
Semua persiapan pernikahan sudah berjalan 80%. Baik gedung, makanan, dekorasi, bahkan keamanan sudah sangat berjalan dengan baik. Dan hari ini Satria serta Reina dan keluarga besar mereka akan datang menghadiri pernikahannya. Bahkan Jojo yg sedang belajar di luar negeri pun langsung terbang mendengar kakak sepupunya akan segera menikah.
"Kenapa kak Sofia menikah tiba-tiba.. lalu pertunangan kemarin pun aku tak diberitahu.. ada apa sebenarnya..?" gumam Jojo ketika mendapat pesan dari orang tuanya.
Jojo anak yg bahkan tak tahu apapun curiga akan pernikahan Sofia yg mendadak. Ia tahu benar kakaknya seperti apa, tak mungkin bagi Sofia untuk tiba-tiba menikah begini. Jojo bahkan bertanya kepada orangtuanya tapi jawabannya tak memuaskan rasa penasarannya. Ia pun hanya bisa datang dengan sejuta rasa penasaran dalam pikirannya.
Begitu tiba di bandara, ia bertemu dengan Alfi disana.
"Oh.. Kak Alfi..!" panggil Jojo.
"Jojo.. kau baru tiba.." ucap Alfi.
"Ya aku baru saja tiba.. tapi apakah benar kak Sofia akan menikah?" tanya Jojo.
"Tentu saja benar, memangnya kenapa?" jawab Alfi.
"Aku rasa ada yg tak beres, semuanya terlalu aneh.." balas Jojo.
"Sudahlah, ayo kita ke hotel dan beristirahat.." ajak Alfi. "Bocah ini peka juga.. kuharap dia tak mencaritahu lebih banyak dan berakhir menjadi korban.." gumam Alfi dalam hati.
Mereka berdua pun pergi ke hotel yg sudah disiapkan oleh Sofia dan Kenan. Hotel milik S Group lebih tepatnya. Kenan sampai mereservasi puluhan kamar untuk kedatangan keluarga dan kerabat terdekatnya mengingat acaranya diadakan mendadak.
Sesampainya disana Jojo dan Alfi disambut oleh keluarga mereka.
"Jojo putraku akhirnya datang juga.." ucap Sinta.
"Tentu mommy.. " balas Jojo tersenyum.
"Kuliahmu lancarkan?" tanya Thomas.
"Tentu Dad, tapi dimana kak Sofia?" tanya Jojo.
"Oh, tentu saja di ada di apartemennya.. nanti siang dia akan kemari bertemu kita.." ucap Sinta.
"Kukira dia akan berada disini.." jawab Jojo.
"Sudahlah, nanti juga kau akan bertemu dengannya.. Sana masuk ke kamarmu ini kuncinya.." balas Sinta.
"Baiklah.." balas Jojo.
☘☘
Sementara Alfi disambut oleh Siska.
"Alfi akhirnya kau tiba juga.." ucap Siska.
"Iya bu, ayah mana?" tanya Alfi.
"Dia masih ada pekerjaan, mungkin menyusul dengan pesawat lain sebelum pernikahan.." ucap Siska.
"Oke.. " balas Alfi.
__ADS_1
"Ini kunci kamarmu.. istirahatlah kau pasti lelah.." ucap Siska.
Mereka pun beristirahat dengan pikiran mereka masing-masing. Jojo dengan sejuta tanda tanya di pikirannya, Alfi dengan rencananya bersama tuan Sean beserta ayahnya, dan para orangtua yg harap-harap cemas karena tahu segalanya.
Alfi pun memutuskan untuk bertemu 4 mata dengan Kenan. Alfi pun datang langsung ke apartemennya.
"Ada apa ini?" tanya Kenan.
"Ada hal penting yg akan kuberitahu.." jawab Alfi.
"Kau pasti cemburu melihat kakakku.." balas Kenan tersenyum.
"Itu sudah pasti kan kau tahu semuanya.. tapi ini lebih penting lagi.." balas Alfi sementara Kenan tersenyum.
"Katakanlah.." ucap Kenan.
"Jadi aku bertemu tuan Sean Anderson, kau pasti tahu kan siapa dia?" tanya Alfi.
"Ya aku tahu, ceritakan segalanya.." ucap Kenan.
Alfi pun menceritakan segala rencananya pada Kenan, karena ia orang yg ia percaya saat ini. Kenan pun terkejut akan rencana diam-diam Alfi. Tapi tak menampik kalau Kenan sangat setuju akan rencananya.
"Aku setuju denganmu.. ini sejalan dengan rencana kakakku.." ucap Kenan.
"Apa rencananya?" tanya Alfi.
Kemudian Kenan gantian menceritakan rencananya bersama kakaknya. Bagaimana mereka akan membatalkan pernikahan tepat di hari H dengan cara apapun. Juga pembebasan Alice dihari yg sama. Alfi pun cukup terkejut akan rencana gila Sofia, hingga ia paham alasannya ia menandatangani surat dokumen penting sebelum ia kembali ke Singapura.
"Ya kau benar, dan hanya kau orang yg jauh dari kecurigaan mereka serta mampu kami percaya.." ucap Kenan.
"Kalian tenang saja, aku akan membantu sebisaku.." ucap Alfi.
"Bagus, kalau begitu bantu aku besok saat penyelamatan Alice.." ucap Kenan.
"Baiklah, apa yg harus kulakukan?" tanya Alfi.
Kenan pun menjelaskan rencannya bersama Chris dan Alfi menyetujuinya. Ia bahkan terkejut mendengar bahwa Kenan dan Chris bekerjasama. Tapi ia akan melakukan apapun demi membatalkan pertunangan Sofia.
☘☘☘
Ditempat lain, Satria sedang bertemu dengan Bima.
"Ada apa Bima kau membawaku kemari..?" tanya Satria.
Sementara Bima terus memantau situasi sekitarnya dan saat semuanya aman ia menceritakan rencannya bersama Alfi.
"Jadi begini senior, aku dan Alfi sedang bekerjasama membantumu dan Sofia. Alfi meminta bantuan tuan Sean Anderson, mereka bertemu dirumah sakit tempat Alfi bekerja. Dan kini tuan Sean sedang menyusun laporannya untuk menangkap Vall. Alfi melakukan ini karena ia yakin keluarga kalian dalam pengawasan ketat.." ucap Bima.
"Apa? kau tak salah bicara kan?" tanya Satria terkejut.
"Tidak senior.. apa kami salah bertindak??" tanya Bima gugup.
__ADS_1
"Tidak, justru itu kerja bagus Bima. Aku tak menyangka putramu akan bertindak senekat itu demi Sofia.." ucap Satria.
"Aku juga terkejut ternyata banyak hal yg ia sembunyikan dariku.." ucap Bima.
"Sudahlah, alfi sudah dewasa dan pasti ia akan jujur padamu apapun itu.." balas Satria.
"Jadi kami menyusun rencana sendiri untuk menangkapnya, dan aku butuh kekuasaanmu untuk melakukannya.." ucap Bima.
"Katakanlah Bima.." ucap Satria.
Bima pun menjelaskan rencannya bersama Alfi pada Satria. Mereka bertukar informasi dan menyatukan rencana. Hingga mereka ada di sebuah kesepakatan yg sama.
"Deal.." ucap Satria.
"Deal.." balas Bima.
Mereka berdua pun tetap kompak sampai setua ini. Dan itu yg menyebabkan Satria akan tetap mempekerjakan Bima di perusahannya sampai kapanpun ia Bima menyanggupinya. Kedua sahabat itu pun mengobrol panjang lebar, terutama mengenai hubungan Alfi dan juga Sofia. Tak ada yg menghalangi justru mereka berencana mendukung anak-anak mereka untuk menikah jika rencana ini sukses.
☘☘
Sementara Jojo, ia masih kepikiran kakak sepupunya. Dan langsung saja ia menghubungi Kenan untuk bertanya nomor kakaknya. Kenan pun takut Jojo bertindak seenaknya hingga ia memanggilnya ke apartemennya. Jojo pun datang dengan rasa penasarannya yg besar.
"Masuklah bocah.. jangan berisik.." ucap Kenan.
"Baiklah.." balas Jojo pasrah.
"Jadi apa yg membawamu kemari?" tanya Alfi.
"Kak Alfi kau juga disini.." ucap Jojo.
"Jojo.. langsung saja katakan apa yg mau kau tanyakan?" tanya Kenan.
"Apakah pernikahan kak Sofia masuk akal?? dia tiba-tiba bertunangan dan kini menikah secara mendadak.. Lalu bahkan calonnya belum pernah mengunjungi keluarganya di Indonesia.. apa ini masuk akal kak? Kak Kenan aku butuh penjelasanmu.." ucap Jojo yg sangat penasaran.
"Sudah kuduga anak ini akan merepotkan jika tak diberitahu.." ucap Kenan.
"Sepertinya kita harus menjelaskannya dan menjaganya agar dia tak berbuat onar.." ucap Alfi.
Sementara Jojo terus menatap Kenan dengan sejuta pertanyaan dibenaknya. Hingga Kenan menceritakan segalanya dan Jojo pun menangis.
"Kau menangis? dasar bocah ini.." ucap Kenan memberikan sekotak tisu.
"Hiks.. jahat sekali pria itu.. pokoknya aku tak terima kakakku menikah dengannya.." ucap Jojo yg justru membuat Alfi dan Kenan tersenyum.
"Ya kami juga tak terima, tapi kau harus patuh agar kita semua selamat.. oke.." balas Kenan.
"Aku akan mematuhimu kak Kenan, kak Alfi.. tapi ayo kita bantu Kak Sofia.." ucapnya sambil mengelap ingusnya.
"Dasar bocah, tak disuruh olehmu juga kami akan melakukannya.. jadi kau mau membantu kami..?" tanya Kenan.
"Tentu, aku akan melakukan apapun.." ucap Jojo.
__ADS_1
Kenan dan Alfi pun saling pandang lalu menceritakan sedikit yg perlu diceritakan pada Jojo mengingat Jojo orang yg ceroboh dan tak bisa mengontrol dirinya.