Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP260


__ADS_3

Hayes pun tampak bahagia Kenneth mengenal Diana. Diana gadis yg cantik dan pandai memasak, Hayes bahagia karena cucunya sangat beruntung.


"Kenneth kau sangat beruntung bertemu dengan Diana.." ucap Hayes.


"Tentu saja kek.. aku takkan melepaskannya begitu saja.." ucap Kenneth merangkul pundak Diana.


"Iya kau benar, kau sungguh beruntung karena Diana sangat cantik dan juga pintar memasak." ucap Hayes.


"Yah, aku tak sabar untuk menikahinya kek.. " balas Kenneth.


"Benarkah sayang?" tanya Diana.


"Tentu saja.." ucap Kenneth.


"Kau temui ayahku kalau begitu.." ucap Diana.


"Pastinya.." balas Kenneth tersenyum


Senyum yg sudah tak pernah Hayes lihat selama beberapa tahun terakhir. Hingga ia merasa senang melihat cucunya bahagia bersama wanita pilihannya.


"Kalau begitu kakek mau istirahat dulu, kalian ngobrol saja berdua.." ucap Hayes.


"Baik kek.." ucap Kenneth dan Diana.


Setelah kakeknya masuk ke dalam, Diana pun tersenyum pada Kenneth.


"Bagus bukan aktingku?" tanya Diana.


"Tentu.." ucap Kenneth menyuapi Diana cake.


"Kuharap kau juga sebaik ini dirumahku.." balas Diana.


Kemudian Kenneth teringat nyonya Sofia yg sedang marah membuatnya terkejut dan cake pun belepotan di mulut Diana.


"Kenn.." ucap Diana sebal.


"Maaf.. " ucap Kenneth langsung menghapusnya.


"Kau manis sekali dirumah kakekmu.." ucap Diana.


"Aku juga akan begini di rumahmu.." balas Kenneth.


Kemudian Diana pamit pulang, dan diantar Kenneth sampai di gerbang. Nampak wajah bahagia Hayes dan Kenneth.


"Kerja bagus cucuku, jangan sampai Diana meninggalkanmu." ucap Hayes.


"Tentu kek.." balas Kenneth. "Kuharap aku bisa membuatnya menyukaiku juga.." gumam Kenneth dalam hati.


☘☘☘


Sementara Reina menghubungi Hayes mengenai perjodohan cucu mereka.


"Jadi bagaimana tuan Hayes?" tanya Reina.


"Cucuku sudah menemukan wanita pilihannya,." ucap Hayes.


"Begitukah?" tanya Reina.


"Ya.. jadi maaf sepertinya harus dibatalkan.." ucap Hayes.


"Oke.. kalau begitu aku akan mengundangmu makan malam sebagai rekan bisnis.." ucap Reina.


"Baiklah jika begitu,." ucap Hayes.


"Ya aku tunggu di resto Xx besok.." ucap Reina.


☘☘☘


Sementara Diana pulang ke rumah dengan nyaman. Hatinya tenang karena tak perlu memikirkan perjodohan konyolnya. Sofia pun penasaran bagaimana Diana dan Kenneth bisa tiba-tiba berkencan. Dan Sofia meminta Diana mengundang Kenneth pada makan malam di resto Xx. Tak lupa Sofia membawa Alfi, Dion, dan Satria.


Setelah Diana memberikan kabar pada Kenneth tentang makan malam tersebut. Kenneth pun menyanggupinya walaupun ia sedikit panik karena akan berhadapan dengan mantan atasannya.


"Aku pasti bisa, kini aku bukan ketua tim alfa lagi.." gumam Kenneth.

__ADS_1


Hari yg dinantikan pun tiba, Sofia bersama Satria, dan Dion bersama Alfi dari rumah sakit, menuju ke resto Xx. Sesampainya disana Diana baru saja datang.


"Hai mom, kek.." sapa Diana.


"Hai Diana, mana kekasihmu?" tanya Satria.


"Sebentar lagi kek." ucap Diana.


"Lalu mana Dion dan dad?" tanya Diana.


"Tadi mereka sedang mencari parkir.. " ucap Satria.


"Mom penasaran Kenneth akan bersikap seperti apa di hadapan mom.." ucap Sofia.


"Kita lihat saja mom.." ucap Diana tersenyum.


Alfi dan Dion pun tiba, mereka langsung duduk dan bertanya tentang Kenneth. Untuk menunggu Kenneth mereka memesan minuman. Hingga 5 menit kemudian Kenneth pun tiba. Ia datang dengan setelan jas rapi dan rambut yg stylish.


1 Jam sebelum Kenneth datang ke resto, ia mendatangi salon Stefan. Dan Isabella dengan sigap membantu Kenneth.


"Ihh.. tuan Kenn datang lagi.. mau diapakan kali ini?" tanya Isabella.


"Aku mau bertemu calon mertuaku.. bagaimana tampilan yg bagus?" tanya Kenneth.


"Serahkan pada Isa.. kali ini eyke akan membuat tuan Kenn menjadi pusat perhatian serta disukai calon mertua.." ucap Isabella.


"Jangan membuatku kecewa.." ucap Kenneth.


Dengan sigap Isabella mendandani Kenneth sebaik mungkin hingga ia tampak sangat tampan. Dan juga ia memilihkan jas terbaik yg membuat tampilannya sempurna.


"Wow.. tuan Kenn cucok deh.. maaf maksudku sempurna.." ucap Isabella.


"Baguslah jika begitu.. terimakasih dan ini tips untukmu.. " ucap Kenneth.


"Uwhh.. terimakasih tuan Kenn.. Isa selalu siap membantu.." ucap Isabella.


Kenneth pun keluar dari gedung tersebut dan langsung menuju ke resto Xx. Setelah tiba, ia melihat kakeknya menuju ke sana juga.


"Kau sedang apa?" tanya Hayes.


"Aku akan makan malam dengan keluarga Diana." ucap Kenneth.


"Kebetulan aku juga akan makan malam dengan rekan bisnisku.." ucap Hayes.


"Baiklah kek kalau begitu.." ucap Kenneth lalu pergi.


Kenneth pun menuju meja yg telah dipesan keluarga Diana. Ia mendekatinya dengan sedikit gugup hingga Diana menyapanya untuk mencairkan suasana.


"Hai Kenn.." ucap Diana.


"Hai Diana.." ucap Kenneth.


"Maaf semuanya membuat kalian menunggu.." ucap Kenneth.


"Wah ketua tim alfa kini berubah ya.." ucap Satria.


"Iya ayah, aku tak menyangka.. mereka ternyata dekat.." ucap Sofia.


"Begitulah nyonya tuan.." ucap Kenneth.


"Ehm.. jadi kapten kau menyukai putriku.." ucap Alfi.


"Benar tuan, panggil aku Kenneth saja.." ucap Kenneth.


"Baiklah Kenneth apa tujuanmu mendekati putriku?" tanya Alfi.


"Dad.. biarkan ia duduk dulu.." ucap Diana.


"Silahkan.." ucap Alfi.


"Terimakasih tuan.. " ucap Kenneth.


"Jadi apa jawabanmu?" tanya Alfi.

__ADS_1


"Aku menyukai Diana, dan aku berencana untuk menikahinya.." ucap Kenneth.


"Baiklah, aku ingin melihat kesungguhanmu.." ucap Alfi.


"Ehmm.. ini bukan persidangan kan? kenapa sekaku ini.." ucap Diana.


"Benar, kenapa tegang begini.." balas Dion mulai berbicara.


"Baiklah anak muda, aku memang menyukaimu karena pekerjaanmu bagus dan kau orang yg bertanggungjawab. Syukurlah aku tak perlu mencaritahu asal usulmu.." ucap Satria.


"Terimakasih tuan.." ucap Kenneth.


"Panggil aku kakek saja.." ucap Satria.


"Baik kek.." ucap Kennth.


"Dan Kenneth, bagaimana pekerjaanmu sekarang?" tanya Sofia.


"Baik nyonya.." ucap Kenneth.


"Kau masih saja memanggil nyonya, panggil aku mom.." pinta Sofia.


"Baik mom.. " ucap Kenneth.


"Jadi kapan kau akan melamar Diana??" tanya Alfi.


Deggg.. Diana pun terkejut dengan ucapan dadnya yg biasanya selalu melindunginya.


"Dad, kami baru berkencan.. jadi aku ingin bersantai dulu.." ucap Diana.


"Dia bilang tadi ingin serius.. jadi dad tanya saja.." ucap Alfi.


"Aku akan membicarakannya dengan Diana dan keluargaku.. aku hanya ingin menunggu Diana siap.." ucap Kenneth.


"Sayang hentikan, biarkan dia relax dulu.. " ucap Sofia menenangkan Alfi yg menatap Kenneth dengan tatapan tajam.


Akhirnya suasana pun mencair setelah Diana dan Dion banyak berbicara santai dan bercanda. Alfi pun mulai menerima Kenneth dan tak banyak bicara lagi. Dan Diana menggenggam tangan Kenneth di balik meja untuk menghilangkan rasa gugup Kenneth dihadapan keluarganya.


Bagaimana tidak gugup? kalau kakek dan ibunya adalah mantan atasannya, dan dadnya Diana adalah seorang dokter yg sangat tegas. Dan dapat dilihat seorang mantan kapten tim alfa tak berkutik menghadapi calon mertuanya yg dulu pernah menjadi atasannya.


Reina dan Kenan pun menemui Hayes sebagai rekan bisnis. Dan mereka selesai lebih dulu, Hayes pun penasaran pada keluarga Diana dan hendak menyusulnya. Reina pun juga hendak bergabung dengan keluarganya.


Reina pun mendatangi meja Diana dan keluarganya.


"Hallo Diana, siapa pria tampan ini?" tanya Reina.


"Dia kekasihku grandmom.." ucap Diana.


"Wah siapa namamu?" tanya Reina.


"Kenneth nyonya.." balas Kenneth.


"Panggil grandmom saja.." ucap Reina lalu ikut bergabung.


Lalu Hayes tiba dan melihat Reina dan Kenan bergabung dengan meja Kenneth dan Diana.


"Kenneth.." ucap Hayes.


"Kakek.. sudah selesai?" tanya Kenneth.


"Kakek?? dia kakekmu?" ucap Reina.


"Iya, grandmom.." ucap Kenneth.


"Jadi Diana cucumu?" tanya Hayes pada Reina.


"Benar, dan Kenneth juga cucumu.." ucap Reina tersenyum.


"Grandmom ada apa ini?" tanya Diana.


"Kami sebenarnya merencanakan untuk menjodohkan kalian.." ucap Hayes tersenyum bahagia.


Sementara Diana dan Kenneth saling tatap dengan pandangan yg sulit diartikan.

__ADS_1


__ADS_2