
Setelah tiba di depan sebuah meja, tampak seorang pria berwajah oriental menyapa mereka berdua.
"Sofia.. Alex..akhirnya kalian datang juga.." sapa Lee sahabat Sofia dan Alex.
"Apa kabarmu Lee?" tanya Sofia.
"Baik.. kalian sendiri bagaimana..?" balas Lee.
"I'm fine.." balas Alex.
"Aku juga baik.. bagaimana kalau kita pesan minum dulu.." ucap Sofia.
Mereka pun memesan minuman dan mengobrol. Sudah lama sekali mereka tidak berkumpul karena kesibukan masing-masing. Tampak tak ada kecanggungan dan perbedaan walaupun Sofia adalah wanita. Mereka mengobrol akrab dan tampak seru sekali.
"Hei Sofi kau masih di kantor ayahmu?" tanya Alex.
"Iya tentu saja.. kalian sendiri?" balas Sofia.
"Aku masih belajar di perusahaan Daddy ku.. lalu kau Lee?" tanya Alex.
"Aku akan syuting film terbaru.. semoga saja kali ini sukses lagi.." balas Lee.
"Tentu saja kau kan aktor berbakat.." balas Sofia.
"Iya kalau tidak percaya buka saja topi dan maskermu, pasti kami akan pulang karena kau dikerumuni para wanita.." balas Alex terkekeh.
"Jangan dong, kau tahu kan jadwalku padat sekali.. dan sangat sulit untuk berada di tempat umum." balas Lee.
"Haha.. yasudah.. kita doakan saja semoga film barumu itu sukses.." balas Sofia.
"Lalu Soffi kau sendiri baik-baik saja bekerja di SHIELD? karena aku penasaran gadis secantik dirimu malah bekerja sebagai bodyguard.." ucap Alex.
"Kau mau mencobanya?" tanya Sofia tersenyum.
"Maksudmu apa?" balas Alex tak mengerti.
"Mau di wajah atau di perut?" tanya Sofia.
"Oh.. ******.. aku tak mau ambil resiko Soff besok aku ada meeting penting.." balas Alex.
"Sudah Soffi tunjukkan saja kemampuanmu itu.." ucap Lee.
"Haha.. sudahlah.. seperti yg kalian lihat aku baik-baik saja kan.. " balas Sofia.
"Emm.. ngomong-ngomong apa kalian sudah kepikiran untuk menikah?" tanya Alex.
"Whaattt??" ucap Sofia dan Lee bersamaan.
"Yah.. santai aja bro..sist.." balas Alex.
"Habis kau itu, masih muda ingin cepat-cepat menikah saja.. kalau aku sih masih terikat kontrak hingga 5 tahun kedepan.." balas Lee.
"Aku bahkan belum pernah memikirkan itu.." balas Sofia.
"Oo.. begitu.." balas Alex.
__ADS_1
"Jadi kau mau menikah lex?" tanya Lee.
"Uhukk.." Alex pun langsung tersedak.
"Nah.. santai dong.. " balas Sofia lalu memberikan Alex tisu.
"Bukan begitu, orang tuaku mulai menjodoh-jodohkan.." ucap Alex.
"Wah.. gercep juga.. " balas Lee.
"Nah Soffi kau kenapa?" tanya Alex.
"Sebenarnya aku punya berita buruk tentang orangtua ku.. aku jadi sedih dan teringat mereka.." ucap Sofia.
"Sofi jika kau mau cerita katakanlah, tapi jika tidak ya simpan saja dan ceritakan saat kau siap.." balas Alex.
"Sebenarnya beberapa bulan yang lalu, pesawat yang ditumpangi mereka hilang kontak, hingga saat ini mereka belum ditemukan.." ucap Sofia tak sadar air matanya pun menetes.
"Kau baik-baik saja Sofi? ini hapuslah air mata mu.." ucap Alex sembari mendekatkan kursinya dan mengusap pundak Sofia.
"Pasti berat.. " ucap Lee.
"Terimakasih kalian sudah peduli padaku.. dan mendengarkan ceritaku.." ucap Sofia.
"Tentu saja, katakanlah apapun yg kau butuhkan aku akan berusaha membantumu.." ucap Alex.
"Pasti Sofi, aku juga akan membantumu sebisaku.." balas Lee.
"Sudahlah, mana gadis tangguh yg ingin memukulku tadi?" ucap Alex menghibur Sofia.
Bughh..
"Aww.. kau memang Sofia yg kukenal.." ucapnya tersenyum sembari kesakitan.
"Haha.. rasakan itu.." balas Lee.
"Alex aku butuh informasi.. kau tahu D'textile?" tanya Sofia.
"Aku tahu tapi kami tidak sedang menjalin kerja sama.. itu karena.." ucap Alex terhenti.
"Karena apa?" tanya Lee dan juga Sofia bersamaan.
"Karena.. calon penerusnya sangat kurang ajar.. dia hampir melecehkan sekertarisku.. pokoknya setahuku dari orang-orang dia sangat bejat.." ucap Alex.
"Sofia jangan bilang kau akan bekerja sama dengan perusahaannya.?" tanya Lee.
"Kau benar Lee.." jawab Sofia.
"Sofi hentikan, mereka itu cukup berbahaya.. dan lagi laki-laki itu sungguh bejat.. " ucap Alex.
"Kau dengar itu Sofi, hentikanlah sebelum terlambat.." balas Lee khawatir.
"Tidak.. aku akan tetap maju, dan calon pewaris kedua?" tanya Sofia.
"Aku belum pernah bertemu sih tapi kudengar ia cukup baik dan cukup bersih tak ada berita-berita aneh.." ucap Alex.
__ADS_1
"Baiklah.. kurasa itu saja cukup, jangan lupa kalau aku itu Sofia si wanita tangguh.. aku takkan membiarkan lelaki gila itu berbuat macam-macam atau kubuat dia mandul..!" ucap Sofia.
"Wow.. ide bagus, kau harus berhati-hati disana.." ucap Lee.
"Baiklah jika itu keputusanmu.. tapi jika kau butuh bantuan aku akan segera terbang kesana.." ucap Alex sangat khawatir.
"Oke..oke.. terimakasih kalian sudah mengkhawatirkan ku.. tapi aku akan berusaha dengan baik.." balas Sofia.
"Dan kau harus kembali dengan kabar bagus.. kalau tidak.." lalu ucapan Alex pun terhenti.
"Kalau tidak apa?" tanya Sofia.
"Aku akan memaksamu berhenti jadi bodyguard dan menjadi pengawalku saja.." celoteh Alex.
"Dasar kau ini, badan besar tapi ingin dijaga oleh wanita.." ucap Sofia.
"Haha.. kau kan Sofia si wanita tangguh.." ucao Alex.
"Daripada Alex, lebih baik jadi bodyguard ku saja Sofi.." balas Lee tak mau kalah.
"Dasar kalian ini.." balas Sofia.
Mereka pun tertawa bersama sembari menceritakan kehidupan mereka masing-masing. Sofia pun sedikit terhibur setelah bertemu kedua sahabatnya. Walaupun semuanya lelaki tapi mereka begitu menghormati Sofia dan juga sangat setia. "Ternyata berita dari Kenan sama persis dengan berita dari Alex.. aku harus kuat jika berhadapan dengan lelaki sialan itu!" gumamnya dalam hati.
☘☘☘
Keesokan harinya, ia pun kembali bekerja seperti biasa. Kenan juga sama, ia mengurus perusahaan seperti biasanya. Setelah menyelesaikan segala urusannya Kenan bergegas menuju markas SHIELD. Ia ingin memberikan beberapa alat hasil ciptaannya yg dapat membantu kakaknya menjalankan misi rahasianya.
Sesampainya disana ia masuk dan disambut baik. Ia langsung menuju ke ruangan kakaknya. Tapi sesampainya disana ruangannya tambak kosong. Dan ada seorang wanita yg memanggilnya membuat Kenan heran. "Sejak kapan disini ada pegawai biasa wanita?" gumamnya dalam hati.
"Permisi tuan.. maaf nona sedang rapat di ruangan khusus.." ucap Eva.
"Oh.. oke.. aku akan menunggu diruangannya.." balas Kenan.
"Maaf tuan, sebenarnya tuan siapa dan ada perlu apa?" tanya Eva.
"Oh.. aku saudaranya Sofia.. kau pasti staf baru disini?" balas Kenan.
"Benar tuan.. kalau begitu saya minta maaf, silahkan anda menunggu di ruangan nona Sofia." ucap Eva.
"Baiklah.." balas Kenan lalu kembali ke ruangan kakaknya.
15 Menit kemudian Sofia pun tiba diruangannya. Ia melihat adiknya sedang meminum teh yg disediakan di meja.
"Ada apa Ken?" tanya Sofia.
"Aku ada hadiah khusus untukmu.." balas Kenan.
"Apa itu?" tanya Sofia.
"Kunci rapat-rapat ruanganmu dan aktifkan mode rahasia di komputermu.." ucap Kenan.
"Baiklah.." balas Sofia laku melakukan yg diperintahkan Kenan.
Note : Mode rahasia adalah mode yg digunakan untuk membicarakan hal penting agar tidak bisa disadap siapapun. Biasanya digunakan pada saat meeting atau membahas strategi. Itu juga adalah sistem yang diciptakan oleh Kenan.
__ADS_1