Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.21


__ADS_3

Kenan masih berkutat pada laptopnya, ia mencoba meretas CCTV yg ada di hotel tersebut. Dan beruntung rekamannya masih belum terhapus. "Bagus.. nampaknya mereka langsung disergap oleh team SHIELD.." gumam Kenan.


Saat melihat rekamannya betapa kesalnya ia saat kakaknya yg tengah tak sadarkan diri dibawa ke sebuah kamar. Walupun rekaman video hanya sampai di depan pintu masuk kamar tapi itu sudah cukup sebagai buktinya. Dan beberapa menit kemudian kakaknya keluar dari kamar dengan tangan dibalut kain putih yg mulai berwarna kemerahan terkena darah. Tak cuma itu kakaknya juga harus baku tembak dengan bodyguard di pintu lift. Di lift nampak wajah kakaknya mulai pucat dan ia bersandar di lift pertanda kalau kondisi kakaknya sedang tidak baik. Setelah lift hampir terbuka kakaknya bersiaga jika ada bodyguard dihadapannya. Setelah melihat keadaan di sekitarnya,dengan kondisinya tersebut kakaknya langsung menembakkan pelurunya ke arah bodyguard yg sedang bertarung dengan Alfi. Kini Kenan pun tahu situasi yg sesungguhnya. "Dasar ba******n itu benar-benar menjijikan.." gumam Kenan.


Kini Kenan menyuruh anak buahnya untuk menyebarkan video skandal Chris untuk menjatuhkannya. Walaupun Chris sudah diamankan dan ditahan polisi, tetap saja ia merasa itu takkan cukup, ia bisa bebas karena keluarganya mampu membayar denda. Dan dengan sekali klik, video skandal itu pun tersebar mulai dari kalangan perusahaan D'Textile. Hingga semua orang pun heboh, dan keluarga tuan Felix panik serta malu akan tindakan putranya. "Rose.. siapa dirimu?" gumam tuan Felix karena mampu membuat geger semua orang.


Video tersebut pun muncul di layar besar D'Textile dan monitor di semua layar komputer di kantor tersebut. Kini tuan Felix dan tuan Vall sedang pusing karena reputasi perusahaannya hancur akibat ulah Chris. Belum lagi pihak SHIELD nampak tak terima dan menuntut pihak D'Textile membuat mereka berpikir keras untuk keluar dari masalah ini.


"Vall apakah Rose punya kedudukan di SHIELD?" tanya tuan Felix.


"Kudengar dia hanya bodyguard biasa.. tapi rasanya tidak mungkin jika bodyguard biasa bisa sampai dilindungi seperti ini.." ucap Vall.


"Kau benar.. aku sangat kesal melihat kecerobohan kakakmu.." balas tuan Felix.


"Dan tuan Kenan pasti sudah mendengar beritanya.." ucap Vall.


"Semoga saja ia tak membatalkan kontrak dengan kita..." ujar tuan Felix.


"Iya Dad.." balas Vall.


"Kau minta maaflah pada Rose dan SHIELD.." ucap tuan Felix.


"Iya aku juga berencana begitu.. aku akan ke kantor cabangnya yg berada disini.." ucap Vall.


☘☘☘☘


Sementara Rose baru terbangun dari tidurnya. Ia merasa kepalanya masih berat dan tangannya juga masih terasa pedih saat digerakan. Serta jarum infus sudah tertancap di tangannya.


"Pasti Alfi sudah mengabari semua orang.." ucap Rose melihat waktu sudah hampir tengah hari.


"Nona sudah sadar.." ucap perawat yg bertugas mengecek Rose setiap jam.


"Iya.. aku baru saja sadar.. Dimana Dokter Alfi?" tanya Rose.

__ADS_1


"Dokter alfi sedang di ruang operasi nona, setelah selesai ia akan kemari.." ucap Si perawat tersebut.


"Oke.. " balas Rose.


Kemudian perawat tersebut pun mengecek kondisi tubuh Rose. Setelah itu ia kembali keluar untuk mengabari Alfi. Rose pun duduk di tempat tidurnya lalu menyalakan televisi. Betapa kagetnya ia berita skandal Chris sudah tersebar dan menjadi berita terkini. "Oh Tuhan.. pasti ini ulah Kenan.." ucap Rose.


Tak berapa lama, Alfi pun masuk ke kamar Rose.


"Kau sudah lebih baik?" tanya Alfi.


"Iya lumayan.. terimakasih kau datang tepat waktu semalam.." ucap Rose.


"Iya, Kenan nampak panik dan menyuruhku untuk segera mencarimu.." balas Alfi.


"Iya aku sudah mengirim signal padanya.." balas Rose.


"Aku beruntung bisa ilmu bela diri jadi masih bisa bertahan.. kalau tidak pasti aku sudah dipukuli.." ucap Alfi.


"Iya adikmu nampaknya sedang membalas dendam.." balas Alfi.


"Apakah ia akan kemari.?" tanya Rose.


"Bukan hanya dia, tapi kakek kalian juga akan tiba besok.." ucap Alfi.


"Oh My God..!" ucap Rose sembari menepuk jidatnya.


"Kenapa kau terkejut, mereka khawatir lho.." ucap Alfi.


"Maka dari itu, kakek bisa lebih berbahaya jika sedang marah, bisa-bisa Chris dibuat cacat di penjara.." ucap Rose.


"Apa kau masih menghawatirkan ba*****n itu?" tanya Alfi terkejut.


"Bukan begitu, kakek orang yg sangat menakutkan jika marah.. Dia akan melakukan apapun untuk menghukum siapapun yg bersalah dan mungkin aku akan dikirim pulang ke Jakarta.." ucap Rose.

__ADS_1


"Itu lebih baik karena kau tak harus berhubungan dengan orang-orang itu .." ucap Alfi walau dalam hatinya sedih jika Rose kembali.


"Iya dan misiku gagal.. informasi tak dapat malah luka yg kudapat.." balas Rose.


"Rose kau tenang dulu, kau tidak sendiri ada Kakekmu dan adikmu.." ucap Alfi.


"Iya aku tahu.." ucap Rose kecewa.


"Yasudah habis ini kau harus diperiksa secara intensif.." ucap Alfi.


"Pasti perintah Kenan dan Kakek.." balas Rose.


"Yah kau pasti tahu mereka paling menyayangimu saat ini.." ucap Alfi lalu pamit untuk kembali bekerja.


☘☘☘


Di Indonesia, Kenan nampak melakukan konfersi pers untuk menghentikan berita kematian kedua orang tuanya. Ia harus melakukannya sebagai wakil dari keluarganya. Dan berita itu pun merda dan berubah menjadi berita duka yg menarik simpati banyak orang. "Yah setidaknya aku menekan berita negatif.." gumam Kenan dalam hati.


Dan Doni, ia segera mencari penghianat yg menyebarkan berita kematian putra dan menantunya. Siang ini ia sudah mendapatkan pelakunya. "Kita lihat baj******n seperti apa dia.." gumam Doni.


Saat tiba di markas, orang tersebut pun digiring ke ruangan Doni. Doni pun mulai mengintrogasinya secara langsung. Orang itu pun awalnya mengelak, tapi setelah wajahnya babak belur oleh kemarahan tuan Doni kini ia harus membuka mulutnya kalau dia hanyalah orang suruhan. Mereka pun menyelidikinya lebih dalam dan ia hanya menjawab kalau orang yg menyuruhnya hanya berbicara lewat telepon dan mengirim uang tunai langsung lewat jasa pengiriman makanan. Dia bahkan tak pernah bertemu orang yg menyuruhnya.


Bughh.. Bughh.. pukulan demi pukulan pun dikayangkan oleh Doni karena kekesalannya melihat putranya dikabarkan meninggal padahal itu belum jelas kebenarannya. Doni pun segera mengabari Kenan kalau si penghianat telah tertangkap. Kini mereka tinggal pergi ke Italia dengan tujuan untuk mengajak Sofia kembali.


Pesawat mereka pun lepas landas sore ini dan akan sampai besok sore. Kini Bima diberi tanggung jawab menjaga markas SHIELD selama Doni pergi. Dan S Group akan ditangani Pak Jun dan anak buahnya.


Sementara Sofia ia nampak diam dan berfikir setelah menjalani pemeriksaan keseluruhan. Ia bahkan tak mendengarkan ucapan Alfi kalau dirinya baik-baik saja. Alfi pun bingung melihat perubahan sikap Sofia.


"Rose kau baik-baik saja.." ucap Alfi.


"Iya.." balas Rose.


Rose pun sudah mengatur strategi. Ia bahkan ingin melarikan diri jika nanti kakeknya tetap akan membawanya kembali ke Jakarta. "Aku harus tetap berada disini.." gumamnya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2