ke atas dan belum terlihat turun..?


"Ini aneh.. dimana dia?" tanya Diana.


"Kami tak menemukan apapun nona.."


"Ayo kita turun saja.." ucap Diana karena tak menemukan apapun.


Dan muncullah orang-orang berpakaian hitam, mereka membawa senjata dan alat pemukul.


"Jadi ini CEO muda SHIELD?? apa tidak salah?"


"Apanya yg salah tuan-tuan? " balas Diana.


"Kau salah karena datang kemari.." ucapnya langsung menyerang Diana.


Diana pun menghindar dan membalas serangan. Dan baku hantam pun tak bisa dihindari.


Bughh..Bughh..Bugh..


Duakkhh..Brakk..


"Sial, aku tak tahu kalau kau bisa berkelahi.." ucap salah seorang lawan Diana.


"Merendahkan musuhmu adalah sebuah kesalahan.." ucap Diana langsung memukulnya hingga pingsan.


Bughhh..


Brakkk...


"Hei.. jangan dikunci..!! buka pintunya.." ucap salah seorang tim alfa.


"Percuma saja, orang itu pasti bagian dari mereka. Coba geledah saku mereka, mungkin ada kunci atau sejenisnya.." ucap Diana.


"Baik nona.."


Setelah digeledah, saku mereka pun tak ada apapun hanya senjata yg mereka miliki.


"Kita tak sepenuhnya terjebak, pasti ada cara untuk turun.." ucap Diana.


"Bagaimana jika kita turun dengan tali-tali ini nona.." ucap salah seorang.


"Ide bagus, kita turun dan buat seolah-olah kita terjebak.." ucap Diana.


Dan mereka pun bergerak cepat dengan turun menggunakan tali. Mereka pun turun di salah satu balkon dekat dengan kamar Diana. Untungnya saat itu sedang sepi sehingga tak ada tamu hotel yg melihat mereka.


"Disana kamarku, kita hanya tinggal loncat beberapa kali.." ucap Diana.


Hap..Hap.. tapp..tapp..


Diana pun tiba lebih dahulu, lalu diikuti dengan anggota lainnya. Diana pun membuka kunci pintu yg menuju ke balkon dengan kemampuannya.


ceklekk..


"Masuklah.." ucap Diana dan mereka semua pun masuk ke dalam.


"Anda yakin tak apa-apa kami masuk?" tanya salah seorang.

__ADS_1


"Tak apa. Kalian takut pada Kenneth?" tanya Diana.


"Itu benar nona.." ucap mereka.


"Ini darurat.. jadi tak masalah.." balas Diana.


"Hubungi tim lain, apa mereka sudah menemukan Kenneth.." perintah Diana.


"Baik nona, saya akan menghubungi mereka.." ucapnya.


Tak lama, orang yg menghubungi pun melapor kalau Kenneth belum ditemukan.


"Akh.. dimana mereka menawannya?? membuatku kesal saja.." balas Diana.


"Kami akan mencarinya nona.." ucap mereka.


"Ya carilah, sembari lakukan tugas kalian. Aku ada pertemuan dengan beberapa petinggi. Satu orang temani aku, sisanya lakukan tugas kalian.." ucap Diana.


"Baik nona.."


Mereka semua pun keluar dari kamar dan seorang menunggu di depan kamar Diana, karena ia akan berganti pakaian guna menemui seorang petinggi. Diana pun keluar dengan pakaian rapinya, dan tak lupa menyelipkan senjata di pakaiannya.


"Ayo kita berangkat.." ucap Diana.


☘☘☘


Sementara itu, petinggi tersebut pun tersenyum.


"Kalian yakin kan sudah mengunci CEO tersebut..?" tanya tuan Park.


"Tentu tuan.."


"Bagus.." ucapnya.


Tapi tiba-tiba Diana datang dengan seorang pengawal.


"Selamat sore tuan Park.." ucap Diana.


"Selamat sore nona Diana.." ucap Park dengan kening berkerut. "Bagaimana bisa wanita ini ada disini sekarang..?" gumamnya dalam hati.


Park pun menyambut Diana dengan ramah, sambil sesekali menoleh ke arah anak buahnya. Mereka semua pun bingung, bagaimana bisa Diana berada disana padahal jelas-jelas mereka sudah mengurungnya di atap.


Dan Diana menangkap kebingungan mereka. Terlihat sekali tuan Park gugup dihadapannya. Tapi tetap melanjutkan agendanya untuk menangkap ******* yg mengancam sang pemimpin negara tersebut.


"Baiklah, kami mengerti tuan Park.." ucap Diana.


"Terimakasih atas bantuan dari SHIELD.." ucap Park.


"Tentu.. kami senang bisa membantu.." balas Diana tersenyum.


Setelah pertemuan tersebut, Diana pun pergi dan mengumpulkan semua tim alfa.


"Jadi Kenneth belum ditemukan.. dan berita hari ini aku mencurigai tuan Park dan ketua kemanan disini.." ucap Diana.


"Kami sudah menyelidiki tuan Park nona, dia ternyata berhubungan dengan beberapa pria misterius."


"Juga tentang bisnis ilegal yg ia jalankan.."


"Kemungkinan besar pemimpin negara ini tahu ada bisnis ilegal tersebut dan meminta bantuan pada kita karena tak ada yg bisa dipercaya.." ucap Diana.


"Sepertinya begitu nona.."


"Baiklah, besok aku ada pertemuan dengan pemimpin negara ini. Kalian hati-hati dan caritahu apa saja yg mencurigakan.." ucap Diana.


"Baik nona."


Sementara itu, Kenneth baru tersadar dari pingsannya. Ia mendapati tubuhnya terikat dan berada di sebuah ruangan. "Ck.. sial sekali aku harus tertangkap.." gumam Kenneth.

__ADS_1


Tapi sebaliknya Kenneth justru bersyukur karena ia bisa mencaritahu siapa dalang dari ******* di negara ini. "Aku akan mencaritahu semua informasi dan kabur saat waktunya tiba.." gumam Kenneth dalam hati.


__ADS_2