
Kenan dan Alfi pun tertawa dan tersenyum mendengar kabar dari anak buah Sofia. Membuat Jojo kepo tapi ia dilarang untuk bertanya karena Kenan dan Alfi masih harus tetap fokus pada rencana mereka. "Mereka sedang membicarakan apa sampai aku tak diajak tertawa bersama.." gumam Jojo dalam hati.
Rencana Kenan dan Sofia sedikit demi sedikit mulai berjalan dengan baik. Hingga mereka terus menerus melancarkan aksinya yg lain untuk menghancurkan pernikahan ini.
Namun, Vall mulai menyadari kalau William tak bisa dihubungi. Ia ingin menemui William diluar tapi dihadang oleh ibunya.
"Kau mau kemana Vall?" tanya ibunya.
"Aku mau mencari William bu.. ponselnya tak bisa dihubungi.." jawab Vall.
"Halah, paling si bodoh itu lupa men-charge ponselnya.. Lalu kini sedang fokus berjaga di depan.. sudah kau duduk diam menunggu acara pernikahanmu.." ucap ibunya yg sangat tidak sabar menerima harta melimpah dari Sofia.
"Baiklah bu.." ucap Vall dengan menghela nafas.
Sementara Chris mengambil alih untuk membantu.
"Biar aku yg mencari William.. kau duduk dengan tenang.." ucap Chris.
"Terimakasih kak.. " balas Vall.
Chris pun keluar dan menelpon Kenan.
"Hallo Ken.." ucap Chris di telepon.
"Iya.. ada apa? dia mulai curiga?" tanya Kenan.
"Ya seperti dugaanmu.." balas Chris.
"Bagus.. sekarang kau berpura-puralah bertemu William.. dan katakan saat kembali.." ucap Kenan.
"Tentu.." ucap Chris lalu mamatikan telepon.
Chris pun berjalan-jalan disekitar dan berpura-pura mencari William. Lalu ia kembali dan mengatakan kalau William baik-baik saja dan sedang berjaga. Tapi Vall kelihatan curiga dan Chris pun tetap santai sesuai perintah Kenan agar dirinya selamat.
Hingga akhirnya Vall tak tahan dan ingin mencari William langsung. Tapi penjaga pun memberi kabar kalau pengantin harus bersiap-siap karena acara akan segera dimulai.
"Ck.. kemana kau Will? aku tak percaya pada bede***h Chris itu.." gumam Vall dalam hati.
Sang ibu pun menasehati kembali Vall.
"Kau itu sudah biarkan saja William, nanti juga dia kembali.." ucap ibunya.
"Iya ibu.." balas Vall.
"Sini ibu lihat tampilanmu.." ucap ibunya memeriksa penampilan Vall dari ujung rambut hingga kaki.
"Bagaimana ibu?" tanya Vall.
"Oke.. sempurna jadi kau tunggu hingga mereka memanggil kita.." balas sang ibu.
__ADS_1
Vall pun tersenyum karena keinginannya pun terwujud sebentar lagi. Memiliki wanita idamannya dengan mempertaruhkan segalanya, apalagi yg tak bisa ia banggakan dari pernikahan ini? Harta, tahta, wanita.. semua ia berhasil dapatkan sekaligus.
☘☘☘
Sementara Sofia baru selesai dirias. Ia melihat wajah yg berbeda ketika bercermin. "Apakah ini aku??" tanyanya dalam hati.
Ia pun takjub akan hasil makeupnya. Dirinya nampak bak seorang ratu hari ini. Juga gaun indah yg ia kenakan hari ini. Meskipun merepotkan tapi sangat indah saat difoto. "Seandainya mempelainya bukan Vall tapi Alfi pasti hatiku akan bahagia.." gumam Sofia dalam hati sambil melihat tampilan dirinya di depan cermin.
Reina pun terus menemani putrinya selama dirias, walaupun sesekali ia mengomeli Sofia karena tak suka dirias tebal. Tapi Reina tetap sabar menemani putrinya.
"Kau sudah siap?" tanya Reina.
"Iya bu, aku siap.." ucap Sofia.
"Bagus, kau sangat cantik hari ini.. bak putri di negri dongeng.." ucap Reina.
"Haha benarkah bu?" tanya Sofia bangga.
"Tentu, kau kan putriku.." balas Reina dengan bangga.
Hingga penjaga pun mengabari kalau acaranya sebentar lagi dimulai dan Sofia diminta untuk bersiap. Sofia yg mendengar kabar tersebut pun langsung mengaktifkan anting yg ternyata adalah earphone pemberian Kenan. Dan ia langsung menghubungi adiknya.
"Hallo Ken.." ucap Sofia di sambungan telepon.
"Iya kak.. kau sudah siap..?" tanya Kenan.
"Semua persiapan kami juga sudah siap, William sudah kami lumpuhkan.." balas Kenan.
"Oke.. kerja bagus.." ucap Sofia.
"Ya.. kau berhati-hatilah kurasa gerak-gerik Vall mencurigakan setelah William menghilang.." balas Kenan.
"Baiklah.. aku akan bersiap.." ucap Sofia lalu mematikan teleponnya.
"Hh.. apa aku bisa bergerak dengan gaun ini??" gumam Sofia dalam hati membayangkan peperangan yg akan terjadi hari ini. .
Hingga akhirnya mempelai pria diminta hadir lebih dahulu, baru mempelai wanita. Vall pun tiba bersama keluarganya. Lalu Sofia dan keluarganya dipanggil. Sofia beserta ayah ibunya pun muncul, tak ketinggalan Kenan pun muncul entah darimana karena tiba-tiba sudah berada di rombongan.
"Kau ini seperti hantu saja.." ucap Satria pada putranya.
"Ayah tenang saja, aku takkan menghilang begitu saja.." balas Kenan berbisik.
Ya akan lebih aneh lagi jika Kenan tak hadir. Alfi pun menggantikan tugasnya Kenan, dibantu oleh beberapa anak buah Kenan. Jojo pun terus bersiaga jika ada hal yg membahayakan Alice.
Mereka pun tiba di tempat pernikahan, Vall nampak terkejut melihat penampilan Sofia yg sangat anggun berbeda dari biasanya. Walaupun Sofia hanya menunduk dan tak terlalu memperhatikan Vall, tapi Vall matanya terus tertuju pada Sofia.
Ketika mereka semua sudah duduk, acara ijab pun akan segera dimulai. Dan drama pun ikut dimulai juga. Ketika Mc mulai menyerahkannya pada penghulu, lampu pun berkedip dan tiba-tiba listrik padam.
"Ini pasti ada konsleting.." ucap Kenan lalu menelpon seseorang.
__ADS_1
"Kalian perbaiki lampunya, ini moment penting..! cepat atau kalian semua kupecat..!" ucap Kenan tegas membuat mereka yg mendengar terkejut.
"Siap tuan.." balas anak buah Kenan yg tahu tuannya sedang berakting.
"Tunggu beberapa menit mereka sedang memperbaikinya.. dan maaf atas ketidaknyamanan ini.." ucap Kenan.
Mereka pun tenang dengan penerangan ponsel. Selang 2 menit kemudian lampu pun menyala, diiringi layar besar pun ikut menyala. Menampilkan beberapa gambar, dimana kejahatan Vall terpampang nyata. Vall pun berteriak kesal.
"Apa-apaan ini??" teriak Vall kesal.
"Oh tidak calon suamiku ternyata baj*****an.." ucap Sofia pura-pura terkejut dengan foto-foto pesta bujang Vall dan juga fotonya membawa wanita penghibur ke dalam hotel.
"Sofia kumohon percayalah padaku.." ucap Vall.
"Lalu gambar ini apa? " tanya Sofia menunjuk ke layar. Dan muncul lagi gambar-gambar kejahatan Vall.
"Oh tidak..! Kenan pasti ini ulahmu.." teriak Vall.
"Hmm.. benarkah?" tanya Kenan sembari mengangkat bahu.
"Kalian semua sudah menjebakku..!" teriak Vall.
Dan muncullah Bima beserta tuan Sean di tempat tersebut, tamu undangan yg berada di ruangan berbeda pun terkejut saat melihat layar yg menampilkan prosesi akad dari ruangan lain berubah menjadi bencana dan penangkapan Vall.
"Saudara Vall anda kami tangkap.." ucap Sean beserta anak buahnya sedang berusaha menangkap Vall.
Tapi ternyata Vall tidak bodoh, ia sudah mempersiapkan diri. Walaupun kenyataannya sangat berbeda dari yg dia bayangkan, ia tak menyangka Sofia dan Kenan akan berbuat sejauh ini. Vall pun melawan tuan Sean dan anak buahnya, juga anggota BlackStar pun muncul. Ruangan pun seketika berubah menjadi ketegangan sesuai prediksi Sofia.
Dengan cepat Vall menangkap Sofia dan membuat semua orang berhenti, ditambah lagi tim SHIELD dan BlackStar saling menyodorkan senjata.
"Oh My God, pernikahan macam apa ini??" ucap Sofia.
"Ini pasti ulahmu kan Sofia.." ucap Vall menodongkan pistol ke kepala Sofia.
Vall pun mundur dari ruangan tersebut dan berencana membawa kabur Sofia. Dengan gaun yg berat tak mungkin Sofia bisa melawan begitu pikir Vall. Satria dan Kenan pun terpaksa mundur dan membiarkan Vall membawa Sofia agar Sofia selamat.
"Bagaimana ini Ken??" tanya Satria bingung.
"Amankan saja ibu, dan tempat ini.. aku dan Alfi yg akan megurusnya.. " ucap Kenan.
"Oh baiklah.. kebetulan tanganku sangat gatal ingin memukul mereka." ucap Satria.
Satria pun memerintahkan Bima untuk membawa Reina pergi ke ruangan rahasia Kenan. Sementara Satria dan anak buahnya mengahajar anak buah Vall. Kenan pun mengejar Vall yg membawa Sofia.
Melalui sambungan telepon, Kenan pun berbicara pada Alfi.
"Hei sudah waktunya kau keluar.. sudah siap?" tanya Kenan.
"Tentu.." balas Alfi keluar dari ruangan bersama ayahnya setelah mengantar Reina.
__ADS_1