Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.164


__ADS_3

Sore pun tiba, dan acara pernikahan Sofia dan Alfi telah selesai. Mereka terlihat sangat kelelahan dan langsung masuk ke kamar hotel yg telah disiapkan. Tapi Alfi ingin menemui Stefan di lobby untuk berbincang sejenak dan Sofia memilih untuk masuk ke dalam kamar dan membersihkan diri.


Di kamarnya Sofia langsung melepas gaunnya dibantu beberapa pelayan, lalu ia langsung mandi untuk membersihkan tubuhnya. Cukup lama ia berendam, dan ia keluar dari kamar mandi melihat suaminya masih belum masuk ke kamar.


"Ck.. kemana Alfi ini?" gumam Sofia sembari memakai baju yg sudah disiapkan di kamar hotel.


Ya Alfi hanya melepas jasnya dan keluar lagi untuk menemui Stefan. Sofia yg sudah membersihkan diripun, turun ke bawah untuk mencari makanan sembari melihat dimana suaminya berada. Padahal Sofia bisa meminta pelayan, tapi ia sungguh penasaran dimana suaminya hingga belum kembali.


Sofia pun turun dan bertemu Kenan.


"Mau kemana kak?" tanya Kenan.


"Mau cari makanan lapar.." balas Sofia.


"Kan bisa diantarkan ke kamar.." balas Kenan.


"Aku sekalian mencari Alfi." balas Sofia.


"Kulihat tadi dia disana bersama rekannya.. biar aku saja yg menyusulnya.." ucap Kenan.


"Oke.. aku ke resto, suruh dia ke resto saja ya jika bertanya soal aku.." ucap Sofia.


"Oke.. sudah kau kesana saja.." balas Kenan.


Kenan pun pergi menemui Alfi yg sedang bersama Stefan.


"Al, kakakku mencarimu.." ucap Kenan.


"Oh, aku lupa meninggalkannya dari tadi.." ucap Alfi.


"Ckk.. kau ini baru juga berapa jam sudah lupa.."balas Kenan.


"Maaf, kenalkan ini temanku Stefan.." ucap Alfi mengenalkan Stefan.


"Aku sudah berkenalan dengannya tadi, benar bukan tuan Stefan.." ucap Kenan.


"Ya benar.." balas Stefan.


"Oh, baiklah 5 menit lagi aku ke kamar.." ucap Alfi.


"Ingat 5 menit dan kakakku ada di resto.. kau telepon saja dia.. " ucap Kenan.


"Oke.." balas Alfi, lalu Kenan pergi dari tempat tersebut.


Kenan pun pergi meninggalkan mereka, ia menuju ke kamarnya untuk beristirahat. Sementara Sofia sedang menunggu makanan pesanannya. Tak berselang Alfi pun datang menghampirinya.


"Hei, maaf.." ucap Alfi.


"Ya.. aku tahu.." balas Sofia.


"Kau marah?" tanya Alfi.


"Sedikit.." balas Sofia.


"Maaf, kau sudah pesan makanan..?" tanya Alfi.


"Iya, sudah " balas Sofia.


"Baiklah aku juga akan pesan makanan.." ucap Alfi.


Tak lama mereka berdua pun makan bersama di meja makan. Sofia masih tetap diam, ia merasa sangat lelah. Setelah makan mereka pun pergi ke kamarnya. Sofia pun memilih untuk merebahkan tubuhnya dan Alfi pun menghampirinya.


"Mandi dulu baru tidur.." usir Sofia.


"Sebentar saja.." ucap Alfi mendekatkan dirinya dan "Cup" Alfi mengecup pipi Sofia.


"Ish.. mandi dulu sana.." ucap Sofia bangkit.

__ADS_1


"Oke.. oke.. aku akan mandi dan tunggu aku.." ucap Alfi lalu menuju ke kamar mandi untuk mandi.


Setelah Alfi keluar dari kamar mandi ia justru melihat Sofia sudah tertidur pulas.


"Tadi aku disuruh mandi sekarang sudah mandi malah ditinggal tidur.. gagal deh.. " gumam Alfi dalam hati.


Akhirnya Alfi memakai piyama tidurnya dan mengeringkan rambutnya sebelum tidur di samping Sofia. Alfi pun tidur sambil memeluk Sofia, dan Sofia tak melawan dan membiarkannya saja karena sudah lelah.


Pagi harinya, Sofia terbangun dan merasakan pinggangnya di dipeluk oleh Alfi. Sofia pun tersenyum mengingat kemarin mereka telah menikah. "Aku tak menyangka kita sudah menikah.." gumam Sofia dalam hati.


Sofia pun bangkit dari tidurnya tapi tangan Alfi menarik tubuhnya.


"Kau sudah bangun?" tanya Sofia.


"Ya.. jangan bangun dulu.." ucap Alfi.


"Ya baiklah.. " ucap Sofia.


"Sofia i love you.." ucap Alfi mengecup kening Sofia.


"I love you too.." balas Sofia.


Alfi pun mencium bi-bir Sofia, dan mereka pun ber-ciuman cukup lama.


"Tunggu.." ucap Sofia saat Alfi mulai beraksi.


"Ada apa?" tanya Alfi curiga.


"Tunggu 5 hari lagi.." ucap Sofia.


"Oh tidak, baiklah.. " balas Alfi mengerti dan pergi ke kamar mandi.


Sofia pun tersenyum antara kasihan dan juga senang karena kemarin Alfi meninggalkannya. Sementara Alfi ia di kamar mandi sambil menghela nafas. "Gagal lagi.. tunggu 5hari lagi.. sabar.." gumam Alfi dalam hati.


Setelah itu kedua pasangan itu mandi bergantian dan sarapan bersama. Rencananya mereka akan berangkat ke Singapura, karena Alfi masih ada urusan. Sofia pun ikut kesana dan sudah berpamitan pada seluruh keluarganya. Rencananya sore ini mereka akan berangkat.


Sementara itu, Kenan kini tengah menguntit Alice yg sedang nonton bersama Stefan. "Kemana pria itu membawa Alice.. awas saja kalau pria itu mengambil kesempatan saat nonton.." gumam Kenan dalam hati.


Mereka berdua pun masuk ke bioskop, dan Kenan mengikuti sambil menyamar. Kenan memakai kupluk dan kacamata mengikuti mereka dari jauh. Kenan masuk ke bioskop dan duduk jauh dari mereka.


"Akh jauh sekali aku dapat tempat duduk.." gumam Kenan.


Kenan pun melihat Alice dan Stefan dengan seksama. Tak ada yg aneh hingga Kenan pun merasa lega. "Syukurlah, tapi awas kalau dia macam-macam.." gumam Kenan dalam hati.


Setelah filmnya selesai mereka keluar dari bioskop, dan Kenan masih terus mengikuti. Disaat yg sama Sofia dan Alfi sedang pergi ke mall tersebut untuk berbelanja sebelum pergi ke Singapura. Dan Sofia pun melihat Alice bersama Stefan.


"Alice?" ucap Sofia.


"Dimana?" tanya Alfi.


"Disana, tapi dengan siapa?" ucap Sofia sembari menunjuk.


"Iya benar, sepertinya aku mengenal pria tersebut." ucap Alfi.


"Coba perhatikan, siapa pria itu?" tanya Sofia.


"Itu kan Stefan, pria yg kutemui kemarin.." ucap Alfi.


"Benarkah.." ucap Sofia.


Dan disana Alice sedang bersama Stefan menuju ke sebuah cafe untuk membeli minuman.


"Ayo kita sapa mereka.." ucap Sofia berjalan.


"Sofia tunggu aku.." balas Alfi langsung menyusul Sofia dan menggenggam tangannya.


Saat Sofia masuk ke cafe tersebut, Sofia melihat pencopet sedang berusaha mengambil tas milik Alice. Secepat mungkin Sofia berlari dan mencegahnya, namun pencopet tersebut berhasil kabur dengan memutus tali tas milik Alice.

__ADS_1


"Copeettt!!!" teriak Sofia.


"Aaaaa tasku..." teriak Alice.


Sofia pun mengejar pencopet tersebut diikuti oleh Alfi, namun sudah ada pria yg menangkap pencopet tersebut dan memukulinya.


Bughh..Bughh..Bughh..


"Hei tuan sudah cukup.." ucap Sofia.


"Akh akhirnya tertangkap.." ucap Alice mengikuti Sofia dari belakang.


"Ini tasmu.." ucap Kenan dan mereka masih belum mengenali Kenan.


"Terimakasih.." balas Alice.


"Tunggu, aku mengenal suaramu.." ucap Sofia yg tanpa basa-basi menarik topi dan kacamata pria tersebut.


"Kenan..?" ucap Sofia.


"Kakak,." ucap Kenan datar.


"Kak Kenan." ucap Alice.


"Hai semua, hari ini aku sedang jalan-jalan untuk membeli buku Xx edisi terbaru.. dan melihat pencopet ini lari jadi aku menghentikannya.." ucap Kenan.


"Iya, terimakasih kak Kenan." balas Alice.


"Sama-sama Alice.. dan sebentar lagi petugas akan mengamankan orang ini.." ucap Kenan.


"Baguslah, tapi kau tumben sekali pergi ke mall.. dan lihat penampilanmu.." ucap Sofia curiga.


"Aku sedang ingin jalan-jalan kak, dan agar tak ada yg mengenaliku, kakak tahu kan aku benci kamera.." ucap Kenan.


"Ya walaupun ini aneh, tapi akan aku terima.." ucap Sofia.


"Jadi sudah dapat bukunya?" tanya Alfi.


"Belum, aku baru saja tiba.. kalian sendiri bukannya ingin pergi ke Singapura.." ucap Kenan.


"Sore ini kami berangkat, dan Sofia bilang ia ingin membeli sesuatu disini.." balas Alfi.


"Oke.. jam berapa aku akan mengantar kalian, atau mau kusiapkan pesawat jet pribadiku?" tanya Kenan.


"Jam 17.00.. kurasa tidak perlu Ken, Alfi sudah menyiapkan segalanya.." ucap Sofia.


"Good Job kakak ipar.." balas Kenan.


"Tentu saja,.. " balas Alfi.


"Jadi Alice apa kau sudah selesai nonton?" tanya Kenan.


"Ya sudah selesai.." balas Alice.


"Ayo temani aku ke toko buku sesuai janjimu kemarin." ucap Kenan.


"Tapi, aku masih bersama Stefan.." ucap Alice.


"Habis ini kita mengantar kakakku ke bandara.." ucap Kenan.


"Bukannya kakak minta diantar ke butik?" tanya Alice bingung.


"Tidak jadi, ke toko buku saja lalu mengantar kakakku .. setelah itu kita pulang.." ucap Kenan.


"Tunggu dulu, Alice masih bersamaku.." ucap Stefan.


"Stoppp!! ada apa ini? kenapa kalian menarik-narik Alice.?" tanya Sofia membuat mereka semua diam jika Sofia sudah bertanya.

__ADS_1


__ADS_2