Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP240


__ADS_3

Claude pun mencoba tenang, dan Diana akan menyimpan semua surat mengenai tes DNA agar Claude tidak dicurigai. Diana pun menyimpannya di loker rahasia milik anggota SHIELD di dalam markas. Loker yg hanya dimiliki oleh setiap anggota SHIELD tempat menyimpan benda berharga, jika sesuatu hal terjadi.


Claude pun mulai mengkhawatirkan Diana, karena Diana dinilai terlalu berani bertindak. Padahal Diana sudah menceritakan kalau ada orang-orang yg akan membantunya. Tetap saja Claude cemas jika Diana belum memberi kabar.


Claude yg saat ini sedang bekerja pun, mendapat kabar kalau ayahnya telah kembali ke rumah. Ia pun lega dan langsung memberikan kabar tersebut pada Diana. Dan pasti Diana tak mempercayai hal itu, karena menurut info orang-orangnya Fabio justru menuju ke Singapura. Mereka pun berbincang di telepon dan Claude tampak panik.


"Bagaimana bisa aku dibohongi??" ucap Claude.


"Karena mungkin dia tahu kau tidak bisa berbuat jahat, mungkin juga dia menyayangimu jadi tak ingin menyeretmu.." ucap Diana.


"Aku tak tahu lagi Diana.. sekarang apa tugasku?" tanya Claude.


"Kau tinggallah disini, sementara aku akan kembali ke Singapura." ucap Diana.


"Kau mau meninggalkanku begitu saja?" tanya Claude.


"Kau itu seorang dokter, apa kau boleh berpergian secara sembarangan?? kalau aku adalah pengangguran kemanapun tak ada yg menegurku.." ucap Diana.


"Kau benar.. " ucap Claude.


"Baiklah, Claude.. Aku yg akan mengurus segalanya juga mengenai foto-foto pernikahan ayahmu.. " ucap Diana.


"Baiklah.. " balas Claude.


Claude adalah pria yg menyukai jalan yg lurus, ia tak suka mencari hal-hal diluar kebiasaannya. Apalagi hal tersebut berbahaya, ia lebih suka berada di zona nyamannya. Hingga Fabio frustasi mendidiknya menjadi seorang mafia, dan membiarkan putranya tumbuh sesuai keinginannya karena dengan begitu Claude selamanya akan bersama dirinya.


Pria dengan banyak sisi positif dan tidak suka bermain-main menjadikannya seorang yg lebih tekun dalam pekerjaannya. Termasuk sekarang, ia menjadi seperti sekarang karena ketekunannya meraih semua mimpinya walaupun awalnya Claude tidak menyukai pilihannya.


Berbagai cara Fabio lakukan untuk mendidik Claude, minimal ia bisa bertarung pun dilakukan Fabio. Dan walaupun Claude bisa bertarung sesuai keinginan ayahnya tetap saja itu hanyalah sebuah pelajaran yg tak pernah ia lakukan pada siapapun, apalagi menghajar orang lain. Bagi Claude ilmu bela dirinya hanya berguna disaat-saat tertentu.


Hingga saat ini pun Fabio pasrah dan tak bisa memaksakan Claude menjadi seperti dirinya. Seorang bayi yg ia culik dan akan ia jadikan monster berbahaya pun ternyata justru membuatnya menyayangi anak itu sendiri. Ia tak bisa membuat Claude berada di dalam penjara, belum lagi kepintaran putranya yg mampu membuatnya kalah dalam berdebat dengannya.


Saat ini Fabio tengah berada di dalam pesawat miliknya, menuju ke Singapura menuntaskan keinginannya untuk menghabisi Sofia dan Alfi. Walaupun ia tak yakin mampu menghabisi wanita yg ia cintai hingga kini. Tapi rasa benci dan dendamnya sudah tak tertahan lagi ingin dilampiaskan.

__ADS_1


Sementara Diana beserta orang-orangnya, sudah bersiap untuk menuju ke Singapura. Dan beberapa orang lainnya ditugaskan oleh Diana untuk menetap dan menjadi mata-mata karena peredaran obat-obatan tersebut masih ada.


"Tim A ikut denganku, dan tim B tetap mengawasi disini.. " perintah Diana.


"Baik nona.." ucap mereka.


Diana pun bergegas ke bandara dan ingin segera menyusul Fabio. Dan saat tiba di bandara, Claude menelponnya.


"Ada apa Claude?" tanya Diana.


"Kau belum terbang kan?" balas Claude.


"Aku ikut denganmu.." ucap Claude.


"Kau yakin?? lalu pekerjaanmu?" tanya Diana.


"Aku sudah mengundurkan diri.." ucap Claude.


"Tapi, kau tidak menyesal kan melakukan ini?" tanya Diana.


"Baiklah, aku akan menunggumu.." ucap Diana.


"Iya tunggu aku, 5 menit lagi.." ucap Claude.


"Baik.." balas Diana lalu sambungan telepon pun terputus.


Begitulah akhirnya Claude memutuskan untuk mencari jati dirinya yg sesungguhnya. Nama palsu, keluarga palsu, bahkan mungkin identitas palsu yg diberikan ayahnya. Hanya kasih sayang yg benar-benar ia terima.


Ia melawan kebiasaannya, dan keluar dari zona nyamannya untuk mencaritahu apa yg sebenarnya terjadi?? Dimana keluarga aslinya? Dan mengapa ini semua bisa terjadi?? Dan untuk menjawab itu semua, ia harus bersama Diana. Karena Dianalah, yg bisa ia percaya saat ini.


Begitu berat langkahnya saat menulis surat pengunduran diri, tapi rasa ingin tahunya mendorongnya untuk melakukannya. Padahal ia sudah berada di titik sekarang dengan semua kerja kerasnya. Senyuman Sofia dan Alfi mampu membuatnya luluh, membuatnya ingin mengenal kedua orang tua kandungnya. Juga ketegasan sikap Diana yg tak kenal takut untuk mencari tahu apapun demi mengejar suatu fakta membuatnya tersadar kalau ia harus keluar dari zonanya.


"Aku harap aku belum terlambat.." gumam Claude dalam hati.

__ADS_1


Setelah sampai di bandara, ia langsung mencari Diana dan mereka bertemu tepat waktu.


"Kau belum terlambat, ayo kita masuk.." ucap Diana.


"Iya.. " ucap Claude.


Diana dan Claude pun terbang menuju ke Singapura hari itu juga. Perjalanan yg jauh pun mereka tempuh dengan penuh rasa cemas dan waspada. Namun, Diana mencoba tenang dan beristirahat agar fisiknya tetap prima nanti.


"Sudahlah tidur saja, jangan sampai kau sakit disaat-saat penting. Ini adalah kesempatan kita untuk istirahat.." ucap Diana melihat Claude yg tegang.


"Baiklah, aku hanya cemas.." balas Claude.


"Aku mengerti, tapi cobalah untuk tidur.." ucap Diana.


Akhirnya Claude pun tertidur, dan Diana tersenyum. Ia sangat tahu bagaimana rasanya cemas dan takut saat awal ia bekerja di SHIELD. Tapi pengalaman mengajarkannya untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Bagaimanapun waktu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Apalagi Claude adalah seorang dokter, Diana tak mau membuatnya sakit karena hanya ingin mengikutinya.


Sesampainya disana, Diana pergi bersama orang-orangnya menuju ke sebuah rumah besar yg ia beli tahun lalu. Ia merasa orang-orangnya akan cukup tinggal disana, begitu juga dengan Claude. Karena Diana harus menyembunyikan Claude dari Fabio atau orangtuanya dahulu. Bukan karena tak ingin Claude bertemu kedua orangtuanya tapi karena Diana tak ingin membuat orangtuanya juga keluarganya berada dalam bahaya jika Fabio tahu yg sebenarnya.


"Kau tinggal disini bersama mereka, nanti aku akan membawa kakek kesini untuk mencari tahu tentang foto-foto tersebut.." ucap Diana.


"Bagaimana kabar ibu dan ayah?" tanya Claude.


"Mereka baik-baik saja dan timku sudah menjaga sekitar." ucap Diana.


"Syukurlah, kapan aku bisa bertemu dengan mereka?" tanya Claude.


"Nanti setelah berbicara dengan kakek, aku harus bekerjasama dengan SHIELD jika ingin mom dan Dad selamat.." ucap Diana.


"Baiklah, kau santailah disini.. Aku sudah menyiapkan segalanya.. aku akan kembali dan melapor pada mereka lalu membawa kakek kemari." ucap Diana.


"Baiklah kalau begitu, hati-hati Diana." ucap Claude.


"Ya.. kau juga.." balas Diana pergi menuju ke markas untuk bertemu dengan kakeknya.

__ADS_1


Diana berharap kakeknya bisa membantunya agar kedua orangtuanya selamat. Karena hanya dia yg bisa diandalkan oleh Diana. "Kakek kau harus membantuku.." gumam Diana dalam hati.


__ADS_2