Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.127


__ADS_3

Chris pun berbicara panjang lebar pada ayahnya. Terutama soal Sofia yg pernah ia celakai, tepatnya Chris hanya ingin meminta bantuannya tapi caranya salah dan membuat semua orang berpikiran negatif padanya. Namun, Chris mengaku saja bersalah dan sudah meminta maaf pada Sofia dan keluarganya. Dan sejak itulah Chris sadar dan berubah.


Setelah ia bebas dari penjara, ia memilih menjauh dari keluarga Felix dan menenangkan diri. Ia pun bertemu dengan teman-temannya yg memiliki hobi otomotif. Menurut teman-temannya beberapa sparepart otomotif sulit dicari hingga ia memutuskan untuk berbisnis barang tersebut. Dan dengan modal koneksinya ia berhasil mendapatkan barang pesanan rekannya. Hingga ia bisa mendirikan perusahaan kecil miliknya sendiri yg penting ia tak bergantung pada ayahnya. Begitulah kira-kira perjalanan Chris selama ini, hingga ia terkejut adiknya akan menikahi Sofia secara paksa.


Setelah obrolan panjang, Chris diminta hadir di pernikahan adiknya. Tentu dia akan datang, walau sedikit terlambat karena ada urusan bisnis alasan Chris. Karena misi dari Sofia dan Kenan lebih utama daripada pernikahan adiknya yg lak**at itu.


Panjang lebar ia berbicara mengenai bisnis dengan ayahnya. Hingga sore hari, ia pun berpamitan hendak pulang ke apartemnnya.


"Chris kapan kau akan tinggal disini lagi?" tanya Felix.


"Maaf ayah, aku sepertinya takkan pulang sebelum aku sukses.. Mungkin nanti aku akan menginap beberapa hari setelah perusahanku stabil." ucap Chris.


"Baiklah jika begitu, tapi kau harus ingat ini juga rumahmu dan kau bisa pulang kapan saja.." ucap Felix yg nampaknya merindukan kehadiran Chris.


"Tentu ayah.." balas Chris sebelum ia pamit undur diri dari tempat tersebut.


Chris pun meninggalkan rumahnya dan menuju apartemennya. Diperjalanan Kenan pun menghubunginya kalau misinya kali ini sukses.


"Iya halo.." ucap Chris di telepon.


"Misimu sukses, Alice baik-baik saja kan?" tanya Kenan.


"Ya, paling hanya tekanan para pelayan dan gosip saja.." ucap Chris.


"Baiklah, persiapkan dirimu besok.." ucap Kenan.


"Tentu tuan Kenan.." balas Chris.


"Temui aku besok, aku akan menjelaskan sesuatu.." ucap Kenan.


"Oke .." balas Chris.


Setelah itu Kenan mematikan telepon dan Chris menuju apartemennya.


☘☘☘


Keesokan harinya Reina dan Satria tiba disana bersama Bima. Karena kepadatan jadwal Reina membuat mereka berangkat paling akhir. Tapi Sofia tetap senang, akhirnya mereka tiba. Sofia sangat membutuhkan kedua orangtuanya untuk mendukung perangnya kalinya.


Sofia pun menyambut mereka berdua di bandara.


"Ibu .. Ayah.." ucap Sofia dan mereka pun berpelukan.

__ADS_1


"Kau sampai menjemput kami segala, padahal sudah ada orang yg akan menjemput.." ucap Satria.


"Biarlah, mungkin dia rindu pada kita." balas Reina..


"Nah, ibu benar.." balas Sofia.


Mereka pun pergi menuju hotel bersama. Lalu Sofia mengajak mereka makan bersama sebelum beristirahat. Mereka berbincang ringan dan Sofia menjelaskan kalau baju untuk mereka akan diantarkan sore ini oleh anak buahnya.


"Yah ibu pasrah saja, apapun pasti ibu pakai.." ucap Reina.


"Maaf ya bu, aku hanya membuat pakaian dengan warna yg senada dan mengirim desainnya lewat pesan." ucap Sofia.


"Sudahlah, ibumu memakai apa saja pasti cantik Sofia." ucap Satria.


"Itu sudah pasti ayah.. kalian cobalah pakaiannya kuharap tak ada yg bermasalah.." ucap Sofia.


"Ya jika bermasalah kami akan membeli yg baru.. kau itu jangan memusingkan hal sepele begitu.." ucap Satria.


"Iya ayah.. aku mengerti.." balas Sofia.


"Kau sudah siap Sofia.. ?" tanya Reina.


"Iya bu aku siap.. kalian tenang saja.." ucap Sofia.


Lalu setelah panjang lebar mengobrol, Sofia pun menyuruh orangtuanya untuk beristirahat di kamar hotel yg disediakan. Sementara dirinya pulang ke apartemennya dan nanti malam akan pergi ke gedung pernikahannya meninjau situasinya.


☘☘☘


Sementara ketiga pria tampan sedang mendiskusikan sesuatu, hingga tamu yg diundang pun tiba. Setelah bel berbunyi Kenan pun membukakan pintunya.


"Akhirnya kau datang juga, cepat masuk.." ucap Kenan.


Chris pun masuk ke dalam dan melihat seorang pria remaja ada disana.


"Hai.." sapa Jojo.


"Oh.. Hai.." balas Chris.


"Siapa dia Kenan?" tanya Chris.


"Dia adik sepupuku, sepertinya dia bisa membantu rencana kita.." ucap Kenan.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, salam kenal.." ucap Chris.


Mereka pun berkenalan singkat dan Kenan menceritakan rencananya secara detail. Mereka semua sudah mendapat tugas masing-masing. Dan semuanya setuju akan rencananya.


"Kalian siap?" tanya Kenan.


"Ya.." jawab mereka bertiga..


"Oke.. bersiaplah karena kata kakakku ini bukan pernikahan tapi perang.." ucap Kenan membuat Chris bergidik ngeri.


"Pe-perang.." ucap Chris.


"Ya perang, kau mau Sofia menikah dengan adikmu yg la**at itu?" tanya Alfi.


"Benar bro, kita ini harus membantunya.." balas Jojo.


"Baiklah, tapi kalian tahu bukan aku tak pandai berkelahi.." ucap Chris.


"Nanti kau keberi senjata.. Jojo juga sama denganmu dia payah dalam hal bela diri.." ucap Kenan.


"Tidak sudah lebih baik, kau saja tidak tahu aku banyak belajar saat kuliah.." ucap Jojo tak mau kalah.


"Baguslah, karena kemampuanmu sangat berguna saat genting.." ucap Kenan.


"Tapi masalahnya mommy dan daddy.." ucap Jojo tersenyum.


"Itu mudah, bilang saja kau bersama kami.." ucap Alfi.


"Baiklah kalau begitu, pasti mereka akan menghubungi kalian berdua seperti menitipkan anak Tk.." ucap Jojo.


"Hei sudahlah.. kau kan memang masih bocah.." ejek Kenan.


"Kak hentikanlah, aku ini sudah besar.." ucap Jojo.


"Ya, makanya aku bisa mengajakmu ke dalam rencanaku..Sudah tinggal bilang mommy dan daddymu.." balas Kenan.


Mereka pun berbagi informasi, terutama Chris yg sudah tahu tentang seluk beluk keluarga Felix. Dan besok yg akan bergerak adalah Alfi, Chris dan juga Jojo menuju ke kediaman Felix. Mereka bertugas menjemput Alice. Sementara Kenan mengamankan situasi melalui laptopnya. Kenan memang selalu bertugas dibelakang layar. Sementara Bima bergerak bersama tuan Sean dan bebarapa pasukan SHIELD.


Sofia bahkan meminta anak buahnya untuk menyiapkan banyak senjata dan keperluan jika perang yg ia maksud benar-benar terjadi. Bahkan anggotanya diminta untuk memperbaiki kondisi fisiknya agar bisa melawan BlackStar jika diperlukan. Bukan Sofia namanya jika tidak mempersiapkan dirinya. Bukan hanya pasukan dan senjata, ia juga menyiapkan dirinya untuk mengahancurkan pernikahannya bersama Vall. Beberapa hari dikamarnya ia sudah menyiapkan banyak hal. Ia bahkan menahan kerinduannya untuk bertemu dengan Alfi.


Pada malam harinya ia sudah memastikan keluarganya mendapatkan baju yg sesuai. Hingga ia bisa pergi menuju gedung pernikahannya untuk memeriksa yg terakhir kalinya. Vall pun tak mengantarnya dengan alasan pekerjaan. Dan menurut mata-matanya Vall masih berada di kantornya. Sofia pun memeriksanya sendiri. Ia mengelilingi ruangan demi ruangan, hingga melihat ruangan istirahat untuk keluarga serta pengantin.

__ADS_1


"Sepertinya tidak buruk dan pintu keluarnya juga ada pintu belakang.." gumam Sofia saat melihat-lihat.


__ADS_2