Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.171


__ADS_3

Kenan pun melajukan mobilnya menuju ke suatu tempat. Tempat yg merupakan taman yg indah, yg sudah ia buat selama beberapa bulan yg lalu. Ia pun diam tanpa mengatakan apapun pada Alice, membuat Alice malas untuk berbicara.


Saat tiba di taman tersebut, Kenan pun menepikan mobilnya dan berhenti.


"Alice ada yg ingin kusampaikan.." ucap Kenan dengan perasaan grogi.


"Katakan saja kak, ada apa? bukankah ini masih jam kantormu?" tanya Alice.


"Ya.. tapi aku terus kepikiran dan tak fokus bekerja.." ucap Kenan.


"Lalu hubungannya denganku apa? aku tak mengganggumu bekerja bukan.." tanya Alice.


"Itu benar, ini mengenai perkataanmu 3 hari yg lalu.." ucap Kenan.


"Oke.. lanjutkan.." ucap Alice.


"Jadi aku.. aku..." ucap Kenan.


"Kalau ingin menolakku katakan dengan benar.. jangan terbata-bata begitu apalagi karena alasannya kasihan.." ucap Alice.


"Oke.. aku juga sepertinya menyukaimu.." ucap Kenan.


"Sepertinya? jadi kakak belum yakin?" tanya Alice.


"Entahlah.." ucap Kenan.


"Hhhh.. lalu apa mau kakak?" tanya Alice.


"Apa aku pantas menyatakan perasaanku?" tanya Kenan.


"Pertanyaan macam apa ini kak?" tanya Alice.


"Baiklah. Maukah kau menjadi kekasihku?" tanya Kenan.


"Berhenti bercanda kak.." ucap Alice.


"Alice, tatap mataku.." ucap Kenan menarik tangan Alice agar kedua wajah mereka bertatapan.


"Kakak serius?" tanya Alice.


"Tentu.. aku serius, aku memikirkannya sepanjang waktu.. bahkan mengabaikan dokumen-dokumen di mejaku.." ucap Kenan.


"Kakak tidak sedang bercanda kan? ini nyata kan?" tanya Alice tak percaya.


"Alice percayalah ini sungguhan.. kau bisa memukulku.." ucap Kenan.


Plakkk.. plakk..


"Iya ini nyata.." ucap Alice memukul pipinya dan tangan Kenan.


"Kau sudah percaya?" tanya Kenan dijawab dengan anggukan kepala oleh Alice.


"Jadi apa jawabanmu?" tanya Kenan.

__ADS_1


"Aku terima.." ucap Alice.


"Benarkah?? " tanya Kenan.


"Iya kak.." ucap Alice sembari mencubit tangan Kenan.


"Sakit kan?" tanya Alice tersenyum.


Tanpa banyak berkata lagi Kenan memeluk Alice dan tersenyum.


"Terimakasih.." ucap Kenan.


"Ya kak sama-sama.." ucap Alice.


"Maaf aku terlambat menyadarinya.." ucap Kenan.


"Oke.. aku tahu.." ucap Alice.


"Ayo kita turun.." ajak Kenan.


"Baiklah.." balas Alice.


Mereka pun menyusuri taman tersebut yg rencananya akan dijadikan tempat wisata untuk umum bulan depan. Kenan memperlihatkan koleksi bunga-bunga pada Alice yg ia dapatkan dari seluruh dunia.


"Alice taman ini adalah salah satu project ku tahun ini.." ucap Kenan.


"Wah, indah sekali ada banyak bunga-bunga cantik.." ucap Alice.


"Ya, tapi ini sudah sangat indah.." balas Alice.


"Dan aku akan berusaha untuk mengembangbiakan tanaman yg masih sulit tumbuh di tanah ini.." ucap Kenan.


"Ya.. berusahalah kak kau pasti bisa.." ucap Alice.


"Apa pendapatmu mengenai tempat ini dan apakah orang-orang akan tertarik pada taman bunga ini?" tanya Kenan.


"Ya pasti orang-orang akan tertarik, apalagi para pecinta tamanan. Dan juga kakak harus menyediakan tanaman yg dapat dijual untuk menarik minat orang-orang." ucap Alice.


"Ide yg bagus, aku juga sudah memikirkannya." ucap Kenan.


"Apalagi kalau ada edukasi atau kelas untuk menanam, pasti banyak anak-anak maupun orang dewasa yg akan tertarik.." ucap Alice.


"Ya itu ide yg sangat bagus Alice.. terimakasih atas sarannya.." ucap Kenan.


"Sama-sama.." jawab Alice.


"Bagaimana dengan pekerjaanmu Alice?" tanya Kenan.


"Semua baik-baik saja kak.. Resto juga cukup ramai apalagi kalau sedang weekend.." ucap Alice.


"Ya jangan kembali ke dunia modeling.." ucap Kenan.


"Daddy juga sudah melarangnya.." ucap Alice.

__ADS_1


"Sekarang aku adalah kekasihmu bukan kakakmu lagi.. jadi ingat itu kau harus mengabariku apapun.." ucap Kenan.


"Oke.. kakak juga ingat aku bukan adikmu lagi.." ucap Alice.


"Deal.." ucap Kenan.


"Deal.." balas Alice dan mereka pun tersenyum bahagia.


Kebahagiaan mereka semakin komplit dengan pemandangan indah bunga-bunga yg sedang bermekaran di sekeliling mereka. Alice tak menyangka kalau Kenan akan menerima cintanya. Ia bahkan sudah memantapkan hati dan akan pergi ke luar negeri selama beberapa tahun untuk menghindari Kenan jika ia ditolak.


Setelah itu, Kenan mengantarkannya pulang ke restonya. Wajah Alice dan Kenan terlihat bahagia, membuat Dina pun ikut bahagia. Dina mengerti apa yg sedang dialami putrinya dan ia hanya diam menunggu Alice mengatakannya. Setelah Kenan pulang Alice pun menceritakannya. Dapat dilihat ekspresi Alice sangat bahagia, membuat Dina lega karena ia tak tahu lagi bagaimana harus membujuk Alice agar ia tak menetap di luar negeri jika Kenan menolaknya. Tapi yg ia khawatirkan tak terjadi.


☘☘☘


Sementara itu di Paris, Sofia dan Alfi sedang menikmati honeymoonnya. Mereka pergi ke tempat-tempat yg indah, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Dan Nathalie yg masih belum bisa move on ternyata mengikuti mereka kemanapun. Tanpa disengaja pun Alex masih berada di negara tersebut bahkan menginap di hotel yg sama dengan Sofia dan Alfi.


Bukan Sofia namanya jika ia tak tahu kalau sedang diikuti oleh Nathalie. Justru ia menggunakan kesempatan ini untuk memamerkan kemesraannya bersama Alfi, yg berakibat membuat Nathalie panas dingin menyaksikannya.


"Kau yg memancingku Nathalie jadi persiapkanlah hatimu.." gumam Sofia dalam hati.


Dalam setiap kesempatan, pasangan tersebut selalu bersikap romantis dan manis layaknya pasangan baru. Saling menyuapi saat makan di resto, mengelap bekas makanan yg menempel di bibir, berpelukan bahkan berci-uman yg kini Sofia dan Alfi lakukan. Mereka sedang berada di menara Eiffel dan menikmati pemandangan indah malam di kota tersebut. Suasana yg tidak terlalu ramai membuat mereka berani untuk melakukannya dari atas sana.


"Terimakasih Sofia sudah menjadi bagian dari hidupku dan hari-hariku menjadi lebih berwarna.." ucap Alfi.


"Sama-sama. Terimakasih kau telah mengajarkanku jatuh cinta dengan cara yg indah.. " ucap Sofia.


"Kuharap setelah ini, kita memiliki baby.." ucap Alfi.


"Jangan banyak berharap nanti kecewa.. biarkan saja semuanya mengalir seperti air.." ucap Sofia.


"Tapi sejujurnya aku ingin sekali memiliki anak darimu dalam waktu dekat.." ucap Alfi.


"Ya.. semoga saja keinginanmu terwujud.. aku juga menginginkannya.. " ucap Sofia.


"Kalau begitu mari kita berusaha mewujudkannya.. kau tenang saja walaupun aku dokter bedah tapi aku tahu cara agar kau cepat hamil.. " ucap Alfi tersenyum.


"Dasar kau itu.. " ucap Sofia mencubit perut Alfi.


"Aku jujur aku tahu caranya, nanti di hotel aku jelaskan detailnya.. " ucap Alfi.


"Yaya.. dihotel saja karena aku lapar.. " ucap Sofia.


"Haha.. kita tadi sudah makan bukan.." ucap Alfi.


"Ya itu tadi sore, sekarang sudah malam aku lapar lagi .." ucap Sofia.


"Baiklah, kau mau makan apa?" tanya Alfi.


"Ayo kita makan seafood.." ucap Sofia.


"Oke.. kebetulan ada restourant seafood di sekitar sini.." ucap Alfi.


Sofia dan Alfi pun pergi menuju restourant seafood tersebut. Nathalie pun mengikuti mereka bak stalker. Dan tanpa diduga, Alex pun berada di resto tersebut untuk makan malam. Terjadilah pertemuan tak mengenakan di resto tersebut.

__ADS_1


__ADS_2